Efektivitas Penerapan Intervensi Close Suction terhadap Pemeliharaan Jalan Nafas pada Pasien Stroke Infark
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8992Keywords:
Stroke infark, close suction, jalan nafasAbstract
Latar Belakang : Stroke infark adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya penyumbatan akibat gumpalan aliran darah baik itu sumbatan karena trombosit (penggumpalan darah) atau embolik (pecahan gumpalan darah/udara/benda asing). Permasalahan yang sering dijumpai pada pasien Stroke infak dengan penurunan kesadaran dan terpasang ETT adalah penumpukan sekret di saluran napas akibat refleks batuk yang lemah dan ketidakmampuan untuk mengeluarkan sekret sendiri. Suction orofaringeal dan nasofaringeal adalah tindakan penghisapan sekret dari saluran napas bawah menggunakan kateter steril yang dimasukkan melalui mulut atau hidung ke dalam trakea.
Tujuan Penelitian : Menganalisis penerapan intervensi close suction terhadap pemeliharaan jalan nafas
Metode Penelitian : Metode yang digunakan adalah analitik deskriptif dengan pendekatan studi kasus proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kondisi pasien untuk mengidentifikasi masalah kesehatan dan keperawatan, partisipasi aktif dengan melakukan pemeriksaan fisik guna menentukan masalah kesehatan pasien, wawancara dengan keluarga, dan perawat yang menangani klien untuk memperoleh data mengenai kondisi klien.
Hasil Penelitian : Hasil peneltian yang telah dilakukan setelah pemberian tindakan keperawatan selama lima hari, yaitu dari tanggal 30 Desember 2025 hingga 03 Januari 2026, menunjukkan bahwa tindakan pemberian close suction terhadap pemeliharaan jalan nafas memberikan dampak positif terhadap kondisi pasien, ditandai dengan suara gurgling berkurang, saturasi membaik, sekret berkurang dan jalan nafas paten.
Simpulan : Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa intervensi close suction dapat mempertahankan patensi saluran pernapasan, meningkatkan saturasi oksigen, dan mencegah terjadinya obstruksi jalan nafas.
References
American Association for Respiratory Care. (2022). AARC clinical practice guideline: Endotracheal suctioning of mechanically ventilated patients. Respiratory Care, 67(2), 258–271.
Badriyah, F. L., & Supriyono. (2020). Aplikasi Suction Tertutup Untuk Membantu Bersihan Jalan Nafas Pada Pasien Ventilator Di Ruang ICU. Universitas Muhammadiyah Surabaya. Kota Surabaya.
Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah. Philadelphia: Wolters Kluwer Health/Lippincott Williams & Wilkins.
Feigin, V. L., Stark, B. A., Johnson, C. O., Roth, G. A., Bisignano, C., Abady, G. G., … GBD 2019 Stroke Collaborators. (2022). Global, regional, and national burden of stroke and its risk factors, 1990–2019: A systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2019. The Lancet Neurology, 21(10), 913–938.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Potter, Patricia, A., & Perry, A. G. (2010). Fundamental Of Nursing : Consept, Process, and Practice In Fundamental Of Nursing. Jakarta: EGC.
Price, K., & Wilson, L. (2012). Stroke Rehabilitation: Practical Guide for Nurses and Health Professionals (2nd ed.). London: Elsevier.
Putra, R. R. (2025). Implementasi Posisi Head Up 30° terhadap Tekanan Darah dan Status Hemodinamik Pasien Stroke. Jurnal Keperawatan Neurologi. 4(1), 15–22.
Putri, A. A., & Siwi, A. S. (2026). Penerapan intervensi suctioning dalam asuhan keperawatan pada pasien gastric outlet dengan bersihan jalan napas tidak efektif di Intensive Care Unit (ICU) RSUD Kardinah Tegal. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(1), 2473–2478.
Saydihuri, B., & Fitri, E. Y. (2025). Studi kasus: Penerapan endotracheal suctioning sebagai upaya preventif terhadap ventilator associated pneumonia pada pasien dengan bersihan jalan napas tidak efektif.. Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Kota Palembang.
Smeltzer, S. C., Bare, B. G., Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2018). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing (14th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.
Tadi, P., & Lui, F. (2023). Stroke. In StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.[https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470233/] (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470233/)
Tim Pokja SDKI DPP PPNI, (2016), Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Edisi 1, Jakarta, Persatuan Perawat Indonesia
Tim Pokja SIKI DPP PPNI, (2018), Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI), Edisi 1, Jakarta, Persatuan Perawat Indonesia
Tim Pokja SLKI DPP PPNI, (2018), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), Edisi 1, Jakarta, Persatuan Perawat Indonesia
Yuniati, & Susilo, T. (2025). Manajemen kegawatdaruratan bersihan jalan nafas tidak efektif dengan hisap lendir pada pasien stroke di RSUD Pandan Arang Boyolali. IKN: Jurnal Informatika dan Kesehatan, 2(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salsha Billa Alfatihah, Budi Rustandi, Tonika Tohri, Sandi Haryanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







