Peran Apoteker Komunitas dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2 : Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8325Keywords:
Apoteker komunitas, Diabetes Melitus Tipe 2, Edukasi farmasi, Pengelolaan diabetes.Abstract
Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis yang membebani sistem kesehatan global, termasuk Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat. Menurut data International Diabetes Federation (IDF) 2023, sekitar 537 juta orang dewasa hidup dengan diabetes, diperkirakan mencapai 643 juta pada 2030. Di Indonesia, Riskesdas 2022 menunjukkan prevalensi 10,9% pada populasi dewasa, dengan lebih dari 19 juta orang terdiagnosis, dan biaya kesehatan mencapai Rp 50 triliun per tahun akibat komplikasi seperti penyakit kardiovaskular dan gagal ginjal. Literatur review ini menganalisis peran apoteker komunitas dalam pengelolaan DMT2 melalui 10 studi terkini dari tahun 2021-2025. Metode melibatkan pencarian literatur di database seperti PubMed, Scopus, dan Garuda, dengan kriteria inklusi artikel peer-reviewed yang fokus pada intervensi apoteker di Indonesia. Analisis kualitatif dan kuantitatif mengungkap efektivitas intervensi seperti edukasi, pemantauan terapi, dan asuhan kefarmasian. Hasil menunjukkan intervensi apoteker secara signifikan meningkatkan kepatuhan pasien, kontrol glikemik, dan kualitas hidup. Meta-analisis 22 studi klinis menunjukkan penurunan HbA1c sebesar 0,68% (p < 0,00001), sementara studi di Puskesmas Bulukumba melaporkan penurunan HbA1c dari 9,11% menjadi 6,48% (p < 0,005) dan peningkatan indeks kualitas hidup dari 0,849 menjadi 0,967 (p < 0,05). Intervensi seperti Home Pharmacy Care (HPC) dan konseling berbasis booklet juga mencegah kesalahan terapi dalam Program Prolanis BPJS Kesehatan. Namun, hambatan seperti kurangnya integrasi kebijakan, remunerasi, dan kompetensi klinis masih menjadi tantangan. Analisis ekonomi menunjukkan penghematan biaya hingga USD 1.000 per pasien per tahun melalui pencegahan komplikasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan peran apoteker melalui pelatihan, reformasi pendidikan, dan insentif finansial untuk mengoptimalkan pengelolaan DMT2 di tingkat primer, sehingga mengurangi beban penyakit kronis di Indonesia.
References
Adiasmawati, L. R., & Anggitasari, W. (2023). EFEKTIVITAS TERAPI INSULIN TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT X JEMBER (Doctoral dissertation, Universitas dr. SOEBANDI).
Afrizah, Y. A. (2025). Studi Meta-Analisis: Pengaruh Pemberian Kacang-Kacangan terhadap Kadar HbA1c pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Gizi Ilmiah, 12(1), 1-11.
Anisyafitri, D. Pemetaan Kajian Kearsipan dalam Jurnal Ilmu Perpustakaan Terakreditasi Sinta 2–4 pada Tahun 2020–2023 (Bachelor's thesis, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
Fahrini, N. (2024). Penilaian Kepatuhan Terapi Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Peserta Prolanis Menggunakan Pill Card Dengan Metode Pill Count Di Puskesmas Ibuh Kota Payakumbuh (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).
Faizah, N. (2020). Hubungan Tingkat Kepercayaan dan Persepsi dengan Tingkat Kepatuhan Kontrol Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II (Doctoral dissertation, STIKes Insan Cendekia Medika Jombang).
Febrianty, E. (2023). Pengaruh Diabetes Self Management Education (DSME) Melalui Kalender Terhadap Kepatuhan Manajemen Perawatan Diri Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tamalanrea Jaya= Effect of Diabetes Self Management Education (DSME) through Calendar on Self-Care Management Compliance of Type 2 Diabetes Mellitus Patients in Tamalanrea Jaya Public Health (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Kamri, A. M. (2025). Optimalisasi Peran Apoteker Dalam Manajemen Diabetes Melitus Di Indonesia: Tinjauan Sistematis Terhadap Bukti Klinis Dan Analisis Efektivitas Biaya. Celebes Journal of Pharmacy, 1(1).
Kamri, A. M. (2025). Optimalisasi Peran Apoteker dalam Manajemen Diabetes Melitus di Pelayanan Primer Indonesia: Analisis Model, Hambatan Implementasi, dan Pengembangan Layanan Berbasis Pasien. Celebes Journal of Pharmacy, 1(1).
