E Pengaruh Fasilitas Belajar, Minat Belajar, Perilaku Belajar Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IPS SMAN 1 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.906Keywords:
Pengaruh, Belajar, Emosional, PariamanAbstract
Pendidikan adalah suatu usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran, agar semua murid secara aktif dengan pengembangan potensi dirinya memiliki kekuatan spiritual dalam keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Fasilitas belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Dimana diperoleh koefisien regresi sebesar 00,619 nilai ini signifikan karena nilai thitung sebesar 8,229 > tabel sebesar 1,99085. (2) Minat belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Dimana diperoleh koefisien regresi sebesar 0,251 nilai ini signifikan karena nilai thitung sebesar 6,966 > ttabel sebesar 1,99085. (3) Perilaku belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Dimana diperoleh koefisien regresi sebesar 0,352 nilai ini signifikan karena nilai thitung sebesar 5,235 > ttabel sebesar 1,99085. (4) Kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Dimana diperoleh koefisien regresi sebesar 0,411 nilai ini signifikan karena nilai thitung sebesar 5,019 > ttabel sebesar 1,99085. (5) Fasilitas belajar, minat belajar, perilaku belajar dan kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Berdasarkan analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, diperoleh Fhitung sebesar 114,462 > Ftabel 2,49.
References
Alfiandi, N., Rahma, T. I. F., & Inayah, N. (2024). Pengaruh Pengetahuan dan Kemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) Terhadap Penggunaan E-Wallet dikalangan Mahasiswa FEBI UIN Sumatera Utara. RUBINSTEIN, 2(2), 84–93.
Dimyati, D. (2003). Belajar dan Pembelajaran, Jakarta, Rineka Cipta. Gordon Dryden & Jeannette Vos.
Djamarah, S. B. (2002). Psikologi Belajar, Jakarta: PT Rineka Cipta Fanani, Muhammad Rizal.(2015). Kajian Living Quran Ayat-Ayat Pengobatan.
Erwinsyah, A. (2017). Manajemen pembelajaran dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas guru. Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 69–84.
Famella, S., Susardi, S., Sitohang, R. Z., Budiarti, I. A., Haris, M., Yusmita, Y., Adinar, A., Susanti, L., Aisyah, S., & Alfazli, M. A. (2024). Kajian Pengelolaan Sistem Pendidikan. CV. Gita Lentera.
Goleman, D. (2006). Kecerdasan Emosional: Mengapa EI lebih penting dari IQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Hamalik, O. (2003). Proses belajar mengajar.
Kurniawan, R. (2016). Analisis regresi. Prenada Media.
Mahmud, M. D. (1990). Psikologi pendidikan: Suatu pendekatan terapan. BPFE.
Mudjiono, D. (n.d.). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. 2002. Nana Sudjana. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar.
No.1, U. (n.d.). Undang-Undang.
Panjaitan, F. (2022). Tujuan Pembelajaran Dalam Pendidikan Kristen Berdasarkan 2 Timotius 3: 16. CHARISTHEO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 134–147.
Ratnawati, E. (2016). Pentingnya pembelajaran IPS terpadu. Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 2(1).
Syah, M. (2001). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru.
Syah Muhibbin. (2007). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Syah Muhibbin. (2011). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Khalisatil Ramadhani Khalisatil, Mirna Tanjung, Wati Wati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







