Pemberdayaan Perempuan Sebagai Upaya Menekan Angka Pernikahan Dini Dan Memperkuat Kemandirian Ekonomi Keluarga Di Desa Tapus
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8667Keywords:
pernikahan dini; sosialisasi; pemberdayaan; pendidikan; pencegahan.Abstract
Pernikahan dini masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak pada aspek pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, khususnya di wilayah pedesaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai risiko dan dampak pernikahan dini melalui sosialisasi edukatif sebagai bentuk pemberdayaan sejak usia sekolah dasar. Penelitian dilaksanakan di Desa Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, tepatnya di SD Negeri 4 Lembak, dengan melibatkan 25 siswa kelas VI sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan desain pre-experimental one group pretest–posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner (pretest dan posttest), serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 55 pada pretest menjadi 82 pada posttest, atau meningkat sebesar 27 poin. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi dan antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan secara terstruktur, komunikatif, dan sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik efektif dalam meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pendidikan, kesiapan ekonomi, dan perencanaan masa depan sebelum menikah. Dengan demikian, edukasi berbasis pemberdayaan di lingkungan sekolah dasar dapat menjadi strategi preventif yang relevan dalam upaya menekan angka pernikahan dini di masyarakat..
References
Abera, M., Nega, A., Tefera, Y., & Gelagay, A. A. (2020). Early marriage and women ’ s empowerment : the case of child-brides in Amhara National Regional State , Ethiopia. 5, 1–16.
Almurtadha, G. A., Nurfaiza, S., & Nuranita, S. C. (2024). Dampak Pernikahan Dini Pada Pendidikan Dalam Mempersiapkan Karir Dimasa Depan. 1–22.
Community, U., & Provision, E. (2022). Socialization of Education about Early Marriage in Rural Communities. 1142, 79–84.
Dini, P., Safitri, D. P., Kurnianingsih, F., Maritim, U., Ali, R., Maritim, U., & Ali, R. (2025). Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Luthfiana, U., Suci, E., & Sulistyaningrum, E. (2024). Pengaruh Pendidikan terhadap Pernikahan Anak Perempuan : Evaluasi Dampak Program Bantuan Siswa Miskin di Indonesia. 13(2), 115–136.
Pengabdian, A. (2023). VOLUME 6 ISSUE 9 SEPTEMBER 2023 Pencegahan Angka Kejadian Pernikahan Dini Melalui Pembentukan dan Pemberdayaan Kader Remaja Preventing Early Marriage Rates Through the Formation and Empowerment of Youth Cadres Jurnal Kolaboratif Sains ( JKS ) Pages : 1138-1142. 6(9), 1138–1142. https://doi.org/10.56338/jks.v6i9.4127
Wulansari, I., Arsad, N., Puspita, C., & Haji, S. (2024). Pencegahan Pernikahan Dini Melalui Pemberdayaan Karang Taruna Berbasis Media Sosial Prevention of Early Marriage Through Social Media-Based Youth Organization Empowerment. 7(10), 3685–3692. https://doi.org/10.56338/jks.v7i10.6327
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aufa Zulfia, Safriansyah Safriansyah, Ananda Maulia Afriana, Nabila Nur Balqis, Mei Sylia Putri, Novita Sari, Windy Febrina, Ulan Dari, Nabil Rullah, Jeani Sainimar, Sholehatul A’maliyah, Muhammad Rafli, Ambar Septianingsih, Echi Seftania, Alihan Satra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