Kamri, A. M., Wati, A., & Asmaliani, I. (2025). MENDEFINISIKAN ULANG PERAN APOTEKER DALAM PENATALAKSANAAN DIABETES DI INDONESIA: ANALISIS KEBIJAKAN, KOMPETENSI, DAN KESENJANGAN IMPLEMENTASI. Celebes Journal of Pharmacy, 1(1).
Lusiana, I., & Wijoyo, Y. (2024). Pengaruh Edukasi Apoteker Terhadap Keberhasilan Terapi Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2: Literature Review: The Influence of Pharmacist Education on the Successful Therapy of Type 2 Diabetes Mellitus Patients: Literature Review. Jurnal Surya Medika (JSM), 10(3), 334-339.
Maduratna, E. S., Judijanto, L., Wasita, R. R. R., Irawan, Y. G., Wiradani, N. L. K., & Sitepu, F. B. (2025). Manajemen Dan Administrasi Pelayanan Kesehatan. PT. Green Pustaka Indonesia.
NATSIR, R. (2025). ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KECAMATAN BARRU= ANALYSIS OF RISK FACTORS FOR TYPE 2 DIABETES MELITUS INCEDENCE IN BARRU DISTRICT (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR).
Nurfauzi, Y., & Nugroho, I. D. W. (2021). Pemantauan Apoteker terhadap Perubahan Obat DM Tipe 2 Pasien Prolanis dengan Partisipasi Edukatif dan Pemetaan Situasi. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 18(2), 300-315.
PRAMUDITHA, N. (2024). PERANAN APOTEKER DALAM MENGEDUKASI KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS KABUPATEN BULUKUMBA, SULAWESI SELATAN= PHARMACISTS’S INVOLVEMENT IN EDUCATION FOR IMPROVED QUALITY OF LIFE OF TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS IN BULUKUMBA REGENCY HEALTH CENTER (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Puspita, N. (2022). Efektivitas Edukasi Obat untuk Pasien Diabetes Mellitus pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat: The Effectiveness of Medication Guidance for Diabetes Mellitus Patients during the Covid-19 Pandemic at the Cempaka Putih District Primary Health Care, Central Jakarta. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(4), 386-392.
Rawitri, K., & Wahyuni, S. (2021). Pengaruh Asuhan Kefarmasian Terhadap Outcome Klinis Dan Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. JFIOnline| Print ISSN 1412-1107| e-ISSN 2355-696X, 13(2), 118-128.
Rissa, M. M. (2025). PENGARUH DIABETIC SELF-MANAGEMENT EDUCATION (DSME) TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2. Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research, 8(02), 25-30.
Triastuti, A. PHARMACIST ROLE IN INTERPROFESSIONAL COLLABORATION IN DIABETES MELLITUS.
Veryanti, P. R. (2024). Disertasi Putu Rika Veryanti (Doctoral dissertation, Universitas Indonesia).
Wakhid, M. H. N., Wahyuni, W. T., Cholifah, M., Permatasari, S. N., Putri, S. N. D., Lebuan, M. K. B., ... & Nurhidayah, E. P. (2025). Pengaruh Edukasi Farmasis atau Apoteker terhadap Manajemen Diri Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Medika Nusantara, 3(1), 119-125.
Waluyatiningsih, N., Hartayu, T. S., Yuniarti, E., Capritasari, R., & Astuti, F. (2024). Rasionalitas Terapi Menuju Indonesia Sehat. UGM PRESS.
Yunara, Y., Aridamayanti, B. G., Fajriyah, N., Rohmah, U. N., Maskur, A., & Dahoklory, D. F. Buku Referensi Deteksi Dini dan Penatalaksanaan Penyakit Tidak Menular Perspektif Klinik dan Komunitas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nerdy Nerdy, Nasyiwa Ulayya Ardani, Kanne Dachi, Muh. Ali Khumaini M. Bintang, Khaila Zahra Adelia, Irhamni Irhamni, Nasywa Suar, Putri Najwa, Zaskia Chalissa, Fadillah Amanda, Wulan Syahira, Suci Isnaini Muliyo, Asyifa Karima, Atsilah Zayyan Faidah, Frisca Febrilia Tumangger, Nellia Putri, Zesica Khairunisa, Iffana Isman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







