Korelasi Kadar C-Reactive Protein (CRP) Dengan Kadar Laju Endap Darah (LED) Pada Pasien Gout Arthritis
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8339Keywords:
Kadar CRP, Kadar LED, Gout ArthritisAbstract
Gout Arthritis adalah penyakit radang sendi yang disebabkan oleh metabolisme purin yang tidak normal yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah. Bagian tubuh yang sering terkena gout arthritis adalah persendian jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki. Inflamasi dapat terjadi pada penyakit Gout Arthritis. Inflamasi adalah merupakan mekanisme tubuh yang penting untuk melindungi diri dari benda asing. Selama proses ini, sel melepaskan berbagai sitotoksin pro-inflamasi, termasuk protein fase aktif seperti CRP (C-Reactive Protein) dan fibrinogen. Kemudian, peningkatan kadar fibrinogen selanjutnya menjadi faktor yang meningkatkan Kadar Laju Endap Darah (LED). Salah satu biomarker penanda adanya inflamsi adalah C-Reactive Protein (CRP) dan Laju Endap Darah (LED). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Kadar C-Reaktive Protein dengan Laju Endap Darah pada pasien Gouat Arthritis. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif analitik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil dari 15 sampel pasien Gout Arthritis adalah dengan korelasi koefisien antara kadar C-Reaktive Protein (CRP) dengan Laju Endap Darah (LED) dengan nilai sebesar (r)=0,657 yang artinya kuat. Berdasarkan kesimpulan dari penelitian ini bahwa Kadar C-Reactive Protein (CRP) dan Laju Endap Darah (LED) memiliki hubungan yang signifikan, sehingga pemeriksaan C-Reactive Protein (CRP) dan Laju Endap Darah (LED) dapat digunakan sebagai penanda adanya inflamasi. Sehingga dapat rekomendasikan untuk uji laboratorium yang mudah, cepat, dan sederhana.
References
Angriani,et.al. (2013). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Gout Arthritis Masyarakat Melayu. 5(2).
Dewi, H. N. C., Paruntu, M. E., & Tiho, M. (2016). Gambaran kadar C-reactive protein (CRP) serum pada perokok aktif usia >40 tahun. Jurnal E-Biomedik, 4(2), 2–5. https://doi.org/10.35790/ebm.4.2.2016.12657
Ditte, O., Suntara, A., Alba, A. D., & Hutagalung, M. (2022). Hubungan Antara Aktifitas Fisik Denga Kadar Asam Urat (GOUT) Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Batu Aji Kota Batam 2.
Fitriani. (2019). Gambaran Laju Endap Darah Pada Pennderita Rheumatoid Arthritis Di RSI Siti Khadijah Palembang Tahunn 2019.
Kementerian Kesehatan RI. 2018. Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 (Riskesdas 2018). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Sarayar Agustinus Mahardhika, Tiho, M., & Mewo, Y. (2014). Hubungan Kadar Asam Urat Denngan Kadar High-Sensitivity C-Reactive Protein. EBiomedik, 2(1).
Santoso, Y., Warouw, S. M., Mandei, J. M., & Salendu, P. (2016). Hubungan antara Kadar Asam Urat, Interleukin-6 dan hs-CRP pada Anak Obes Relationship between Uric Acid, Interleukin-6, and hs-CRP in Obese Children. 18 (4).
Syamsul Bakhri. (2017). Pengaruh Kadar Rheumatoid Factors Terhadap Kadar C-Reaktive Protein Dan Nilai Laju Endap Darah Pada Penderita Artritis Reumatoid. Jurnal Media Analis Kesehatan, 8(2). http://journal.poltekkes-mks.ac.id/ojs2/index.php/mediaanalis
Saputri, E. D. W. I. (2021). Program studi diii teknologi laboratorium medis sekolah tinggi ilmu kesehatan nasiona surakarta 2021. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional Surakarta, Cd.
Sari, I., Putri Pratama, F., & Aliviameita, A. (2022). Analysis of C-Reactive Protein (CRP) Levels in Venous and Capillary Blood Samples with Immunoturbidimetric Methods Analisa Kadar C-Reactive Protein (CRP) Pada Sampel Darah Vena Dan Darah Kapiler Dengan Metode Imunoturbidimetri. Juli 2022 |, 5(1). https://doi.org/10.21070/medicra.v5i1.1622
Sutarya, D. (2021). Sistem Monitoring Kadar Gula Darah, Kolestrol dan Asam Urat secara Non Invasive menggunakan Sensor GY-MAX 30100 Article information. Jurnal Ilmiah Teknologi Energi, Teknologi Media Komunikasi Dan Instrumentasi Kendali, 1(1), 1907–2546. http://journal.univpancasila.ac.id/index.php/joule/
World Health Organization (WHO). (2017). WHO methods and data sources global burden of diasese estimates
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Vonny Kristiani Labeta, A. Meryam Susanti, Risky Nurul Fadlila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







