Studi Endapan Nikel Laterit Berdasarkan Hasil Core PT. Ceria Nugraha Indotama Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara

Authors

  • Muhammad Fahrullah Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia
  • Muhammad Syahrizal Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.984

Keywords:

Laterit, Saprolit, Nikel, Pengayaan, Pemboran Inti

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik zonasi endapan nikel laterit serta kadar kandungan nikel (Ni) pada masing-masing zona laterit (overburden, limonit, saprolit, dan bedrock) di wilayah kerja PT Ceria Nugraha Indotama, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Fokus utama adalah mengidentifikasi zona saprolit yang mengalami pengayaan kadar Ni, sebagai dasar pertimbangan eksplorasi lanjutan. Metode Penelitian : Penelitian dilakukan melalui analisis data hasil pengeboran (core logging) dan uji laboratorium dengan metode X-Ray Fluorescence (XRF). Data primer diperoleh dari observasi langsung dan pengambilan sampel di lapangan pada tiga titik bor (Block A, B, dan C). Setiap zona diidentifikasi secara megaskopis dan dikorelasikan dengan data kadar Ni hasil analisis XRF. Data sekunder berupa peta geologi dan data regional mendukung interpretasi hasil. Hasil : Hasil menunjukkan adanya perbedaan kadar Ni pada masing-masing blok dan zona. Block B memiliki kadar tertinggi di zona saprolit dengan 1,90% Ni, diikuti Block C (1,83% Ni), dan Block A (1,34% Ni). Zona overburden dan bedrock umumnya memiliki kadar yang lebih rendah (<1%). Penampang C’-C menunjukkan prospek tertinggi untuk penambangan, dengan distribusi ore berkadar tinggi lebih dominan dibanding penampang lainnya. Kesimpulan : Kadar Ni yang paling tinggi secara konsisten ditemukan pada zona saprolit di ketiga blok penelitian. Zona saprolit pada Block B merupakan zona paling prospektif untuk dilakukan kegiatan penambangan berdasarkan kedalaman dan kadar nikel yang tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam penentuan lokasi potensial eksplorasi lanjutan nikel laterit.

References

Arifin, M. (2016). Karakteristik endapan nikel laterit pada Blok X PT Bintangdelapan Mineral Kecamatan Bahodopi Kabupaten Morowali. Jurnal Geomine, 1(1), 37–45.

Butt, C. R. M., & Cluzel, D. (2013). Nickel laterite ore deposits: Weathered serpentinites. Elements, 9(2), 123–128.

Elias, M. (2002). Nickel laterite deposits – geological overview, resources and exploitation. Centre for Ore Deposit Research, University of Tasmania, (CODES Special Publication 4), 205–220.

Geomine, J., & Pit, T. (2017). Test Pit Kecamatan Kabaena Kabupaten Bombana. Jurnal Geologi dan Pertambangan, 5(2), 94–99.

Irzon, R. K., Sendjaya, P., Harisputra, D., & Baharuddin. (2019). Pengaruh pelapukan terhadap kadar platina dan paladium nikel laterit Konawe Utara. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 15(2), 97–108.

Lintjewas, L., Setiawan, I., & Kausar, A. A. (2019). Profil endapan nikel laterit di daerah Palangga, Provinsi Sulawesi Tenggara. RISET Geologi dan Pertambangan, 29(1), 91–100.

Raivel, R., & Firman, F. (2020). Karakteristik endapan nikel laterit di bawah molasa Sulawesi daerah Tinanggea, Sulawesi Tenggara. Jurnal Geomining, 1(1), 25–37.

Sukandarrumidi. (2016). Geologi mineral logam untuk explorer muda. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Tonggiroh, A., Suharto, & Muhardi, M. (2012). Analisis pelapukan serpentin dan endapan nikel laterit daerah Pallangga Kabupaten Konawe Selatan. Prosiding Teknik Geologi, 6(1), 978–979.

Suryawan, E. H., Hilya, A., Fajar, M. H. M., & Pajrin, A. (2019). Identifikasi dan penentuan volume endapan nikel laterit berdasarkan data geolistrik metode sounding. Jurnal Geosaintek, 5(2), 52–60

Downloads

Published

14-06-2025

How to Cite

Fahrullah, M., & Syahrizal, M. (2025). Studi Endapan Nikel Laterit Berdasarkan Hasil Core PT. Ceria Nugraha Indotama Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 6770–6779. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.984

Issue

Section

Articles