REPRESENTASI EMOSI PADA METAFORA DALAM ALBUM THE TORTURED POETS DEPARTMENT OLEH TAYLOR SWIFT
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8537Keywords:
metafora, analisis semantik, representasi emosiAbstract
Album The Tortured Poets Department karya Taylor Swift kaya akan metafora yang kompleks, menggambarkan pengalaman emosional yang intens. Namun, banyak pendengar memahami lirik secara literal, terutama melalui terjemahan cepat di TikTok dan YouTube, sehingga makna metafora yang mendalam sering tersederhanakan menjadi padanan kata langsung. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi jenis metafora dalam lirik The Tortured Poets Department, (2) menganalisis makna berdasarkan konteks semantik, dan (3) memetakan emosi yang dihasilkan melalui metafora. Metodologi menggunakan kajian semantik dengan landasan teori Semantik Leech, Metafora Konseptual Lakoff & Johnson, dan teori linguistik emosi. Data utama berupa lirik asli album, sedangkan data pendukung berasal dari observasi konten terjemahan di YouTube dan TikTok sebagai refleksi interpretasi literal. Analisis dilakukan melalui identifikasi metafora, interpretasi makna kontekstual, dan pemetaan hubungan metafora–emosi. Hasil menunjukkan bahwa metafora dalam The Tortured Poets Department bukan sekadar hiasan bahasa, tetapi juga struktur kognitif yang membangun emosi seperti kesedihan, sakit hati, kemarahan, kelelahan eksistensial, dan proses penyembuhan. Kesimpulannya, metafora berperan sebagai jembatan antara bahasa dan pengalaman emosional, sehingga pemahaman kontekstual penting agar makna emosional album tidak hilang.
References
Aprillia, T., Hartati, H., & Puspitasari, D. (2023). Representasi cinta lirik lagu AAA dalam bentuk metafora. J-Litera: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Budaya Jepang, 5(1), 48. https://doi.org/10.20884/1.jlitera.2023.5.1.8023
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Ekman, P. (2003). Emotions revealed: Recognizing faces and feelings to improve communication and emotional life. Times Books.
Emzir. (2016). Metodologi penelitian pendidikan: Kuantitatif dan kualitatif. Penerbit Erlangga.
Evans, V., & Green, M. (2006). Cognitive linguistics: An introduction. Edinburgh University Press.
Fauconnier, G., & Turner, M. (2002). The way we think: Conceptual blending and the mind's hidden complexities. Basic Books.
Fitri, F. (2025). Eksplorasi metafora cinta dalam lirik lagu pop Indonesia 2024. [Journal Title], 1, 39–49. https://doi.org/10.19105/ec
Hall, S. (Ed.). (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices. Sage Publications.
Lakoff, G., & Johnson, M. (1980). Metaphors we live by. University of Chicago Press.
Leech, G. N. (1981). Semantics: The study of meaning (2nd ed.). Penguin Books.
Muryati, S., Astuti, B. S., & Trismanto, T. (2025). Metafora pada lagu bertemakan musim panas karya Mafumafu. Izumi, 14(1), 90–98. https://doi.org/10.14710/izumi.14.1.90-98
Resmana, R., Aibonotika, A., & Utami, M. R. (2025). Metafora konseptual dalam lirik lagu pada album Leo-Nine karya LiSA. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(2), 9982–9995. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1094
Short, M. (1996). Exploring the language of poems, plays and prose. Longman.
Suci Ayustika Dewi, & Gusthini, M. (2025). Metafora konseptual duka pada album Folklore karya Taylor Swift melalui lensa Kübler-Ross. Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris, 3(3), 160–171. https://doi.org/10.61132/sintaksis.v3i3.1789
Sudaryono. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Penerbit Andi.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Zikri Alfiya, Indra Perdana, Lazarus Linarto, Albertus Purwaka, & Misnawati. (2023). Metafora dalam lirik lagu album Berhati karya Sal Priadi. Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 1(1), 244–259. https://doi.org/10.59024/atmosfer.v1i1.146
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ery Ni'mah Nurafiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







