PENGARUH PERSEPSI KEAGAMAAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI MODERN PADA PASANGAN USIA SUBUR DI PMB YAYUK KALBARIYANTO KUDUS
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8383Keywords:
religious perception, modern contraceptives, couples of childbearing age, cross-sectional study, persepsi keagamaan, alat kontrasepsi modern, pasangan usia subur, cross sectionalAbstract
Penggunaan alat kontrasepsi modern merupakan salah satu upaya penting dalam pengendalian kelahiran dan peningkatan kesehatan reproduksi. Keputusan pasangan usia subur (PUS) dalam menggunakan alat kontrasepsi modern dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah persepsi keagamaan. Persepsi keagamaan yang berbeda dapat memengaruhi cara individu memandang penggunaan kontrasepsi dalam kehidupan berkeluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi keagamaan terhadap keputusan penggunaan alat kontrasepsi modern pada pasangan usia subur di PMB Yayuk Kalbariyanto Kudus tahun 2025. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analtik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur yang berkunjung ke PMB Yayuk Kalbariyanto Kudus. Sampel penelitian berjumlah 52 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji statistik Fisher’s exact test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,040 (p > 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi keagamaan terhadap keputusan penggunaan alat kontrasepsi modern pada pasangan usia subur. Nilai Cramer's V sebesar 0,311 menunjukkan tingkat keeratan hubungan yang cukup kuat antara kedua variabel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah persepsi keagamaan berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan penggunaan alat kontrasepsi modern pada pasangan usia subur di PMB Yayuk Kalbariyanto Kudus.K eputusan penggunaan kontrasepsi modern tidak hanya dipengaruhi oleh persepsi keagamaan, tetapi juga oleh faktor lain seperti kontrol perilaku yang dirasakan, ketersediaan layanan kesehatan, serta dukungan pasanganFaktor lain di luar persepsi keagamaan diduga memiliki peran yang lebih dominan dalam menentukan keputusan penggunaan alat kontrasepsi modern.
References
Adedini, s. A., & al., e. (2018). Role of religious leaders in promoting contraceptive use in nigeria:
evidence from the nigerian urban reproductive health initiative. Global health: science
and practice, 6(3), 500–510. Https://doi.org/10.9745/ghsp-d-18-00074
Ajzen, i. (1991). The theory of planned behavior. Organizational behavior and human decision
processes, 50(2), 179–211. Https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-t
Al-fauzi. (2017). 177264-id-keluarga-berencana-perspektif-islam-dala. 3(march), 1–24.
Alifka r, ikva latif. (2024). Hubungan religiusitas dan pengetahuan kb dengan penggunaan kb pada
guru perempuan di sekolah islam terpadu provinsi sulawesi selatan tahun 2023 (issue
february).
Anggraeni, a. A., zen, d. N., & rohmah, s. (2024). Description of factors associated with the
selection of injectable contraceptives in couples of childbearing age in kujang village ,
cikoneng sub- district , ciamis district , west java. 6(1).
Asrowi. (2018). Ijma dan qiyas dalam hukum islam. Jurnal aksioma al-musaqoh, 1(1), 30–49.
Azizah, n., simanjuntak, s. Khalijah, & wahyuni, s. (2023). Fungsi hadis terhadap al-qur’an. Jurnal
dirosah islamiyah, 5(2), 535–543. Https://doi.org/10.47467/jdi.v5i2.3194
Azizah, n., zumrotun nisak, a., & wigati, a. (2020). Analisis pembelajaran keluarga berencana
mahasiswa prodi diii kebidanan. Jurnal ilmu keperawatan dan kebidanan, 11(2), 291.
Https://doi.org/10.26751/jikk.v11i2.807
Baroroh, i., kebidanan, a., & ibu, h. (2021). Efektivitas konsumsi sule honey terhadap peningkatan
produksi asi bagi ibu pekerja yang menggunakan metode pompa asi ( mpa ) the
effectiveness of sule honey consumption in increasing milk production for working
mothers using breastfeeding pump methods. Jurnal kebidanan-issn, 7(1), 24–28.
Https://doi.org/10.21070/midwiferia.v
Bkkbn, b. Kependudukan dan keluarga berencana nasional. (2019). Peraturan badan kependudukan
dan keluarga berencana nasional republik indonesia nomor 9 tahun 2019.
