Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien Tn.S Gangguan Sistem Pernapasan akibat Tuberculosis Paru Milier sehingga Mengalami Meningitis dengan Penerapan Intervensi Suction Terhadap Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Ruang Icu RSUD Welas Asih Bandung T

Authors

  • Mokh Sandi Haryanto Institut Kesehatan Rajawali
  • Asep Saepuloh Institut Kesehatan Rajawali
  • Tonika Tohri Institut Kesehatan Rajawali
  • Eny Kusmiran Institut Kesehatan Rajawali

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.9086

Keywords:

TB Paru Milier, Suction, Meningitis, Asuhan Keperawatan, ICU

Abstract

Latar Belakang Tuberkulosis adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Penatalaksanaan TB paru dibagi menjadi 3 bagian, yaitu pencegahan, pengobatan dan penemuan penderita (active casefinding). Intervensi keperawatan yang dilakukan difokuskan pada penanganan masalah prioritas yaitu bersihan jalan napas tidak efektif, dengan tindakan pemantauan tanda-tanda vital, pemberian terapi oksigen, serta tindakan suction (penghisapan lendir) untuk menjaga kepatenan jalan napas pasien.

Tujuan penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem pernapasan akibat tuberculosis paru milier sehingga mengalami meningitis dengan penerapan intervensi suction terhadap bersihan jalan napas tidak efektif di ruang ICU.

Bahan dan metode. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif analitik. Subjek penelitian adalah satu pasien dengan diagnosis TB Paru Milier sehingga mengalami Meningitis di Ruang ICU RSUD Welas Asih. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi.

Hasil. Hasil pengkajian menunjukkan pasien Tn.S 27 tahun, kadar natrium 111 mg/dL tingkat kesadaran somnolen (GCS E3M4V3=10), dan riwayat asma terakhir kambuh pada usia 4 tahun dan di diagnosa TB paru 2 bulan kebelakang yaitu di bulan Oktober 2025 namun berhenti pengobatan dibulan November 2025 karena merasa sehat, pasien juga kesehariannya tergolong perokok aktif. Setelah dilakukan intervensi keperawatan meliputi pemberian NaCl 3% intravena, suction, pemeliharaan jalan napas, dan pemantauan kadar elektrolit, terjadi peningkatan kadar natrium menjadi 136 mg/dL dan tingkat kesadaran membaik menjadi compos mentis (GCS E4M6V5=15) pada hari kelima perawatan.

Kesimpulan. Penerapan intervensi suction sebagai bagian dari manajemen jalan napas terbukti efektif dalam membantu meningkatkan saturasi oksigen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan intervensi suction efektif dalam membantu mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien tuberculosis paru dengan penurunan kesadaran di ruang ICU

References

Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan (Ns. A. Sulsila & F. Ganiajri, Eds.; 8th ed.). Elsavier.

Blakeman, T. C. (2022). AARC Clinical Practice Guidlines: Artificial Airway Suctioning.” Respiratory care. 67(2).

Chen, W., Hu, S., Liu, X., & Wang, N. (2021). Intensive care nurses’ knowledge and practice of evidence-based recommendations for endotracheal suctioning: a multisite cross-sectional study in Changsha, China. 20(1), 1–9.

John E. Hall, & Michael E. Hall. (2021). Buku Guyton and Hall 2021 Textbook of Medical Physiology 14th Ed (John F. Kennedy Blvd., Ed.; 14th ed., Issue 14). Elsavier.

Karno, Asrina, & Multazam. (2022). Pengetahuan Masyarakat dan Pencegahan Penularan TB Paru Kontak Serumah di Kabupaten Gowa. 3(4), 16–23.

Kementrian Kesehatan RI. (2023). Program Penanggulangan Tubercolosis.

Kozier, B., & Erb, G. (2011). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Kozier Vol.2 Ed.7 (7th ed., Vol. 2). Penerbit Buku Kedokteran.

Nursalam. (2021). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Salemba Medika.

PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat PPNI.

PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat PPNI.

PPNI. (2022). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Potter, & Perry. (2017). Fundamental of Nursing.

Safitri, N. W. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Tuberculosis Paru Yang Mengalami Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Melalui Pemberian Terapi Inhalasi Di Ruang Cendana 1 Rs Bhayangkara Tk 1 Pusdokkes Polri.

Smeltzer, S. C. (2018). Brunner Suddarth Medical Surgical Nursing (J. M.-C. Barbara, Ed.; 10th ed.). Elsavier.

Surati. (2023). EDUKASI TUBERKULOSIS. Pekalongan: PT Nasya Expanding Management.

Downloads

Published

16-03-2026

How to Cite

Haryanto, M. S., Saepuloh, A. ., Tohri, T. ., & Kusmiran, E. . (2026). Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien Tn.S Gangguan Sistem Pernapasan akibat Tuberculosis Paru Milier sehingga Mengalami Meningitis dengan Penerapan Intervensi Suction Terhadap Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif Di Ruang Icu RSUD Welas Asih Bandung T. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 17954–17961. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.9086

Issue

Section

Articles