Pengaruh Lama Fermentasi Menggunakan Inokulum Larutan Feses Sapi Segar Terhadap Kandungan Anti Nutrisi Kulit Kopi
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8531Keywords:
Anti tripsin, Fermentasi, Inokulum larutan feses, Kafein, Kulit kopi, Tanin.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi menggunakan inokulum larutan feses sapi segar (LFSS) terhadap kandungan anti nutrisi (tanin, kafein, dan anti tripsin) kulit kopi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Perlakuan tersebut adalah: LF-0 = tanpa fermentasi (kontrol); LF-7 = lama fermentasi 7 hari, LF-14 = lama fermentasi 14 hari, LF-21 = lama fermentasi 21 hari, dan LF-28 = lama fermentasi 28 hari. Variabel yang diamati adalah kandungan anti nutrisi: tanin, kafein, anti tripsin. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa fermentasi kulit kopi menggunakan inokulum larutan feses sapi segar pengaruh sangat nyata (P<0,001) terhadap kandungan tanin, kafein, dan anti tripsin. Disimpulkan bahwa kulit kopi berpotensi digunakan sebagai bahan pakan alternatif untuk ternak. Fermentasi kulit kopi menggunakan inokulum larutan feses sapi segar mampu menurunkan kandungan anti nutrisi seperti tanin, kafein, dan anti tripsin dengan waktu terbaik pada lama fermentasi 28 hari kecuali untuk tanin tanpa fermentasi
References
Abercrombie, M., M. Hickman., M.L. Jhonson, dan M. Thain. 1993. Kamus Lengkap Biologi. Terjemahan: T.S. Sutarmi dan N. Sugiri. Penerbit Erlangga, Jakarta.
Aditya, IW., K.A. Nocianitri, dan N.L.A. Yusasrini. 2016. Kajian kandungan kafein kopi bubuk, nilai pH dan karakteristik aroma dan rasa seduhan kopi jantan (Pea berry coffee) dan betina (Flat beans coffee) Jenis Arabika dan Robusta. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan (ITEPA). 5(1): 1-12.
Adrianto, R., D. Wiraputra., F.D. Agrippina, dan A.Z. Andaningrum. 2020. Penurunan kadar kafein pada biji kopi robusta menggunakan fermentasi dengan bakteri asam laktat Leuconostoc mesenteroides (B-155) dan Lactobacillus plantarum (B-76). Jurnal Dinamika Penelitian Industri. 31(2): 163-169.
Akmal., dan Filawati. 2008, Pemanfaatan kapang Aspergillus niger sebagai inokulan fermentasi kulit kopi dengan media cair dan pengaruhnya terhadap performans ayam broiler. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan. 11(3): 150-158. Fakultas Peternakan Universitas Jambi, Jambi.
Ahut, A.M. 2025. Pengaruh lama fermentasi menggunakan cairan rumen sapi terhadap kandungan anti nutrisi kulit kopi fermentasi. Skripsi. Program Studi Peternaan, Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang.
Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Timur. 2022. Produksi Kopi Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur. 2004-2018.
Belmares, R., R. Cerda, and C. Juárez-Ramírez. 2021. Biocatalysis and Agricultural Biotechnology. Biotechnology. 34: 1-10.
Barua, D.N., and R.N. Chakravarti. 2009. Botany and chemistry of tea and coffee. Journal of Plantation Crops. 37(2): 95-100.
Clarke, R.J., and O.G. Vitzthum. 2001. Coffee: Recent Developments. Blackwell Science.
Cecava, M.J. 1995. Rumen Bacteria and Microbial Proteins: A Review. Academic Press.
Chanwitheesuk, A., A. Teerawutgulrag, and N. Rakariyatham. 2004. Screening of antioxidant activity and antioxcidant compounds of some edible plants of Thailand. Jurnal Foof Chemistry. 92: 491-497.
Chung, K.T., T. Wong., Y. Wei., C.I. Huang, and Y. Lin. 2009. Tannins and human health: A review. Critical Reviews in Food Science and Nutrition. 38(6): 421-464.
Esquivel, P., and V.M. Jiménez. 2012. Functional properties of coffee and coffee by-products. Food Research International. 46(2): 488-495.
Scalbert, A. 2000. Antioxidant activity of polyphenols and tannins. American Journal of Clinical Nutrition. 81(1): 215-217.
Dewi, R.P., J.S. Trisma, dan S. Widodo. 2021. Studi potensi limbah kulit kopi sebagai sumber energi terbarukan di wilayah Jawa Tengah. Journal of Mechanical Engineering. 2(1): 62-75.
Diaz, L.F., G.M. Savage, and L.L. Eggerth. 2014. Organic Waste Recycling: Technology and Management. CRC Press.
Farida, A., R. Evi, dan A.C. Kumoro. 2013. Penurunan kadar kafein dan asam total pada biji kopi robusta menggunakan teknologi fermentasi anaerob fakultatif dengan mikroba Nopkor MZ-15. Jurnal Teknologi Kimia dan Industri. 2(3): 70-75.
