Asuhan Keperawatan Pada Ny. R Dengan Diagnosa Hipertensi Menggunakan Intervensi Teknik Relaksasi Nafas Dalam Untuk Mengatasi Kecemasan Di RSD A Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung

Authors

  • Andhika Rifki Perdana Universitas Aisyah Pringsewu
  • Hardono Hardono Universitas Aisyah Pringsewu
  • Ikhwan Amiruddin
  • Nurzaytun Nurzaytun Universitas Aisyah Pringsewu
  • Ripki Vernando Universitas Aisyah Pringsewu
  • AJi Guntoro Universitas Aisyah Pringsewu
  • Riza Ayu Tianda Universitas Aisyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8455

Keywords:

Hipertensi, Ansietas, Relaksasi Nafas Dalam

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia masih tergolong tinggi dan berdampak pada kualitas hidup pasien. Di RSD A Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung tahun 2024 ditemukan beberapa pasien hipertensi mengalami kecemasan akibat tekanan darah yang tidak terkontrol serta kekhawatiran terhadap komplikasi penyakit. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan adalah teknik relaksasi nafas dalam, yaitu latihan pernapasan terkontrol untuk memberikan efek relaksasi fisiologis dan psikologis. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui asuhan keperawatan dengan fokus pada penurunan kecemasan melalui teknik relaksasi nafas dalam pada pasien hipertensi di RSD A Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung.

Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan pada satu pasien (Ny. R) yang mengalami hipertensi dengan tingkat kecemasan sedang dan bersedia menjadi responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, pemeriksaan fisik, dan studi literatur. Masalah keperawatan yang ditegakkan adalah ansietas berhubungan dengan kekhawatiran mengalami kegagalan. Intervensi difokuskan pada terapi relaksasi nafas dalam yang dilakukan selama 3 hari dengan frekuensi 3–4 kali dalam satu kali pertemuan.

Berdasarkan pengkajian, Ny. R dengan keluhan cemas, gelisah, sulit tidur, dan khawatir akan kondisi penyakitnya. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah ansietas. Intervensi berupa terapi relaksasi nafas dalam dilaksanakan secara terstruktur selama 3 hari dengan keterlibatan aktif pasien. Evaluasi menunjukkan penurunan signifikan tingkat kecemasan, dari skor 65 menjadi 35 pada hari ketiga, pasien tampak lebih tenang, mampu mengontrol emosi, serta tekanan darah lebih stabil. Disarankan pasien melanjutkan latihan secara mandiri dan perawat menjadikan intervensi ini sebagai rujukan dalam pelayanan keperawatan hipertensi.

References

Agestin. (2020). Asuhan keperawatan pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan, 8(1), 12–18. Ariyani, A. R. (2020). Dampak hipertensi terhadap sistem kardiovaskular. Jurnal Keperawatan

Medikal Bedah, 6(2), 45–52.

Dian Islamiati Tandialo, Safruddin, & Akbar Asfar. (2023). Pengaruh terapi relaksasi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah pasien hipertensi. Window of Nursing Journal, 3(2), 115–122.

https://doi.org/10.33096/won.v3i2.54

Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2023.

Bandar Lampung: Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Erda, R., Novitri, W., Gemini, S., & Yunaspi, D. (2021). Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada penderita penyakit kronis. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 4(2), 82–86.

https://doi.org/10.36984/jkm.v4i2.250

Harkomah, I., Maulani, M., AZ, R., & Dasuki, D. (2022). Teknik relaksasi napas dalam menurunkan ansietas lansia dengan hipertensi di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 184–190. https://doi.org/10.51771/jukeshum.v2i2.305

Juliet Sindy Opentu, Rahmawati, Hasanuddin, F., & Mahmud, R. (2021). Latihan relaksasi napas dalam pada pasien hipertensi dalam pemenuhan kebutuhan rasa aman dan nyaman. Jurnal Mitrasehat, 11(2), 268–275. https://doi.org/10.51171/jms.v11i2.306

Luh Egitha Widyarama Putri, E., Amalia, E., & Anggoro, J. (2023). Hubungan tingkat stres, kualitas tidur, dan tekanan darah pada mahasiswa. Unram Medical Journal, 12(4), 351–357.

https://doi.org/10.29303/jku.v12i4.901

Parinduri. (2020). Respons fisiologis stres dan relaksasi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(2), 90–97. Prasasti. (2022). Dampak psikologis penyakit kronis terhadap kualitas hidup pasien. Jurnal

Psikologi Kesehatan, 4(2), 101–109.

Priharjo. (2023). Intervensi keperawatan nonfarmakologis pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan, 9(1), 22–30.

Sari. (2022a). Pendekatan psikologis pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 8(1), 55–63.

Simanjutak, A. (2021). Gangguan kecemasan pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(2), 89–96.

SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Swarjana, I. K. (2022). Konsep stres, kecemasan, dan kesehatan mental. Yogyakarta: ANDI. Triyanto, E. (2019). Pelayanan keperawatan terpadu pada penderita hipertensi. Yogyakarta: Graha

Ilmu.

Wahyuningsih, S. A., Nurun, N., Ainul, A., Rendra, R., & Dwiki. (2020). Relaksasi napas dalam terhadap tingkat kecemasan pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 264–270.

World Health Organization. (2023). Hypertension. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

22-02-2026

How to Cite

Perdana , A. R. ., Hardono , H. ., Amiruddin , I. ., Nurzaytun , N. ., Vernando, R. ., Guntoro, A., & Tianda , R. A. . (2026). Asuhan Keperawatan Pada Ny. R Dengan Diagnosa Hipertensi Menggunakan Intervensi Teknik Relaksasi Nafas Dalam Untuk Mengatasi Kecemasan Di RSD A Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 13188–13192. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8455

Issue

Section

Articles