ANALISIS DAKWAH PREVENTIF USTADZ SYAM ELMARUSY DALAM AKUN TITKOKNYA @SYAM_ELMARUSY
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8524Keywords:
Dakwah Preventif, Dakwah Digital, TikTok, Media Sosial, Respons AudiensAbstract
Perkembangan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam penyampaian dakwah Islam. TikTok sebagai salah satu platform yang populer di kalangan generasi muda menawarkan peluang besar bagi pelaksanaan dakwah digital, namun juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran konten negatif dan potensi penyimpangan moral. Oleh karena itu, pendekatan dakwah preventif menjadi penting untuk memperkuat kesadaran moral masyarakat di ruang digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan penerapan dakwah preventif yang dilakukan oleh Ustadz Syam Elmarusy melalui akun TikTok @syam_elmarusy serta mengetahui respons audiens terhadap pesan dakwah yang disampaikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap video dakwah, dokumentasi konten digital dan komentar pengguna, wawancara dengan pengikut akun, serta penyebaran kuesioner untuk menangkap persepsi audiens secara lebih luas. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustadz Syam Elmarusy mengintegrasikan tiga unsur utama dalam dakwahnya, yaitu preventif, edukatif, dan proaktif. Unsur preventif terlihat dari pesan yang mengingatkan audiens untuk menghindari perilaku negatif dan penyimpangan moral. Unsur edukatif tercermin dalam penyampaian materi keagamaan yang sederhana dan kontekstual sehingga mudah dipahami. Sementara itu, unsur proaktif diwujudkan melalui ajakan kepada audiens untuk menyebarkan konten positif serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Respons audiens cenderung positif karena konten dakwah mampu meningkatkan pemahaman keagamaan, memberikan ketenangan emosional, serta mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik Kesimpulannya, TikTok dapat berfungsi secara efektif sebagai media dakwah preventif apabila dimanfaatkan secara strategis. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian dakwah digital dengan menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi preventif mampu membangun ketahanan moral pengguna media sosial.
References
Arifin, Z. (2024). Transformasi karakter Qurani: Tinjauan materi dakwah. Ad-Dakwah, 22(2).
Aziz, M. A. (2017). Ilmu dakwah. Jakarta: Kencana.
Bungin, B. (2015). Komunikasi massa: Teori, paradigma, dan diskursus teknologi komunikasi di masyarakat. Jakarta: Prenadamedia Group.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Hefni, H. (2020). Dakwah digital: Transformasi dakwah di era media baru. Jurnal Komunikasi Islam, 10(1), 1–15.
Hootsuite & We Are Social. (2024). Digital 2024: Global overview report.
Islamuvida, Z. (2023). Da’wah strategy Ustadz Syamsuddin Nur Makka in TikTok account @Syam_Elmarusy. Qaulan.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68.
Kurniawati, J., & Baroroh, S. (2022). Pemanfaatan media sosial sebagai sarana dakwah di era digital. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 7(2), 145–160.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mukholid, & Ilahi, M. (2015). Dakwah preventif: Teori dan praktik. Yogyakarta: Deepublish.
Nasrullah, R. (2017). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tuten, T. L., & Solomon, M. R. (2020). Social media marketing (3rd ed.). Sage.
Yusuf, M. (2020). Literasi digital dan dakwah: Analisis dampak konten dakwah online. Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam, 15(3), 233–248.
Zaini, A. (2019). Strategi dakwah dalam menghadapi tantangan modernitas. Jurnal Ilmu Dakwah, 39(1), 75–90.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indri Andita, Nurseri Hasnah Nasution, Anang Walian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







