Perlindungan Hak Anak di Wilayah Konflik Bersenjata melalui Advokasi Organisasi Internasional dalam Studi Kasus Save the Children di Ukraina

Authors

  • Syaharani Wibowo Brawijaya University

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.841

Keywords:

Advokasi kebijakan, Save the Children, konflik Ukraina

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi advokasi kebijakan yang dilakukan oleh Save the Children dalam menjamin pemenuhan hak anak di tengah konflik bersenjata di Ukraina. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang melibatkan analisis dokumen, laporan resmi, publikasi organisasi, serta literatur relevan lainnya yang mendukung kebijakan perlindungan anak dalam situasi krisis. Strategi advokasi yang dikaji meliputi penggunaan pendekatan evidence-based advocacy, kampanye publik, serta kolaborasi lintas sektor baik dengan aktor nasional maupun internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi tersebut berkontribusi terhadap sejumlah capaian penting, seperti peningkatan alokasi dana kemanusiaan untuk pendidikan, pendirian pusat pembelajaran sementara di wilayah terdampak, serta penyediaan layanan dukungan psikososial yang lebih komprehensif bagi anak-anak dan keluarga mereka. Temuan ini mengindikasikan bahwa advokasi kebijakan yang terstruktur dan melibatkan berbagai pihak secara strategis mampu menciptakan dampak nyata dalam perlindungan hak anak di wilayah konflik.

References

Asya, J., Rahayu, S., & Widianto, A. P. (2024). Analisis yuridis terjadinya peristiwa konflik

bersenjata Ukraina dan Rusia ditinjau dari perspektif hukum humaniter internasional. UNES Law Review, 6(3). https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i3

Baumgartner, F. R., & Leech, B. L. (1998). Basic Interests: The Importance of Groups in Politics and in Political Science. Princeton University Press.

Bouwen, P. (2004). The roles actors play in policy networks: Central positions in strongly institutionalized fields. Policy Networks and Public Policy Analysis.

Children’s Rights in Ukraine”, https://www.savethechildren.net/news/save-children- calls-full-investigation-violations-children-s-rights-ukraine diakses pada 3 Mei 2025

Drumbl, M. A., & Tobin, J. (2019). Article 38: The rights of children in armed conflict. In J. Tobin (Ed.), The UN Convention on the Rights of the Child: A commentary (pp. 1461–1503). Oxford University Press.

European External Action Service (EEAS), “International community unites efforts to ensure the right of every child in Ukraine to a family: EU and UNICEF sign agreement to support implementation of the childcare and support system reform”, https://www.eeas.europa.eu/delegations/ukraine/international-community-unites-efforts-ensure-right-every-child-ukraine-family-eu-and-unicef-sign_en?s=232, diakses pada 21 April 2025.​

Kadir, A., Shenoda, S., & Goldhagen, J. (2019). Effects of armed conflict on child health and development: A systematic review. In PLoS ONE (Vol. 14, Issue 1). Public Library of Science. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0210071

Papilaya, J. E., Wattimena, J. A. Y., & Peilouw, J. S. F. (2024). Deportasi anak-anak dalam konflik bersenjata sebagai kejahatan hak asasi manusia. Pattimura Law Study Review, 2(1), 32–42. https://doi.org/10.47268/palasrev.v2i1.13692

Zuhra, R. F. T. A., & Rahmi, A. (2024). Tantangan dan solusi dalam memberikan advokasi hukum bagi hak anak imigran. IHSAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1). https://doi.org/10.30596/ihsan.v6i1.17720

Downloads

Published

03-06-2025

How to Cite

Wibowo, S. (2025). Perlindungan Hak Anak di Wilayah Konflik Bersenjata melalui Advokasi Organisasi Internasional dalam Studi Kasus Save the Children di Ukraina. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 4899–4904. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.841

Issue

Section

Articles