Efektivitas Edukasi Keluarga dalam Kepatuhan Perawatan Luka Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Johor
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8490Keywords:
Diabetes melitus tipe 2; Edukasi keluarga; Kepatuhan perawatan luka; Luka diabetik; CaregiverAbstract
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat. Luka diabetik atau diabetic foot ulcer (DFU) menjadi komplikasi serius yang memerlukan kepatuhan tinggi terhadap protokol perawatan. Keterlibatan keluarga sebagai caregiver informal berpotensi meningkatkan kepatuhan pasien, namun penelitian terkait masih terbatas di Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi keluarga terstruktur dalam meningkatkan kepatuhan perawatan luka pada penderita DM tipe 2. Metode: Penelitian quasi-experimental dengan desain pre-test and post-test with control group dilakukan di Puskesmas Medan Johor periode Januari-Juni 2026. Total 140 responden dibagi menjadi kelompok intervensi (n=70) yang mendapat edukasi keluarga terstruktur selama 4 sesi dan kelompok kontrol (n=70) yang mendapat perawatan standar. Instrumen yang digunakan adalah Diabetic Foot Ulcer Self-Care Adherence Scale (20 item, α=0,89). Data dianalisis menggunakan paired t-test dan independent t-test dengan SPSS 26.0. Hasil: Karakteristik responden homogen pada kedua kelompok (p>0,05). Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan skor kepatuhan yang sangat signifikan dari 52,3±8,4 menjadi 79,6±7,2 (Δ=27,3 poin), sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 51,8±8,1 menjadi 58,4±7,8 (Δ=6,6 poin). Terdapat perbedaan bermakna delta score antara kedua kelompok (p=0,000) dengan effect size yang besar (Cohen’s d=4,32). Simpulan: Program edukasi keluarga terstruktur efektif dalam meningkatkan kepatuhan perawatan luka pada penderita DM tipe 2, dengan dampak yang sangat besar secara klinis. Program ini dapat diintegrasikan ke dalam layanan kesehatan primer sebagai strategi preventif untuk menurunkan komplikasi luka diabetik.
References
REFERENSI
American Diabetes Association. (2025). Standards Of Care In Diabetes—2025. Diabetes Care, 48(Supplement 1), S1-S321. Https://Doi.Org/10.2337/Dc25-Sint
International Diabetes Federation. (2024). IDF Diabetes Atlas (11th Ed.). Brussels, Belgium: International Diabetes Federation.
Lavery, L. A., Davis, K. E., Berriman, S. J., Braun, L., Nichols, A., Kim, P. J., Margolis, D., Peters, E. J. G., & Attinger, C. (2024). WHS Guidelines Update: Diabetic Foot Ulcer Treatment Guidelines. Wound Repair And Regeneration, 32(3), 314-328. Https://Doi.Org/10.1111/Wrr.13176
Liberty, I. A., Pariyana, P. L., Damayanti, N. P., Wulandari, N. P. T. S., Putri, N. H. K. S., Dewi, N. L. P. S. P., Wihandani, D. M., & Suastika, K. (2024). Diabetes And Prediabetes Prevalence In Indonesia: Analysis From Riskesdas 2018. Bali Medical Journal, 13(1), 402-407. Https://Doi.Org/10.15562/Bmj.V13i1.5029
Messenger, G., Faraji, R., McLean, C., Bunyan, S., Deterding, C., & Mozdiak, E. (2019). Involving Informal Caregivers In The Management Of Diabetic Foot Ulcers: A Narrative Review. Diabetic Foot Journal, 22(3), 52-57.
NCD Risk Factor Collaboration. (2024). Worldwide Trends In Diabetes Prevalence And Treatment From 1990 To 2022: A Pooled Analysis Of 1,108 Population-Representative Studies With 141 Million Participants. The Lancet, 404(10467), 2077-2098. Https://Doi.Org/10.1016/S0140-6736(24)01867-4
Schaper, N. C., Van Netten, J. J., Apelqvist, J., Bus, S. A., Fitridge, R., Game, F., Hinchliffe, R. J., Price, P. E., Vas, P., Vedhara, K., & Lipsky, B. A. (2024). IWGDF Guidelines On The Prevention And Management Of Diabetic Foot Disease. Diabetes/Metabolism Research And Reviews, 40(S1), E3655. Https://Doi.Org/10.1002/Dmrr.3655
Sinaga, M., Bangun, A., Tarigan, E. R., Situmorang, P. Y., & Nadila, P. (2024). Pemberdayaan Keluarga Dalam Perawatan Luka Diabetes Dengan Terapi Sulfur Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Baru. Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat, 2(1), 20-29.
Sinaga, M. S., Ginting, S. T., Murdianto, E., & Hartati, L. (2025). Remodeling Luka Melalui Evektifitas Belerang (Sulfur) Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Baru Tahun 2024. Jurnal Ilmiah Global Education, 5, 2299-2305.
Suglo, J. N., Evans, C., & Gumanga, S. K. (2022). The Effect Of Caregiver Involvement In Foot Care In People With Diabetes-Related Foot Problems: A Systematic Review. Journal Of Foot And Ankle Research, 15(1), 77. Https://Doi.Org/10.1186/S13047-022-00580-1
Wahidin, A. Y., Siburian, F., Tahapary, D. L., & Soewondo, P. (2024). Projection Of Diabetes Cases In Indonesia From 2020 To 2045 And Estimation Of Related Mortality. Clinical Epidemiology And Global Health, 27, 101631. Https://Doi.Org/10.1016/J.Cegh.2024.101631
Xie, X., Chen, Y., Cheng, C., He, X., Xia, S., Fu, B., & Ren, J. (2025). Factors Associated With Poor Adherence To Diabetic Foot Ulcer Offloading: A Systematic Review. Journal Of Tissue Viability, 34(1), 14-25. Https://Doi.Org/10.1016/J.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Martaulina Sinaga, Rian Febriko Ginting, Memo Nababan, Imelda Br Ginting

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





