Pembelajaran Anak Usia Dini Dalam Kajian Neurosains

Authors

  • Hasnan Nafis West Sumatra Muhammadiyah University Postgraduate (UMSB)
  • Rosniati Hakim West Sumatra Muhammadiyah University Postgraduate (UMSB)
  • Dasrizal D West Sumatra Muhammadiyah University Postgraduate (UMSB)
  • Ahmad Lahmi West Sumatra Muhammadiyah University Postgraduate (UMSB)

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.880

Keywords:

Pembelajaran, Anak Usia Dini, Neurosains

Abstract

Penerapan neurosains dalam pembelajaran anak usia dini memberikan wawasan yang sangat penting tentang bagaimana otak anak berkembang dan bagaimana proses pembelajaran terjadi. Namun, penting untuk memahami bahwa temuan neurosains harus diterjemahkan dengan bijaksana ke dalam praktik pendidikan yang memperhitungkan keberagaman individu dan aspek sosial-emosional anak. Pendekatan yang berbasis pada pengalaman langsung, interaksi sosial, dan stimulasi yang tepat dapat memberikan manfaat besar bagi perkembangan otak anak. Metode  kualitatif  dengan  pendekatan kepustakaan  (library  research). Hasil penulisan ini pembelajaran anak usia dini dalam kajian neurosains menunjukkan bahwa perkembangan otak anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman yang mereka terima, baik dari segi sensorik, sosial, maupun emosional. Untuk mendukung pembelajaran yang optimal, penting bagi orang tua dan pendidik untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan otak anak dengan menyediakan stimulasi yang tepat, interaksi sosial yang kaya, dan pembelajaran yang menyenangkan dan relevan. Dengan demikian, pendidikan anak usia dini yang berbasis neurosains tidak hanya memfokuskan pada aspek kognitif tetapi juga memperhatikan perkembangan sosial, emosional, dan motorik yang menjadi fondasi untuk belajar di masa depan.

References

Awhinarto, A., & Suyadi, S. (2020). Otak Karakter Dalam Pendidikan Islam: Analisis Kritis Pendidikan Karakter Islam Berbasis Neurosains. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 1-25

Fathoni, A., Prasodjo, B., & Safitri, M. (2025).Teori dan Psikologi Belajar Anak: Neurosains, Behaviorisme, Kognitif Sosial, Konstruktivisme, Motivasi, dan Kecerdasan Ganda. Eureka Media Aksara, Vol. 1, No.

Firdaus, D. R., Zohriah, A., & Firdaos, R. (2025). Organizational Commitment as a Determining Factor of Teachers' Organizational Citizenship Behavior in Islamic Educational Institutions: Meta-Analysis. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, Vol. 10, No. 2, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Fitri, R. (2017). Metakognitif Pada Proses Belajar Anak Dalam Kajian Neurosains. JP (Jurnal Pendidikan): Teori Dan Praktik, 2(1), 56- 64

Haryanto, R. (2021). Model Pembelajaran Interaksi Sosial: Efektivitas dan Implementasi. Jurnal Edu Research Institute, Vol. 3, No. 2

Hasan, M. (2019). Implementasi Model Pembelajaran Interaksi Sosial untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik. Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 7, No. 3

Koswara, U. & Herdiana, D. (2024). Analisis Keterkaitan Neurosains dengan Pembelajaran. Journal of Education, Vol. 1, No. 1, Institut Pendidikan Indonesia. (https://jurnaledu.com/index.php/joe/article/view/39/)

Mularsih, H. (2008). Strategi Pembelajaran Individual: Suatu Tinjauan Individual Constructivist Theory (Piaget). Widya Pendidikan Vol. 1, No. 2, Universitas Tarumanagara.(http://repository.untar.ac.id/7553/1/7_Heni_2008_Widya_Pendidikan_SPI_constructivist_Theory.pdf)

Nurjanah, N. E., & Mukarromah, T. T. (2021). Pembelajaran Berbasis Media Digital Pada Anak Usia Dini Di Era Revolusi Industri 4.0: Studi Literatur. Jurnal Ilmiah Potensia, Vol. 6, No. 1, Universitas Sebelas Maret. (https://ejournal.unib.ac.id/index.php/potensia/article/view/14448/0)

Ramayulis, R. (2011). Pendekatan Individual dalam Pendidikan Islam. Kalam Mulia, Vol. 7, No. 3, Universitas Islam Negeri Suska. (https://repository.uin-suska.ac.id/12448/7/7.%20BAB%20II_2018175PAI.pdf)

Rivalina, R. (2020). Pendekatan Neurosains Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Guru Pendidikan Dasar. Kwangsan, 8(1), 332456.

Saifurrahman, S. (2019). Desain Pembelajaran Keagamaan Islam Berbasis Neurosains. ALMURABBI: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 6(1), 55-73

Simatupang, E. V., Erniati, R., & Sari, D. A. (2024). Tinjauan Beberapa Aplikasi Teknologi Pada Pembelajaran Anak Usia Dini. Jurnal Raudhah, Vol. 12, No. 2, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. (https://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/raudhah/article/view/3820)

Suryadi, A. & Fitriana, N. (2020). Metode Pembelajaran dalam Mengembangkan Interaksi Sosial Anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, **Vol. 5, No. 1

Suryosubroto, B. (2009). Pendekatan Perbedaan Individual dalam Pembelajaran. Rineka Cipta, Vol. 5, No. 1, Universitas Walisongo. (https://eprints.walisongo.ac.id/3913/3/103811034_Bab2.pdf)

Susanti, S. E. (2021). Pembelajaran Anak Usia Dini dalam Kajian Neurosains. TRILOGI, Vol. 2, No. 1, Universitas Nurul Jadid.

Suyadi, S. (2012). Integrasi Pendidikan Islam dan Neurosains dan Implikasinya Bagi Pendidikan Dasar (PGMI). Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 4(1), 23- 45.

Wathon, A. (2016). Neurosains dalam Pendidikan. Jurnal Lentera: Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi, 14(1), 284-294.

Downloads

Published

05-06-2025

How to Cite

Nafis, H., Hakim, R., D, D., & Lahmi, A. (2025). Pembelajaran Anak Usia Dini Dalam Kajian Neurosains. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 5140–5152. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.880

Issue

Section

Articles