Peran Retorika Bahasa dalam Membentuk Makna dan Opini Publik

Authors

  • Nurfaddila Wali Sampo Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Abu Sofyan Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Ririn Sabriadi Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional
  • Irfandi Idris Universitas Muhammadiyah Sorong
  • Faisal Eka Mahendra Universitas Muhammadiyah Sorong

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8301

Keywords:

retorika bahasa, makna, opini publik, komunikasi publik, persuasi

Abstract

Retorika bahasa memiliki peran strategis dalam proses komunikasi publik, khususnya dalam membentuk makna dan opini di tengah masyarakat. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat penyampaian informasi, tetapi juga sebagai sarana persuasi yang mampu memengaruhi cara berpikir, sikap, dan penilaian publik terhadap suatu isu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran retorika bahasa dalam membentuk makna dan opini publik melalui berbagai bentuk komunikasi, seperti media massa, pidato publik, dan pesan persuasif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka terhadap literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa retorika bahasa berperan penting dalam membingkai realitas sosial, mengarahkan interpretasi publik, serta membangun opini kolektif. Dengan demikian, pemahaman terhadap retorika bahasa menjadi krusial dalam memahami dinamika komunikasi publik di masyarakat modern.

References

Aristoteles. (2007). Retorika. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1990). Tafsir Sosial atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan. Jakarta: LP3ES.

Bungin, B. (2015). Komunikasi Politik: Pencitraan, Opini Publik, dan Etika Media. Jakarta: Kencana.

Chaer, A. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, A., & Agustina, L. (2014). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Cangara, H. (2012). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Effendy, O. U. (2013). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Fairclough, N. (1995). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. London: Longman.

Fairclough, N. (2003). Analyzing Discourse: Textual Analysis for Social Research. London: Routledge.

Griffin, E. (2012). A First Look at Communication Theory. New York: McGraw-Hill.

Keraf, G. (2010). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kriyantono, R. (2014). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana.

Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2011). Theories of Human Communication. Long Grove, IL: Waveland Press.

McNair, B. (2011). An Introduction to Political Communication. London: Routledge.

McQuail, D. (2011). Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Salemba Humanika.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyana, D. (2010). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurudin. (2017). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: Rajawali Pers.

Sobur, A. (2012). Analisis Teks Media: Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Van Dijk, T. A. (1998). Ideology: A Multidisciplinary Approach. London: Sage Publications.

Van Dijk, T. A. (2008). Discourse and Power. New York: Palgrave Macmillan.

West, R., & Turner, L. H. (2010). Introducing Communication Theory: Analysis and Application. New York: McGraw-Hill.

Wodak, R., & Meyer, M. (2009). Methods of Critical Discourse Analysis. London: Sage Publications.

Downloads

Published

18-02-2026

How to Cite

Sampo, N. W., Sofyan, A. ., Sabriadi , R. ., Idris , I. ., & Mahendra, F. E. . (2026). Peran Retorika Bahasa dalam Membentuk Makna dan Opini Publik. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 12308–12313. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8301

Issue

Section

Articles