Farida, A., R. Evi, dan A.C. Kumoro. 2013. Penurunan kadar kafein dan asam total pada biji kopi robusta menggunakan teknologi fermentasi anaerob fakultatif dengan mikroba Nopkor MZ-15. Jurnal Teknologi Kimia dan Industri. 2(3): 70-75.
Hakil, M., S. Denis., G. Viniegra-Gonzalez, and C. Augur. 1998. Degradation and product analysis of caffeine and related dimethylxanthines by filamentous fungi. Enzyme and Microbial Technology. 22(5): 355-359.
Handayanta, E., A. Irawan, dan Supriyati. 2014. Pengaruh fermentasi kulit kopi menggunakan Aspergillus niger terhadap kandungan tanin. Jurnal Ilmu Ternak. 14(1): 45-52.
Haslam, E. 1989. Plant Polyphenols: Vegetable Tannins Revisited. Cambridge University Press.
Hersila, N., C. Moralitha., Vauzia, dan Irdawati. 2023. Senyawa metabolit sekunder (tanin) pada tanaman sebagai antifungi. Jurnal Embrio. 15(1): 16-22.
Hernández, C.A. 2019. Bioconversion of coffee husk by fermentation. Waste and Biomass Valorization. 10(2): 381-390.
Liener, I. E 2000. Implications of antinutritional components in soybean foods. Critical Reviews in Foods Science and Nutrition. 34(1): 31-67.
Latief
Pertiwi, N. 2016. Kandungan lignin, selulosa, hemiselulosa dan tanin limbah kulit kopi yang difermentasi menggunakan jamur Aspergillus niger dan Trichoderma viride. Skripsi. Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar.
Sani, A.M., A. Sukainah, dan M. Wijaya. 2023. Fermentasi biji kopi robusta (Coffea canephora) menggunakan Aspergillus niger dalam upaya menurunkan kandungan kafein. Urnal Pendidikan Teknologi Pertanian. 9(1): 83-96. Februari 2023.
Sitompul, A., P. Sinurat, dan M. Siregar. 2013. Pengaruh lama fermentasi jerami padi menggunakan cairan rumen terhadap kandungan nutrien dan kecernaan in vitro. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner. 18(1): 33-40.
Subagja, H., S. Wulandar,i dan Y.R. Manullang. 2003. Analisa ekonomi pemanfaatan kulit kopi sebagai campuran pakan ayam broiler periode finisher. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis. Special Edition October 2003. Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro, Semarang. Hal. 246-251.
Suryani, E., dan M. Sari. 2017. Analisis tanin dalam kulit kopi. Jurnal Teknologi Pertanian. 18(2): 123-130.
Spencer, J.P.E., M.M.A.E. Mohsen., A.M. Minihane, and J.C. Mathers. 2008. Biomarkers of the intake of dietary polyphenols: strengths, limitations and application in nutrition research. Review Article. British Journal of Nutrition. 99: 12-22.
Sarni-Manchado, P., V. Cheynier, and M. Moutounet. 1999. Interactions of grape seed tannins with salivary proteins. Journal of Agricultural and Food Chemistry. 47: 42-47.
Silanikove, N., A. Perevolotsky, and F.D. Provenza. 2001. Use of tannin-binding chemicals to assay for tannins and their negative post-ingestive effects in ruminants. Animal Feed Science and Technology. 91(1-2): 69-81.
Sitorus, T.F., dan A.P. Telambanua. 2021. Pengaruh pemberian kulit buah kopi fermentasi terhadap performans, bobot hati, panjang dan persentase bobot usus halus ayam broiler. Jurnal Visi Eksakta (JVIEKS). 2(1): 51-71. Januari 2021.
Suwaryono, O., dan Y. Ismaeni. 1987. Fermentasi Bahan Makanan Tradisional. Pusat Antar Universitas (PAU) Pangan dan Gizi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Jacobs, M. 1962. The Chemical Analysis of Foods and Food Products. 3rd Ed. D. Van Nostrand Company, Inc., New York.
Jayachandran, S., M. Thangaraj, and M. Krishnan. 2011. Microbial degradation of caffeine in used coffee grounds. Journal of Environmental Biology. 32(3): 301-305.
Juwita, A.I., A. Mustafa, dan R. Tamrin. 2017. Studi pemanfaatan kulit kopi arabika (Coffea arabica L.) sebagai mikroorganisme lokal (MOL). Jurnal Agrointek. 11(1): 39-45.
Kondo, M., K. Kita, and H. Yokota. 2014. Fermented coffee pulp as feed for ruminants. Animal Feed Science and Technology. 200: 1-9.
Kakade, M.L., J.J. Rackis., J.E. Ghee, and G. Puski. 1974. Determinimation of trypsin inhibitor activity of soy products: a collaborative analysis of an improved procedure. Cereal Chemistry. 51: 376-382.
