Strategi Taman Posyandu (TAPOS) dalam Membentuk Karakter Anti Korupsi Sejak Dini di Desa Sidomulyo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1665Keywords:
Anti Korupsi, Pendidikan Anak Usia Dini, TAPOS, Pendidikan Karakter, Strategi SeniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Taman Posyandu (TAPOS) dalam menanamkan karakter anti korupsi pada pendidikan anak usia dini. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya kasus korupsi di Indonesia serta pentingnya pendidikan pencegahan melalui pembentukan karakter sejak dini. Program TAPOS mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam kegiatan anak. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di TAPOS Tulip Desa Sidomulyo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TAPOS menggunakan strategi seperti bernyanyi, mendongeng, dan bermain untuk menanamkan sembilan nilai anti korupsi yaitu: jujur, disiplin, tanggung jawab, sederhana, berani, mandiri, adil, kerja sama, dan peduli. Peran serta orang tua dan kader menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan moral yang mendukung. TAPOS terbukti berperan strategis dalam membangun karakter anak yang berintegritas sejak usia dini.
References
Setiadi, W. (2018). Korupsi di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 15(3).
Tulle, A. A., Asa, M. A., Lay, A. Y., & Kein, S. H. (2022). Sosialisasi Penanaman Nilai Karakter Integritas. Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan, 2(2), 50-54.
Rahmawati, T. I. (2020). Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pendampingan Taman Posyandu. Dinkes Kab. Sampang
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Salsabila Aurel Triyatna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







