Implementasi Budaya Belajar Siswa Melalui Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di UPTD SMP Negeri 1 Moro’o
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8587Keywords:
Budaya Belajar, Pendidikan Kewarganegaraan, Karakter SiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi budaya belajar siswa melalui mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di UPTD SMP Negeri 1 Moro’o, serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, guru mata pelajaran PKn, dan tiga orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budaya belajar di UPTD SMP Negeri 1 Moro’o telah berjalan dengan baik melalui kegiatan pembelajaran PKn yang menekankan pada pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, serta partisipasi aktif siswa dalam kegiatan sekolah. Guru PKn berperan penting sebagai teladan dan fasilitator dalam menanamkan nilai-nilai karakter melalui diskusi, pembelajaran kontekstual, dan kegiatan di luar kelas seperti upacara bendera serta kerja bakti sekolah. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti kurangnya fasilitas pembelajaran dan rendahnya motivasi sebagian siswa. Dapat disimpulkan bahwa mata pelajaran PKn memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya belajar di sekolah. Disarankan agar pihak sekolah memperkuat sinergi antar guru dalam pembentukan karakter siswa serta menyediakan sarana pendukung agar pembelajaran PKn semakin menarik dan bermakna bagi peserta didik.
References
Apuke, O. D. (2017). Quantitative research methods: A synopsis approach. Arabian Journal of
Business and Management Review, 6(11), 40–47.
Asmani, J. M. (2014). Tips Efektif Membangun Budaya Sekolah. Yogyakarta: Diva Press.
Asmani, J. M. (2014). Tips Efektif Membangun Citra Sekolah. Yogyakarta: Diva Press.
Asran. (2019). Budaya Belajar dalam Perspektif Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Azra, A., dkk. (2012). Civic Education. Jakarta: ICCE UIN Syarif Hidayatullah.
Bears, A., Cadwell, L., & Millikan, J. (1989). Building School Communities. University of Illinois.
Bears, J., Cadwell, J., & Millikan, R. (1989). School Culture and Organization. New York: Harper &
Row.
Bennett, J. W. (1976). The Ecological Transition: Cultural Anthropology and Human Adaptation.
New York: Pergamon Press.
Boedhisantoso, R. (1986). Pengantar Antropologi Budaya. Jakarta: Rineka Cipta.
Boedhisantoso, R. (1986). Pengantar Antropologi Pendidikan. Jakarta: Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan.
Budimansyah, D. (2016). Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Burghardt, G. (2017). Dalam M. Syah, Psikologi Pendidikan (hlm. 128). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Cholisin. (2013). Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: UNY Press.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.
California: Sage Publications.
Cronbach, L. J. (2014). Educational Psychology (Edisi Revisi). Harcourt Brace.
Cronbach, L. J. (2014). Educational Psychology. New York: Harcourt Brace.
Depdiknas. (2003). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Ke-3). Jakarta: Balai Pustaka.
Depdiknas. (2003). Panduan Pengembangan Budaya dan Iklim Sekolah. Jakarta: Departemen
Pendidikan Nasional.
Desi, N. (2006). Budaya Sekolah dan Implementasinya. Pustaka Pelajar.
Desi, R. (2006). Budaya Sekolah dan Pembentukan Karakter Siswa. Bandung: Alfabeta.
Ekawati. (2013). Dalam Taufik & Isril, Kebijakan Publik (hlm. 136). Padang: UNP Press.
Gossen, D. (1998). Restitution: Restructuring School Discipline. Educational Resources.
Grindle, M. (2015). Dalam Mulyadi, Kebijakan Publik (hlm. 47). Malang: UM Press.
Gulo, W. (2000). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Grasindo.
Hidayat, R. (2018). Strategi Guru dalam Membangun Budaya Belajar. Bandung: Alfabeta.
Indriantoro, N., & Supomo, B. (2012). Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta: BPFE.
Julie, C. (2013). Cultural Values and Learning Behavior. New York: Routledge.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (1996). Jakarta: Balai Pustaka.
Kapioru. (2014). Implementasi Kebijakan Publik. Jakarta: Rineka Cipta.
Keesing, R. M., & Keesing, F. M. (1971). New Perspectives in Cultural Anthropology. New York:
Holt, Rinehart and Winston.
Koentjaraningrat. (1990). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Muhaimin. (2019). Dalam Sumarto, Pengantar Ilmu Budaya (hlm. 144). Jakarta: PT RajaGrafindo
Persada.
Muhibbin Syah. (2017). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyadi. (2015). Implementasi Kebijakan Publik. Malang: Universitas Negeri Malang Press.
Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara.
Purwanto. (2016). Implementasi Kebijakan Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional.
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Suparlan, P. (1980). Manusia, Kebudayaan, dan Lingkungan. Rajawali Pers.
Suparlan, P. (1980). Manusia, Kebudayaan, dan Lingkungannya. Jakarta: Sinar Harapan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putra Tri Arifin Wardiman Gulo, Anugerah Tatema Harefa, Amstrong Harefa, Berkat Persada Lase

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







