Senam Kaki Diabetes Melitus sebagai Intervensi Keperawatan untuk Meningkatkan Kontrol Glikemik dan Perfusi Ekstremitas Bawah: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8725Keywords:
diabetes melitus, senam kaki diabetes, kadar glukosa darah, Ankle Brachial Index, keperawatan, kaki diabeticAbstract
Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronik yang berisiko menimbulkan komplikasi mikrovaskular dan makrovaskular, termasuk neuropati perifer dan penyakit arteri perifer yang berkontribusi terhadap terjadinya kaki diabetik. Intervensi nonfarmakologis seperti senam kaki diabetes menjadi bagian penting dalam pendekatan keperawatan promotif dan preventif. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar glukosa darah dan peningkatan sirkulasi perifer pada pasien DM tipe 2 serta relevansinya dalam pencegahan kaki diabetik. Penelitian menggunakan desain literature review naratif dengan penelusuran artikel melalui database Google Scholar, PubMed, dan jurnal nasional pada rentang tahun 2016–2023. Kata kunci yang digunakan meliputi “diabetes melitus”, “senam kaki”, “diabetic foot exercise”, “Buerger–Allen exercise”, dan “Ankle Brachial Index (ABI)”. Artikel yang diseleksi merupakan penelitian pada pasien DM tipe 2 dengan luaran kadar glukosa darah dan/atau perfusi perifer (ABI). Data dianalisis secara tematik. Sebagian besar penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah setelah pelaksanaan senam kaki diabetes secara rutin. Latihan ekstremitas bawah seperti Buerger–Allen Exercise juga terbukti secara signifikan meningkatkan nilai ABI, yang mencerminkan perbaikan perfusi arteri perifer. Mekanisme fisiologis yang mendasari meliputi peningkatan pengambilan glukosa oleh otot melalui aktivasi GLUT-4 serta peningkatan sirkulasi melalui aktivasi pompa otot betis dan vasodilatasi lokal. Senam kaki diabetes merupakan intervensi keperawatan yang sederhana, aman, dan berpotensi efektif dalam membantu pengendalian kadar glukosa darah serta meningkatkan sirkulasi perifer pada pasien DM tipe 2. Integrasi senam kaki dengan edukasi perawatan kaki dan pemantauan rutin dapat mendukung pencegahan komplikasi kaki diabetik.
References
American Diabetes Association. (2023). Standards of care in diabetes—2023. Diabetes Care, 46(Suppl. 1), S1–S291. https://doi.org/10.2337/dc23-SINT
Colberg, S. R., Sigal, R. J., Yardley, J. E., Riddell, M. C., Dunstan, D. W., Dempsey, P. C., Horton, E. S., Castorino, K., & Tate, D. F. (2016). Physical activity/exercise and diabetes: A position statement of the American Diabetes Association. Diabetes Care, 39(11), 2065–2079. https://doi.org/10.2337/dc16-1728
International Diabetes Federation. (2021). IDF diabetes atlas (10th ed.). International Diabetes Federation. https://diabetesatlas.org
Nopriani, Y., & Saputri, S. R. (2020). Studi literatur senam kaki diabetes pada penderita diabetes melitus. Jurnal Keperawatan dan Profesi, 1(1), 1–8.
PERKENI. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2021. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. https://pbperkeni.or.id
Thakur, A., Sharma, R., Sharma, S. K., Thakur, K., & Jelly, P. (2022). Effect of Buerger–Allen exercise on foot perfusion among patients with diabetes mellitus: A systematic review and meta-analysis. Journal of Exercise Science & Fitness, 20(2), 116–123. https://doi.org/10.1016/j.jesf.2022.01.001
Trihandayani, Y., Nurjanah, S., & Rahmawati, D. (2024). Senam kaki untuk penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus: Literature review. Journal of Vocational Health Science, 4(1), 15–23.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Yazlim, Andyka Andyka, Fitri Diana Astuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







