Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Sanggi Kabupaten Tanggamus
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.9638Keywords:
Kepuasan Pasien, Pelayanan Kefarmasian, Rawat Jalan, Puskesmas SanggiAbstract
Pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan berperan penting dalam menunjang mutu pelayanan kesehatan, terutama dalam kepuasan pasien rawat jalan. Kepuasan pasien menjadi salah satu indikator kualitas pelayanan yang mencakup dimensi bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sanggi Kabupaten Tangggamus.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan yang mendapatkan pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sanggi sebanyak 6.050 orang. Sampel penelitian berjumlah 100 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kepuasan pasien yang dimodifikasi berdasarkan dimensi SERVQUAL dan telah diuji validitas serta reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden pasien rawat jalan di Puskesmas Sanggi Kabupaten Tanggamus didominasi oleh kelompok usia 26–35 tahun (27%), berjenis kelamin laki-laki (53%), dengan pendidikan terakhir mayoritas SMA (38%), serta sebagian besar bekerja sebagai ibu rumah tangga (42%) dan tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Sanggi berada pada kategori puas. Rincian hasil penilaian rata-rata pada setiap dimensi adalah: Tangible (84,73%), diikuti Reliability (85,13%) dan Responsiveness (87,46%). Sementara itu, dimensi Assurance (86,36%) dan Empathy (86,33%). Secara keseluruhan, mayoritas pasien merasa puas dengan pelayanan kefarmasian, meskipun masih terdapat aspek yang perlu ditingkatkan, khususnya pada dimensi jaminan.
References
Hariyani, & Farid, D. (2022). Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas Bendilwungu Kabupaten Tulungagungpada Bulan Maret Tahun 2021. Jurnal Pharma Bhakta, 2(1), 1–9.
Lupiyoadi, R. (2016). Manajemen pemasaran jasa: Berbasis kompetensi (Edisi ke-3). Jakarta: Salemba Empat. Mustiqawaty, L. (2023). Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Mawasangka. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(1), 23–32.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.
Permenkes, 2016. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor72 Tahun
Puspitasari. 2022. Mutu Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas. Jakarta: Gresindo.
Puskesmas Sanggi. (2025). Profil Puskesmas Sanggi. Dokumen tidak diterbitkan. Tanggamus: Puskesmas Sanggi.
Permenkes. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas.
Permenkes. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2024.
Rahmi, A. (2021). Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Terhadap Pelayanan Kefarmasian Dipuskesmas Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2021.
Ramadhani, S., & Saidah, S. (2025). Literature Review : Gambaran Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasin Di Puskesmas. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 1504–1510. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1 .43218
Sugiyono. (2021). Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.
Tjiptono, F. (2019). Service Management: Mewujudkan Layanan Prima. Yogyakarta: Andi.
Zeithaml, V. A., Bitner, M. J., & Gremler,
D. D. (2018). Services marketing: Integrating customer focus across the firm (7th ed.). New York: McGraw- Hill Education.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