Deviana, s., mariyana, w., & intan sari, r. (2023). Hubungan tingkat pendidikan, pekerjaan dan
dukungan keluarga terhadap pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita
usia subur di klinik bpjs irma solikin mranggen demak. 1(1), 210–226.
El hafiz, s., & aditya, y. (2021). Kajian literatur sistematis penelitian religiusitas di indonesia: istilah,
definisi, pengukuran, hasil kajian, serta rekomendasi. Indonesian journal for the
psychology of religion, 1(1), 1–22. Https://doi.org/10.24854/ijpr428
Gayatri, m. (2021). Pemakaian kontrasepsi modern pada wanita nulipara dan primipara usia 15 –24
tahun di indonesia. Jurnal keluarga berencana, 5(2), 10–20.
Https://www.researchgate.net/publication/362291344_pemakaian_kontrasepsi_modern
_pada_wanita_nulipara_dan_primipara_usia_15-24_tahun_di_indonesia
Islam, m., & habib, s. E. (2024). “i don’t want my marriage to end”: a qualitative investigation of the
sociocultural factors influencing contraceptive use among married rohingya women
residing in refugee camps in bangladesh. Reproductive health, 21(1), 1–12.
Https://doi.org/10.1186/s12978-024-01763-8
Kbbi,kamus besar bahasa indonesia. (2023). Keagamaan. Https://kbbi.kemdikbud.go.id/keagamaan
Kistiana, s., & baskoro, a. A. (2023). Modern contraceptive use among urban and rural young
married women in indonesia. Jurnal biometrika dan kependudukan, 12(2), 186 –197.
Https://e-journal.unair.ac.id/jbk/article/download/34411/26599/251249
Kudus, d. K. K. (2023). Profil kesehatan kabupaten kudus 2023 (issue 15, p. 32).
Kungu, w., agwanda, a., & khasakhala, a. (2020). Trends and determinants of contraceptive method
choice among women aged 15-24 years in kenya. F1000research, 9(may), 197.
Https://doi.org/10.12688/f1000research.22481.1
Kusnali, a. (2022). Religiositas dan fertilitas perempuan muslim milenial dalam penggunaan alat
kontrasepsi. Jurnal sosiologi agama, 16(1), 85–100.
Https://doi.org/10.14421/jsa.2022.161-05
Mulya sari. (2017). Pelayanan kb. 30 mei.
Https://kampungkb.bkkbn.go.id/kampung/1381/intervensi/45128/pelayanan-kb
Muntu, andi tentri eka. (2022). Persepsi wanita usia subur terhadap pengambilan keputusan tidak
menggunakan kontrasepsi modern di lingkungan pondok pesantren darul istiqamah
kabupaten gowa. In braz dent j. (vol. 33, issue 1).
Nurhayati, n. (2023). Persepsi tokoh agama terhadap kegiatan keagamaan pemuda di desa kadur
kecamatan rupat utara kabupaten bengkalis. 5696.
Organization, w. H. (2023). Contraception. Https://www.who.int/health-topics/contraception
Pradani, ni nyoman widya, & ulandari, y. (2018). Kontrasepsi kb suntik di puskesmas gunung
samarinda kota balikpapan tahun 2017. 3(2), 3–7.
Pratiwi, h. (2020). Penjelasan sistem pendukung keputusan. Spk, may, 3.
Https://www.researchgate.net/publication/341767301%0apenjelasan
Prof.dr.sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitafif kualitatif dan r&d.
Profil kesehatan, indonesia. (2022). Profil kesehatan indonesia. Kementerian kesehatan republik
indonesia, jakarta.
Pusparini, ni wayan. (2023). Hubungan antara usia dan paritas ibu dengan pemilihan alat
kontrasepsi dalam rahim di puskesmas sukawati i. Accident analysis and prevention,
(2), 153–164.
