Analisis Kesiapan Rumah Sakit Daerah dalam Penanganan Kasus Darurat Kesehatan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8347Keywords:
Kesiapan Rumah Sakit, Darurat Kesehatan Masyarakat, Kapasitas Respons, Manajemen BencanaAbstract
Kesiapan rumah sakit daerah dalam menghadapi situasi darurat kesehatan masyarakat merupakan komponen penting dalam sistem ketahanan kesehatan nasional. Situasi seperti wabah penyakit menular, bencana alam, dan kejadian luar biasa dapat menimbulkan lonjakan pasien yang membutuhkan pelayanan cepat dan terkoordinasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan rumah sakit daerah dalam menangani kasus darurat kesehatan masyarakat berdasarkan aspek sumber daya manusia, fasilitas dan infrastruktur, sistem komunikasi dan koordinasi, serta ketersediaan standar operasional prosedur (SOP). Penelitian ini menggunakan desain descriptive analytic dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 80 responden yang terdiri dari tenaga kesehatan, pimpinan unit, serta petugas kedaruratan dari tiga rumah sakit daerah. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang mencakup 4 domain kesiapan: (1) SDM, (2) sarana-prasarana, (3) manajemen komunikasi, dan (4) implementasi SOP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan rumah sakit berada pada kategori “cukup siap” (skor rata-rata 73,5%). Namun, ditemukan beberapa aspek yang masih kurang optimal, seperti keterbatasan alat pelindung diri (APD), kurangnya pelatihan penanganan kejadian luar biasa, serta koordinasi lintas sektor yang belum berjalan efektif. Kesimpulan penelitian mengindikasikan bahwa meskipun secara umum rumah sakit daerah cukup siap dalam penanganan darurat kesehatan masyarakat, masih diperlukan peningkatan kapasitas SDM, pembaruan infrastruktur kritis, serta penguatan sistem respons cepat. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan berkala, penyediaan stok logistik darurat, dan peningkatan integrasi sistem informasi antar lembaga
References
Bhusal, R. (2020). Hospital preparedness for emergencies: A systematic review. Journal of Emergency Management, 18(4), 289–300.
Departemen Kesehatan RI. (2019). Pedoman Kesiapsiagaan Fasilitas Kesehatan dalam Menghadapi Wabah. Jakarta: Depkes.
FEMA. (2018). Hospital Preparedness Program Guidelines. United States: FEMA.
Hanafi, A., & Sulistyo, B. (2021). Analisis kesiapan rumah sakit dalam menghadapi KLB. Jurnal Administrasi Kesehatan, 9(2), 150–160.
Hodge, J. & Brown, M. (2020). Public health emergency preparedness: Capacity assessment. Global Health Review, 12(3), 44–52.
Irawati, S. (2019). Evaluasi kesiapsiagaan rumah sakit daerah terhadap bencana biologis. Jurnal Manajemen Rumah Sakit, 6(1), 20–29.
Kemenkes RI. (2020). Standar Nasional Kesiapsiagaan Bencana Rumah Sakit. Jakarta.
Kusnadi, D. (2020). Kapasitas respons fasilitas kesehatan pada kondisi darurat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 71–80.
Malaha, N., Rusdi, M., Syafri, M., Pannyiwi, R., Sima, Y., & Rahmat, R. A. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok di SMA N 1 Liang Kabupaten Banggai Kepulauan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 11–16. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.17
Purnomo, A. (2021). Sistem rujukan dan koordinasi antar rumah sakit pada masa pandemi. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 7(3), 200–210.
Pannyiwi, R., Ali, A., & Yulis, D. M. (2025). Hubungan Peran Keluarga Dengan Perilaku Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja di Kabupaten Sidenreng Rappang. JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(3), 184–190. https://doi.org/10.59585/jimad.v2i3.855
Reynolds, L., & Martin, T. (2018). Structural challenges in emergency hospital readiness. International Journal of Health Systems, 4(2), 112–120.
Sari, D. R., & Maulana, Y. (2021). Kinerja rumah sakit daerah dalam krisis kesehatan. Jurnal Kesehatan Nasional, 2(1), 33–42.
Smith, A. & Green, J. (2019). Critical factors in hospital disaster preparedness. Hospital Safety Quarterly, 11(1), 22–30.
UNISDR. (2018). Health Facility Readiness Framework for Public Health Emergencies. Geneva.
WHO. (2020). Hospital Readiness Checklist for Public Health Emergencies. WHO Press.
Wicaksono, R. R.,Wahyuni, T., Idris, I., Ardianto, A., Fahamsya, A., Cahyanta, A. N., (2025). Upaya Penting Dalam Menanggulangi TB Dengan Strategi Yang Paling Efektif Untuk Memastikan Kepatuhan Terhadap Terapi Dengan Pengawasan. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 426–433. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v3i2.638
Wicaksono, R. R., Hilal, A., & Asmah, N. (2025). Knowledge Level Relationship with Smoking Behavior in Senior High School (SMA) Students in the Region. International Journal of Health Sciences, 3(2), 290–296. https://doi.org/10.59585/ijhs.v3i2.669
Yulita, F. & Ramadhani, T. (2019). Kesiapan faskes dalam menghadapi ancaman wabah. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 3(2), 45–53.
Yakobus, I. K., Suat, H., Kurniawati, K., Zulham, Z., Pannyiwi, R., & Anurogo, D. (2023). The Use Social Media’s on Adolescents’ Mental Health. International Journal of Health Sciences, 1(4), 425–438. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i4.161
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Carri Noer Fida Yanik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





