Mineralogi Batuan Pada Endapan Nikel Laterit PT. Awan Putih Nusantara Daerah Tonggini Pomala Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara

Authors

  • Nurul Fitriah Rahmah Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia
  • Ervina Ervina Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.985

Keywords:

Nikel laterit, mineralogi, saprolite, limonit, , XRF

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mineralogi batuan dan distribusi kadar nikel (Ni) pada zona laterit endapan nikel di daerah Tonggini Pomala, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, sebagai dasar untuk menentukan zona pengayaan nikel yang prospektif untuk eksplorasi. Metode Penelitian : Sampel batuan dikumpulkan dari tiga zona laterit: top soil, limonit, dan saprolit. Analisis dilakukan menggunakan tiga metode: analisis petrografi untuk mengidentifikasi tekstur mineral, XRD (X-Ray Diffraction) untuk menentukan jenis mineral, dan XRF (X-Ray Fluorescence) untuk mengetahui kadar unsur kimia, khususnya Ni, pada tiap zona. Hasil : Hasil menunjukkan bahwa top soil didominasi mineral kuarsa, kaolinit, dan biotit dengan kadar Ni sebesar 0,3%. Zona limonit mengandung mineral olivin, kuarsa, hematit, magnetit, dan kromit dengan kadar Ni 1,31%. Zona saprolit mengandung serpentin, olivin, garnierit, dan kuarsa dengan kadar Ni tertinggi sebesar 1,86%. Zona ini diidentifikasi sebagai zona pengayaan nikel. Kesimpulan : Zona saprolit merupakan zona paling prospektif untuk penambangan nikel laterit karena mengandung mineral pembawa Ni dan memiliki kadar tertinggi. Kombinasi analisis mikroskopis dan kimia memberikan informasi penting dalam menentukan distribusi dan potensi zona laterit.

References

Arifin, M. (2016). Karakteristik endapan nikel laterit pada Blok X PT Bintangdelapan Mineral, Sulawesi Tengah. Jurnal Geomine, 1(1), 37–45.

Berino, D. (2001). Mineralogi zona limonit dalam endapan nikel laterit. Prosiding Geologi, 6(1), 98–102.

Butt, C. R. M., & Cluzel, D. (2013). Nickel laterite ore deposits: Weathered serpentinites. Elements, 9(2), 123–128.

Elias, M. (2002). Nickel laterite deposits – geological overview, resources and exploitation. Centre for Ore Deposit Research, University of Tasmania, Special Publication 4.

Geomine, J., & Pit, T. (2017). Test pit Kecamatan Kabaena Kabupaten Bombana. Jurnal Geologi dan Pertambangan, 5(2), 94–99.

Lintjewas, L., Setiawan, I., & Kausar, A. A. (2019). Profil endapan nikel laterit di Palangga, Sulawesi Tenggara. RISET Geologi dan Pertambangan, 29(1), 91–98.

Mandalay, S. A., Bahar, H., & Yuwanto, S. H. (2021). Pengaruh batuan dasar terhadap kualitas endapan nikel laterit. Seminar Nasional Geologi, 2(1), 478–481.

Raivel, R., & Firman, F. (2020). Karakteristik endapan nikel laterit di daerah Tinanggea, Sulawesi Tenggara. Jurnal Geomining, 1(1), 25–37.

Sukandarrumidi. (2016). Geologi mineral logam untuk explorer muda. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Tonggiroh, A., Suharto, & Muhardi, M. (2012). Analisis pelapukan serpentin dan endapan nikel laterit

Downloads

Published

14-06-2025

How to Cite

Rahmah, N. F., & Ervina, E. (2025). Mineralogi Batuan Pada Endapan Nikel Laterit PT. Awan Putih Nusantara Daerah Tonggini Pomala Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 6780–6791. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.985

Issue

Section

Articles