Kristiyanto, D., dan B.D.H. Pranoto, dan Abdullah. 2013. Penurunan kadar kafein kopi arabika dengan proses fermentasi menggunakan Nopkor MZ-15. Jurnal Teknik Kimia dan Industri. 2(4): 170-176.
Rosalinda, S., T. Febriananda, dan S. Nurjanah. 2021. Penggunaan Berbagai Konsentrasi Kulit Buah Pepaya dalam Penurunan Kadar Kafein pada Kopi. TEKNOTAN. 15(1): 27-34. Agustus 2021.
Kiyat 2019
Londra, IM., dan K.B. Andri. 2009. Potensi Pemanfaatan limbah kopi untuk pakan penggemukan kambing peranakan etawah. Seminar Nasional Inovasi Untuk Petani dan Peningkatan Daya Saing Produk Pertanian. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. 23(3): 276-283.
Madigan, M.T., K.S. Bender., D.H. Buckley., W.M. Sattley, and D.A. Stahl. 2018. Brock Biology of Microorganisms. 15th ed. British Library Cataloguing in Publication Data Typeset by Energizer Aptara Ltd., Printed and Bound in Malaysia.
Mayasari, N. 2009, Pengaruh penambahan kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) produk fermentasi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dalam ransum terhadap konsentrasi VFA dan NH3 (in vitro). Jurnal KPP Ilmu Hayati LPPM Institut Teknologi Bandung, Bandung.
Musfiroh, N.N. 2018. Fermentasi kulit kopi dengan cairan rumen: efek terhadap kandungan anti nutrisi. Jurnal Peternakan Indonesia. 20(2): 115-121.
Makkar, H.P.S. 2003a. Effects and mechanisms of plant secondary metabolites on the nutritional quality of feeds for ruminants. Animal Feed Science and Technology. 106(1-4): 3-20.
Makkar, H.P.S. 2003b. Effects and fate of tannins in ruminant animals, adaptation to tannins, and strategies to overcome detrimental effects of feeding tannin-rich feeds. Small Ruminant Research. 49(3): 241-256.
Makkar, H.P.S., and K. Becker. 2007. Nutritional value and antinutritional components of whole and ethanol extracted Moringa oleifera leaves. Animal Feed Science and Technology. 63(1): 211-228.
Min, B.R., and S.P. Hart. 2003. Tannins for reducing enteric methane emissions in ruminants. Journal of Animal Science/ 81(14): 102-109.
Nguyen, D.T.L. 2016. Fermentation of coffee husk using Lactic acid Bacteria. International Journal of Food Microbiology. 223: 40-48.
Olukosi, O.A. 2007. Performance of broilers fed fermented plant protein. Animal Feed Science and Technology. 135(1): 77-88.
Pambayun, R., M. Gardjito., S. Sudarmaji, dan K. Kuswanto. 2007. Kandungan fenol dan sifat anti bakteri dari berbagai jenis ekstrak produk gambir (Uncaria gambir Roxb). Majalah Farmasi Indonesia. 18(3): 141-146.
Rahman, M., R.B. Abdullah, and W.E.W. Khadijah. 2019. Effect of fermentation on the nutritive quality of coffee husk. Asian-Australasian Journal of Animal Sciences. 32(2): 237-245.
Widodo 2002
Whitaker, J.R., and R.E. Feeney. 1973. Enzyme Inhibitors in Foods. in: Toxicants Occuring Naturally in Foods. National Academy of Sciences. 2nd ed. Washington, D.C.
Wina, E. 2006. Degradation of antinutritional factors in feeds through microbial action. Animal Feed Science and Technology. 128(1): 49-60.
Wina, E., B. Tangendjaja, and D. Zainuddin. 2006. Fermentation of tea waste with rumen liquor to improve its nutritive value. Indonesian Journal of Agricultural Science. 7(1): 1-6.
Zago, M., V. Ladero., Delgado, and B. Mayo. 2021. Impact of fermentation parameters on microbial degradation of tannins in food. Microorganisms. 9(3): 556.
Zhou, B., C. Ma., H. Wang, and T. Xia. 2018. Biodegradation of caffeine by whole cells of tea-derived fungi Aspergillus sydowii, Aspergillus niger and Optimization for caffeine degradation. BMC Microbiology. 18(1): 1-10.
Zainuddin, D., dan T. Murtisari. 1995. Penggunaan limbah kopi agroindustri buah kopi (kulit buah kopi) dalam ransum ayam pedaging (broiler). Prosiding Pertemuan Ilmiah Komunikasi dan Penyaluran Hasil Penelitian. Sub Balai Penelitian Klep, Puslitbang Peternakan, Bogor. Hal. 71-78.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Miska Orti Bahan, Twenfosel O. Dami Dato, Marthen L. Mullik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







