Upaya Pondok Pesantren Kali Opak Dalam Pelestarian Kesenian Sholawat Emprak
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8624Keywords:
Sholawat Emprak, Pesantren Budaya, Pelestarian Seni Tradisi, Islam JawaAbstract
Pelestarian seni tradisi lisan menghadapi tantangan serius di tengah perubahan sosial, budaya, dan generasi, termasuk kesenian Sholawat Emprak yang sempat mengalami mati suri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelestarian Sholawat Emprak yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Kali Opak sebagai pesantren berbasis budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian Sholawat Emprak berlangsung melalui empat tahapan utama, yaitu rekonstruksi tradisi berbasis ingatan kolektif pelaku lama, institusionalisasi dalam struktur pesantren sebagai praktik religius, regenerasi pelaku melalui internalisasi nilai keislaman, serta adaptasi budaya yang dilakukan secara selektif. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren budaya mampu berperan sebagai aktor kunci dalam pelestarian seni tradisi lisan dengan menjaga keberlanjutan makna religius dan fungsi sosial kesenian. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian pelestarian seni tradisional dengan menawarkan model pelestarian berbasis pesantren yang adaptif dan berkelanjutan.
Kata kunci: Sholawat Emprak, Pesantren Budaya, Pelestarian Seni Tradisi, Islam Jawa
References
Data, A. (2014). Teknik Pengumpulan Data. Jurnal Pendidikan MIPA Susunan Redaksi, 4.
Hidayatullah, R. (2024). Seni Tradisi Indonesia dan Tantangan Masyarakat Global. Grenek: Jurnal Seni Musik, 13(1), 107–113.
Hikmawati, R., & Muthohirin, N. (2024). The Role of Pesantren in Preserving the Tradition of Pegon Arabic Writing: A Study in the Pesantren Ilmu Al-Qur’an Singosari. El-Jaudah: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Arab, 5(1), 54–70.
Husen, K., & Husni, M. (2025). Peran Pesantren dalam Meneguhkan Identitas Budaya Indonesia di Tengah Arus Modernisasi. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 387–397.
Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).
Mappasere, S. A., & Suyuti, N. (2019). Pengertian Penelitian Pendekatan Kualitatif. Metode Penelitian Sosial, 33, 1–10.
Munir, M. (2012). Tradisi Maulid dalam Kultur Jawa (Studi Kasus terhadap Shalawatan Emprak di Klenggotan, Srimulyo, Piyungan). UIN Sunan Kalijaga.
Saputra, D. W. (2015). Keberadaan Seni Pertunjukan Emprak di Pesantren Kaliopak. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Satria, E., & Al Ghifari, M. (2023). Dinamika Perkembangan Seni Sholawat Emprak Pondok Pesantren Budaya Kaliopak.
Suhartini, A., & Saifunnuha, M. (n.d.). Karakter Sufistik Jalaluddin Rumi dalam Praktik Kesenian Sholawat Emprak di Pesantren Kaliopak Yogyakarta. Refleksi: Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam, 22(2).
Yuliani, W. (2018). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling. QUANTA: Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 2(2), 83–91.
Zamzami, M. (2015). Nilai Sufistik Pembudayaan Musik Shalawat Emprak Pesantren Kaliopak Yogyakarta. Maraji: Jurnal Ilmu Keislaman, 2(1), 44–66.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohammad Luthfi, Nita Marsel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







