Analisis Ketepatan Kodifikasi Kasus Pending Pasien Rawat Inap Peserta Jkn Guna Menunjang Kualitas Klaim Di Rsud Bandung Kiwari

Authors

  • Ari Ramdhan Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik TEDC Bandung
  • Rizqy Dimas Monica Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik TEDC Bandung

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.839

Keywords:

Kodifikasi, JKN, Kualitas Klaim

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis ketepatan kodifikasi pada kasus pending klaim pasien rawat inap peserta JKN guna menunjang kualitas klaim di RSUD Bandung Kiwari. Latar belakang penelitian didasarkan pada masih tingginya kasus pending klaim akibat ketidaktepatan kodifikasi diagnosis dan prosedur, yang berdampak pada arus kas dan kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah 4.897 berkas klaim pasien rawat inap peserta JKN pada triwulan I 2025 dengan jumlah pending 693 berkas klaim. Mengambil sampel sebanyak 87 dari 693 berkas pending klaim rawat inap peserta JKN pada triwulan I tahun 2025. Menggunakan strategi pengambilan slovin dengan simple random sampling atau sampel acak sederhana. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan petugas casemix. Hasil penelitian menunjukkan tingkat ketepatan kodifikasi diagnosis sebesar 79,31%, sedangkan ketidaktepatan mencapai 20,69%. Kesalahan paling banyak ditemukan pada kode diagnosis (9,19%), diikuti kesalahan pada kode prosedur tindakan serta tatalaksana dan penunjang (masing-masing 5,75%). Selain itu, pengiriman berkas klaim di RSUD Bandung Kiwari telah berjalan tepat waktu sesuai jadwal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun mayoritas kodifikasi sudah akurat, masih diperlukan upaya perbaikan, terutama pada aspek kode diagnosis, prosedur tindakan, dan tatalaksana, guna meningkatkan kualitas klaim dan meminimalisir kasus pending di masa mendatang.

References

Febriana et al. (2019). Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Proses Pengkodean Diagnosis Di Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda, 9(2), 150-158.

Lestari, R., Hidayat, R., & Handayani, F. (2019). Analisis Faktor-faktor Penyebab Pending Klaim Pelayanan Rawat Inap Peserta JKN di Rumah Sakit X. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 7(1), 17-26.

Maulida ES, Djunawan A. Analisis Penyebab Pending Claim Berkas BPJS Kesehatan Pelayanan Rawat Inap Rumah Sakit Universitas Airlangga. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia [Online]. 2022 Dec;21(6):374-379.

Oktamianiza et al (2024). Penyebab Pending Klaim Berdasarkan Aspek Diagnosis dan Ketepatan Kode Diagnosis. urnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan. Sept;5(4): 282-287.

Peraturan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Nomor 1 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 76 Tahun 2016 tentang Pedoman Indonesian INA-CBG's (Case Based Groups) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 76 Tahun 2016 tentang Pedoman INA-CBG's (Indonesian Case Based Groups)

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI) Nomor 3 Tahun 2020 adalah tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Pratama et al. (2023) Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim Rawat Inap Akibat Koding Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soedirman Kebumen, Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 8(1), pp. 124–134. doi:10.52943/jipiki.v8i1.1225.

Pratama, B.D. 2024. Analisis Ketepatan Kodifikasi Diagnosis Pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Guna Menunjang Klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Di Rumah Sakit X, hal 40-49.

Puspilasari et al. (2022). Analisis Perbedaan Kode Diagnosis Icd-10 Antara Rumah Sakit Dengan Verifikator Bpjs Kesehatan. Jurnal Keperawatan, 5(2), 25-36.

Sahir, L., & Wijayanti, R. A. (2022). Faktor Penyebab Pending Claim Ranap Jkn Dengan Fishbone Diagram Di Rsup Dr Kariadi. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 190.

Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Tesya & Suryani. 2024. Dampak Ketepatan Kodifikasi Penyakit Terhadap Klaim Rawat Jalan Peserta BPJS di RSUD Kesehatan Kerja Provinsi Jawa Barat, Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 8. No 3. 4718-4723.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 adalah tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Downloads

Published

13-06-2025

How to Cite

Ramdhan, A., & Monica, R. D. (2025). Analisis Ketepatan Kodifikasi Kasus Pending Pasien Rawat Inap Peserta Jkn Guna Menunjang Kualitas Klaim Di Rsud Bandung Kiwari. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 6686–6696. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.839

Issue

Section

Articles