Penerapan Lean Manufacturing Untuk Mengurangi Waste Pada PT. Gema Hutani Lestari Di Kabupaten Buru

Authors

  • Siska Yanti Tasijawa Universitas Iqra Buru

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8329

Keywords:

Lean Manufacturing, Pemborosan, Value Stream Mapping, Efisiensi Operasional, Industri Kehutanan, PT. Gema Hutani Lestari

Abstract

PT. Gema Hutani Lestari merupakan perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan hutan alam secara lestari di Pulau Buru, Provinsi Maluku. Dalam pelaksanaan operasionalnya, perusahaan menghadapi tantangan signifikan berupa terjadinya berbagai bentuk pemborosan (waste) yang berdampak langsung pada efisiensi dan produktivitas kerja, seperti keterlambatan proses produksi, penumpukan kayu, kerusakan alat berat, dan cacat produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Lean Manufacturing dalam mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan yang terjadi dalam proses produksi, dengan fokus pada aktivitas-aktivitas dari penebangan hingga pengangkutan kayu ke tempat penimbunan (TPK). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur terhadap enam informan kunci, serta studi dokumentasi internal perusahaan. Hasil analisis menggunakan Value Stream Mapping (VSM) menunjukkan bahwa dari total waktu proses 483 menit per siklus produksi, hanya 182 menit (37,7%) yang termasuk aktivitas bernilai tambah (VA), sedangkan sisanya terbagi antara Necessary but Non-Value Added (NNVA) sebesar 37,5% dan Non-Value Added (NVA) sebesar 31,1%. Jenis waste yang dominan ditemukan antara lain waiting, overprocessing, transportation, inventory, dan defect. Penyebab utama pemborosan diidentifikasi menggunakan diagram Fishbone (Ishikawa), yang mengungkap faktor-faktor seperti mesin tua dan sering rusak, metode kerja yang belum optimal, medan kerja yang berat, serta sistem logistik yang kurang responsif. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi perbaikan berkelanjutan melalui pendekatan Just In Time (JIT), implementasi 5S untuk menata lingkungan kerja, dan Kaizen sebagai budaya perbaikan terus-menerus. Temuan ini menunjukkan bahwa Lean Manufacturing tidak hanya mampu mengurangi pemborosan, tetapi juga meningkatkan efektivitas operasional dan kualitas produk dalam sektor kehutanan yang memiliki kompleksitas tinggi.

References

De Bucourt, M., Busse, R., Güttler, F., Wintzer, C., Collettini, F., Kloeters, C., Hamm, B., & Teichgräber, U. K. (2011). Terminologi lean manufacturing dan Toyota Production System yang diterapkan pada pengadaan stent vaskular dalam radiologi intervensional. Insights into Imaging, 2(4), 415–423. https://doi.org/10.1007/s13244-011-0097-0

Firdaus, R. Z., & Wahyudin. (2023). Penerapan Lean Manufacturing untuk meminimasi waste di PT Anugerah Damai Mandiri (ADM). Jurnal Teknik dan Manajemen Industri, 15(1), 45–58.

Handayani, R., & Fitriati, R. (2020). Analisis Lean Manufacturing dalam upaya mengurangi pemborosan di industri mebel. Jurnal Manajemen Produksi, 11(3), 60–68.

Hatuwe, R. M. (2022). Variabel Intervening Mengelola kompensasi dan motivasi terhadap kinerja pegawai tidak tetap (PTT). Rena Cipta Mandiri.

Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2017). Operations management (12th ed.). Pearson.

Kurniati, D., Mulyono, D., & Prasetyo, T. (2021). Analisis implementasi lean manufacturing untuk efisiensi produksi. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 10(2), 75–83.

Kurniati, N., Anggrahini, D., Kusumawardani, R., Prasetyawan, Y., Karningsih, P. D., Ciptomulyono, U., Anityasari, M., Dwijayanti, N., Supriyanto, H., Krestanti, V. G., Indriani, F., Putri, I. F. S., & Mardiatilla, D. C. (2021). Perbaikan proses produksi UKM Tusuk Sate Sanankerto dengan pendekatan lean. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.18196/ppm.33.230

Lukmandono, N. L. P., Hariastuti, S., Suparto, & Saputra, D. I. (2019). Penerapan pengurangan waste pada divisi operasional dengan konsep lean manufacturing di PT. IKSG Tuban. Jurnal Teknik Industri, 20(1), 33–42.

Ohno, T. (1988). Toyota production system: Beyond large-scale production. Productivity Press.

Putra, C. I. W., & Nursal, M. F. (2022). Perilaku konsumen. Rena Cipta Mandiri.

Rahman, F. H. (2023). Analisis penggunaan lean system terhadap alur pelayanan pada gudang di PT XYZ. Revenue Lentera Bisnis Manajemen, 1(2), 87. https://doi.org/10.59422/lbm.v1i02.49

Santoso, A., Rahmat, Y., & Arifianto, D. (2022). Implementasi lean tools dalam pengurangan waste pada proses produksi plywood. Jurnal Teknik Industri dan Manufaktur, 14(2), 101–112.

Womack, J. P., & Jones, D. T. (2003). Lean thinking: Banish waste and create wealth in your corporation. Free Press.

Mulder, P. (2013) Value Stream Mapping (VSM). Diperoleh 5 juli 2025 dari Toolshero: https://www.toolshero.com/problem-solving/value-stream-mapping-vsm/

Downloads

Published

13-02-2026

How to Cite

Tasijawa, S. Y. (2026). Penerapan Lean Manufacturing Untuk Mengurangi Waste Pada PT. Gema Hutani Lestari Di Kabupaten Buru. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), 10874–10882. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8329

Issue

Section

Articles