Peran Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Deli dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Administrasi Pernikahan

Authors

  • Vivi Yulis Mailani Caniago Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • An-Nisa Aulia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Husaein Al Akbar Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nursumayyah Damanik Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Fitrah Dalimunthe Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nur Atika Zahra Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Azlan Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Mardian Idris Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8451

Keywords:

Kantor Urusan Agama, administrasi pernikahan, kualitas pelayanan, pelayanan publik.

Abstract

Penelitian ini membahas peran Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Deli dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi pernikahan sebagai bagian dari penyelenggaraan pelayanan publik di bidang keagamaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis bagaimana peran kelembagaan, pelaksanaan prosedur pelayanan, serta kinerja aparatur berkontribusi terhadap efektivitas, efisiensi, dan kemudahan akses pelayanan administrasi pernikahan bagi masyarakat. Pelayanan administrasi pernikahan memiliki kedudukan yang sangat penting karena berkaitan dengan kepastian hukum, ketertiban administrasi, serta tingkat kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan.

Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai praktik pelayanan dan upaya peningkatan kualitas pelayanan administrasi pernikahan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses pelayanan, wawancara mendalam dengan aparatur dan masyarakat pengguna layanan, serta dokumentasi berupa dokumen pelayanan, standar operasional prosedur, dan peraturan terkait administrasi pernikahan. Teknik-teknik tersebut digunakan untuk menggali kondisi faktual, alur pelayanan, serta persepsi terhadap kualitas pelayanan yang diberikan.

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Deli telah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi pernikahan, antara lain melalui penerapan prosedur pelayanan yang terstandar, pemanfaatan sistem administrasi berbasis digital, serta penguatan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan. Aparatur pada umumnya menunjukkan sikap yang bertanggung jawab, komunikatif, dan responsif terhadap masyarakat. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, beban kerja yang tinggi, serta belum meratanya pemahaman masyarakat terhadap persyaratan administrasi.

Secara keseluruhan, peran Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Deli telah memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kualitas pelayanan administrasi pernikahan. Upaya perbaikan secara berkelanjutan melalui penguatan sumber daya manusia, optimalisasi sistem pelayanan, dan peningkatan komunikasi dengan masyarakat menjadi langkah penting untuk mewujudkan pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

References

Anwar, M., Suryadi, B., & Kurniawan, T. (2022). Aparatur competence and public service accountability in local government institutions. Jurnal Administrasi Publik, 19(2), 145–158. https://doi.org/10.23960/jap.v19i2.2022

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/qualitative-inquiry-and-research-design/book246896

Dwiyanto, A. (2021). Manajemen pelayanan publik: Peduli, inklusif, dan kolaboratif. Gadjah Mada University Press. https://ugmpress.ugm.ac.id/id/product/manajemen-pelayanan-publik

Hidayat, R., & Mulyani, S. (2020). Public service quality and legal certainty in civil registration services. Journal of Public Administration Studies, 5(1), 33–41. https://doi.org/10.21776/ub.jpas.2020.005.01.4

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Tugas dan fungsi Kantor Urusan Agama. https://kemenag.go.id

Lestari, D., Prasetyo, E., & Hapsari, N. (2021). Service process transparency and citizen satisfaction in public organizations. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 9(1), 1–12. https://doi.org/10.24967/jian.v9i1.2021

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/qualitative-data-analysis/book246128

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1153949

Nurhayati, S., Amin, M., & Fauzi, A. (2021). Marriage administration services and population administration order. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 14(2), 101–115. https://doi.org/10.14421/ahwal.2021.14202

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S002243598870012X

Pratama, R. A., & Nugroho, R. (2022). Digitalization challenges in local public service delivery. Jurnal Borneo Administrator, 18(3), 267–284. https://doi.org/10.24258/jba.v18i3.2022

Putri, A. D., & Rahmawati, Y. (2019). Apparatus professionalism and public service quality. Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan, 6(2), 89–98. https://doi.org/10.25139/japp.v6i2.2019

Rahman, F., Hakim, L., & Syamsuddin. (2023). Public service innovation and citizen satisfaction in government institutions. International Journal of Public Sector Management, 36(4), 512–528. https://doi.org/10.1108/IJPSM-02-2023-0045

Sari, M., & Widodo, J. (2020). Standard operating procedures and service quality in public institutions. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 5(2), 120–132. https://doi.org/10.25077/jakp.v5i2.2020

Sinambela, L. P. (2019). Reformasi pelayanan publik: Teori, kebijakan, dan implementasi. Bumi Aksara. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1130916

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1130704

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. (2009). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38748/uu-no-25-tahun-2009

Yuliana, R., Sasmita, H., & Prakoso, B. (2020). Workload imbalance and public service performance. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 4(1), 45–56. https://doi.org/10.24198/jmpp.v4i1.2020

Downloads

Published

28-02-2026

How to Cite

Caniago, V. Y. M. ., Aulia, A.-N. ., Nasution, H. A. A. ., Damanik, N. ., Dalimunthe, F. ., Zahra, N. A. ., Nasution, A. ., & Harahap, M. I. . (2026). Peran Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Deli dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Administrasi Pernikahan. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 14746–14756. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8451

Issue

Section

Articles