Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler Akibat Decompensasi Cordis Kiri dengan Penerapan Intervensi Suction Terhadap Bersihan Jalan Nafas Di Ruang ICU

Authors

  • Neng Risma Sundari Institut Kesehatan Rawajali
  • Mokh Sandi Haryanto Institut Kesehatan Rawajali
  • Tonika Tohri Institut Kesehatan Rawajali
  • Lisbet Octovia Manalu Institut Kesehatan Rawajali

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8860

Keywords:

nafas tidak efektif, decompensasi cordis, suction

Abstract

Pendahuluan: Gagal jantung merupakan ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup guna memenuhi kebutuhan metabolic jaringan tubuh, hanya dapat melakukannya dengan peningkatan tekanan pengisian ventrikel. Gagal jantung disebabkan karena jantung tidak mampu membawa darah secara efektif untuk kebutuhan metabolic, karena adanya disfungsi bilik jantung yang biasanya terjadi karena adanya aritmia dan area kelebihan cairan sehingga menyebabkan fungsi jantung. Suction merupakan tindakan untuk mempertahankan jalan napas sehingga memungkinkan terjadinya proses pertukaran gas yang adekuat dengan mengeluarkan secret pada pasien yang tidak mampu mengeluarkannya sendiri.

Tujuan: Untuk mengetahui penerapan intervensi suction terhadap masalah bersihan jalan napas pada pasien decompensasi cordis kiri.

Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain laporan kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan keluarga observasi, pemeriksaan fisik, telaah rekam medis, dan studi literature. Asuhan keperawatan diberikan dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi.

Hasil: Setelah dilakukan intervensi suction sesuai standar keperawatan, terjadi perbaikan bersihan jalan napas yang ditandai dengan penurunan frekuensi napas, berkurangnya bunyi nafas tambahan, peningkatan saturasi oksigen, serta berkurangnya secret.

Kesimpulan: Intervensi suction efektif dalam meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien decompensasi cordis kiri sehingga dapat dijadikan salah satu intervensi utama dalam asuhan keperawatan pasien dengan gangguan jalan napas akibat penumpukan secret.

References

AARC. (2010). Critical Practice Guidlines Endotracheal Suctioning of Mechanically Ventilated Patients with Artificial Airways 55(6).

Afifah & Sawitri. (2024). PEREMPUAN DENGAN 52 TAHUN DENGAN EDEMA PARU KARDIOGENIK.

Agustin et al. (2019). Status Hemodinamik Paisen Yang Terpasang Endotracheal Tube dengan Pemberian Pre Oksigenasi Sebelum Tindakan Suction Di Ruang Intensive Care Unit, 17 (1).

Ani Syahriani. (2023). Keperawatan Medikal Bedah Sistem kardiovaskuler (Musi Amwaro (ed.)). MORGENSONNE MEDIA.

Badriyah, F. L., dkk. (2020). Aplikasi suction tertutup untuk membantu bersihan jalan nafas pada pasien ventilator di ruang ICU (Laporan penelitian, Universitas Muhamadiyah Surabaya).

Black, J.M & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. Salemba Medika;

Global Burden of Disease Collaborative Network. (2023). European Hearth Journal Suplements 46, ehaf784. https://doi.org/10.1093/eurheartjsupp/ehaf784

Kristiani, A. H., S. R. dkk. (2020). Analisis perubahan saturasi oksigen dan frekuensi pernapasan pada pasien dengan ventilator yang dilakukan suction di ruangICU RS Mardi Rahayu Kudus. Jurnal Perawat Indonesia, 4, no.

https://doi.org/10.32584/jpi.v4i3.811

Lailatun, m, S. dkk. (2024). Buku Ajar KEPERAWATAN KLIEN DEWASA SISTEM KARDIOVASKULAR, RESPIRATORI, HEMATOLOGI. Airlangga University Press.

Nursalam. (2016). Proses dan Dokumentasi Keperawatan : Konsep dan Praktek. Salemba Medika; Jakarta.

Perry, P. &. (2010). Fundamental of Nursing. 7 th (Jakarta : Salemba Medika (ed.); ed).

PPNI. (2017). Tim Pokja SDKI DPP. Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia.

PPNI. (2018). Tim Pokja SIKI. DPP Standar Intervensi Keperawatan Indonesia.

Price, S. A., & Wilson, L. M. (2015). Patofisiologi:Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit (Edisi 6). Jakarta:EGC.

Sakti et al. (2021). Tatalaksana GagalNafas Akut Pada Klien Dengan Hipertensi. Colaborative Medical Jounal.

Smeltzer, S.C., Bare, B. G. (2013). Brunner & Suddarth’s Textbook of Medical-Surgical Nursing. Lippincott Williams & Wilkins.

Stein & Hollen. (2021). concept-based clinical nursing skills: Fundamental to advanced (Elsevier (ed.)).

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta CV.

Yogasara, Y., Rahkmawati, A., & Murtiani, F. (2023). Pengaruh tindakan suction pada perubahan saturasi oksigen pada pasien pneumonia. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 9(2). https://doi.org/https://doi.org/10.52943/jikeperawatan.v9i2.1241

Wilson, Sylvia A. Price dan Lorraine M. Patofisiologi Konsep Klinis Proses Proses Penyakit Edisi 6 Volume 1. Jakarta : EGC. 2006.

Downloads

Published

09-03-2026

How to Cite

Sundari, N. R., Haryanto, M. S. ., Tohri, T. ., & Manalu, L. O. . (2026). Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler Akibat Decompensasi Cordis Kiri dengan Penerapan Intervensi Suction Terhadap Bersihan Jalan Nafas Di Ruang ICU. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 15809–15814. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8860

Issue

Section

Articles