Puspitasari, i., indanah, i., yulisetyaningrum, y., & rozaq, a. (2022). Pengaruh peran orang tua, teman
sebaya dan ketaatan beragama terhadap perilaku seks pranikah. Jurnal ilmu keperawatan
dan kebidanan, 13(2), 392–399. Https://doi.org/10.26751/jikk.v13i2.1539
Putri, s., yunitasari, e., & wahyudi, a. S. (2023). Analisis faktor yang berhubungan dengan
penggunaan kontrasepsi berbasis teori health belief model. Jurnal kesehatan tambusai,
(3), 1987–1999. Https://doi.org/10.31004/jkt.v4i3.16491
Ramadhani, k. A. (2022). Pandangan pasangan muslim terhadap program keluarga berencana (kb) di
puskesmas pudakpayung kota semarang: studi kualitatif. Universitas islam sultan agung
semarang, 15–17.
Rani muliany sudirman, rina herdiana. (2020). Kata kunci : dukungan suami, kontrasepsi, pus | 21.
–29.
Rohadi, r., & roza, e. (2024). Al qur’an, hadist, dan ijtihad sebagai sumber pendidikan islam. Al -
mikraj jurnal studi islam dan humaniora (e-issn 2745-4584), 4(02), 2003–2011.
Https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i02.5519
Saifuddin, a. (2019). Psikologi agama: implementasi psikologi untuk memahami perilaku agama.
Kencana.
Sari, d. N., & arifin, t. (2023). Keluarga berencana dalam perspektif hadis. El-ghiroh, 21(1), 23–35.
Https://doi.org/10.37092/el-ghiroh.v21i1.396
Sari, e. (2019). Keluarga berencana perspektif ulama hadis. Salam: jurnal sosial dan budaya syar-i,
(1), 55–70.
Septianingrum, d. P., mustofa, z., & nafiah. (2020). Hukum penggunaan alat kontrasepsi dalam
prespektif agama islam. Ma’alim: jurnal pendidikan islam, 1(2), 85–103.
Speizer, i. S., bazie, f., & maytan, a. (2025). Examination of adolescent and youth modern
contraceptive users ’ perceptions on how religion influences contraceptive use and their
rationale and circumstances of use : qualitative evidence from burkina faso , kenya and
niger. Journal of population research, 42(1), 1–22. Https://doi.org/10.1007/s12546-025-
-5
Statistik, b. P. (2023). Statistik indonesia 2023. Bps. Https://www.bps.go.id/id/statistics-
table/2/mtk3nsmy/jumlah-penduduk-pertengahan-tahun--ribu-jiwa-.html
Suharto, t., asmuni, a., & anggraini, t. (2022). Konsep al-qur’an sebagai sumber utama dalam hukum
islam. Jurnal multidisiplin madani, 2(2), 955–976.
Https://doi.org/10.54259/mudima.v2i2.468
Sungadi, s. (2020). Pengaruh religiusitas terhadap kematangan karier pustakawan kajian empiris pada
pendidikan tinggi keagamaan islam di daerah istimewa yogyakarta. Unilib : jurnal
perpustakaan, 11(1), 15–34. Https://doi.org/10.20885/unilib.vol11.iss1.art3
Suwardi, m. A., rahman, l. A., & fourrizqiyah, s. (2024). Pandangan dalam ajaran agama islam
terhadap program keluarga berencana. Jurnal mahasiswa ilmu kesehatan, 2(4), 188 –196.
Swarjana, i. K., & skm, m. P. H. (2022). Konsep pengetahuan, sikap, perilaku, persepsi, stres,
kecemasan, nyeri, dukungan sosial, kepatuhan, motivasi, kepuasan, pandemi covid-19,
akses layanan kesehatan–lengkap dengan konsep teori, cara mengukur variabel, dan
contoh kuesioner. Penerbit andi.
Tigabu, s., demelew, t., seid, a., sime, b., & manyazewal, t. (2018). Socioeconomic and religious
differentials in contraceptive uptake in western ethiopia: a mixed-methods
phenomenological study. Bmc women’s health, 18(1), 1–10.
Https://doi.org/10.1186/s12905-018-0580-6
Warsini, w., indarti, s., & subekti, r. T. (2021). Faktor – faktor yang mempengaruhi pengambilan
keputusan pasutri dalam memilih alat kontrasepsi. Jurnal ilmiah kesehatan, 10(1), 33 –41.
Https://doi.org/10.52657/jik.v10i1.1314
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aminatu Rahmawati, Ana Zumrotun Nisak, Muhammad Abdur Rozaq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







