Pengembangan dan Uji Validitas Awal O-DCM (Online Daftar Cek Masalah) Untuk Siswa SMK
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.966Keywords:
Daftar cek masalah, asesmen psikologis, validitas konstruk, bimbingan dan konseling, instrumen digitalAbstract
Di era digital, permasalahan siswa semakin kompleks, mulai dari identitas diri, kesehatan mental, hingga tekanan sosial yang kini lebih banyak terjadi secara daring. Namun, alat asesmen yang digunakan dalam bimbingan dan konseling masih banyak yang bersifat konvensional dan kurang responsif terhadap perubahan zaman. Penelitian ini mengembangkan dan menguji validitas konstruk awal Daftar Cek Masalah berbasis online (O-DCM), sebuah instrumen asesmen psikologis digital yang lebih adaptif terhadap tantangan siswa saat ini. Menggunakan metode Research and Development (R&D), penelitian ini menguji validitas konstruk melalui uji validitas item, Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) dan Bartlett’s Test, serta reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha. Hasilnya menunjukkan bahwa O-DCM memiliki validitas dan reliabilitas yang sangat baik, sehingga layak digunakan sebagai alat asesmen yang lebih cepat, akurat, dan relevan dengan kondisi siswa saat ini. Temuan juga mengungkap pergeseran pola permasalahan siswa, di mana identitas diri dan kesehatan mental menjadi isu utama, sementara tekanan teman sebaya di lingkungan sekolah cenderung menurun. Studi ini tidak hanya mempertegas perlunya asesmen psikologis yang lebih modern, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan instrumen digital yang lebih luas dalam dunia pendidikan dan psikologi.
References
Azzahro, A., & Herdi, H. (2025). Asesmen Permasalahan Peserta Didik di SMK XYZ Jakarta. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 628–635. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i1.6722
Bandura, A. (1994). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman and Company.
Bowen, M. (1978). Family therapy in clinical practice. Jason Aronson.
Cahyono, L., Bariyyah, K., Sari, E. K. W., & Kons, M. P. (2021). Pengembangan Aplikasi Intrumentasi Dcm (Daftar Cek Masalah) Berbasis Google Form. Bimbingan dan Konseling - Unikama.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “What” and “Why” of Goal Pursuits: Human Needs and the Self-Determination of Behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01
Divinubun, S., & Mahaly, S. (2021). Pelatihan Penggunaan DCM (Daftar Cek Masalah) Bagi Guru Bimbingan Konseling Dalam Mengidentifikasi Masalah Siswa. Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat), 1(1), 19–23.
Dunggio, A. A. L. (2020). Implementasi penggunaan daftar cek masalah oleh guru bimbingan dan konseling. Linear: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 13–24.
Erikson, E. H. (1963). Childhood and Society. W.W. Norton & Company.
Erikson, Erik. H. (1968). Identity Youth and Crisis. W. W. Norton.
Festinger, L. (1954). A Theory of Social Comparison Processes. Human Relations, 7(2), 117–140. https://doi.org/10.1177/001872675400700202
Fitria, R., & Solihah, I. (2024). Peran Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Implementasi Daftar Cek Masalah (DCM) Di Sekolah Bunyan–Bekasi. al-Bannani: Journal of Islamic Educational Guidance and Counseling, 1(1), 37–48.
Frascati. (2015). Guidelines for Collecting and Reporting Data on Research and Experimental Development. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264239012-en
Hargittai, E. (2010). Digital Na(t)ives? Variation in Internet Skills and Uses among Members of the “Net Generation.” Sociological Inquiry, 80(1), 92–113. https://doi.org/10.1111/j.1475-682X.2009.00317.x
Holland, J. L. (1959). A theory of vocational choice. Journal of Counseling Psychology, 6(1), 35–45. https://doi.org/10.1037/h0040767
Komalasari, G., Wahyuni, E., Pd, M., Psi, M., & Pd, S. (2011). Asesmen teknik nontes dalam perspektif BK komprehensif. INDEKS.
Mooney, R. L. (1963). A checklist for self-evaluation. Personnel Journal, 42(12), 563–571.
Muskarno, M., Rofiqah, T., Yanizon, A., & Ramdani, R. (2021). Pengembangan Daftar Cek Masalah Berbasis Aplikasi Web. KOPASTA: Journal of the Counseling Guidance Study Program, 8(2), 184–196.
Purwanto, A., & Laras, P. B. (2022). Pengembangan Instrumen Daftar Cek Masalah (DCM) Berbasis Manajemen Resiko. Journal of Social Work and Empowerment, 1(2), 35–50.
Rachmayanie, R., Setiawan, M. A., & Aulia, G. (2023). Bagaimana Mahasiswa Tahun Pertama Produk Pandemi Memaknai Aspirasi Karier? Jurnal Bimbingan Dan Konseling Ar-Rahman, 9(1), 61. https://doi.org/10.31602/jbkr.v9i1.11509
Ryff, C. D., & Keyes, C. L. (1995). The structure of psychological well-being revisited. Journal of Personality and Social Psychology. Journal of Personality and Social Psychology, 69(4), 719–727.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Young, K. S., & Rogers, R. C. (1998). The Relationship Between Depression and Internet Addiction. CyberPsychology & Behavior, 1(1), 25–28. https://doi.org/10.1089/cpb.1998.1.25
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rahmadhania Rizanty, Mohamad Yudha Gutara, Ogy Yan Hesta, Putri Waliyyan Estafetta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







