Manajemen Hipertensi Pada Lansia: Non-Farmakologis Keperawatan

Authors

  • Fauziah Nurmalasari Institut Kesehatan Rajawali
  • Anggiana Maharani Institut Kesehatan Rajawali
  • Yuli Yanti Institut Kesehatan Rajawali
  • Elia Rio Ferdinan Institut Kesehatan Rajawali
  • Aisha Nuraliza Putri Institut Kesehatan Rajawali
  • Mayang Amanda Institut Kesehatan Rajawali
  • Cindy Meirika Ervina Institut Kesehatan Rajawali
  • Eva Nur Octavianika Institut Kesehatan Rajawali
  • Dede Rahmawati Institut Kesehatan Rajawali
  • Septy Mahesa Institut Kesehatan Rajawali
  • Davina Ayu Fatmawati Institut Kesehatan Rajawali
  • Muhamad Rafli Khaedaroh Institut Kesehatan Rajawali
  • Putri Tiara Rosa Institut Kesehatan Rajawali
  • Hanum Zahra Fauziah Institut Kesehatan Rajawali
  • Mela Malyani Institut Kesehatan Rajawali
  • Tria Febriani Institut Kesehatan Rajawali
  • Dinar Nurazijah Institut Kesehatan Rajawali
  • Eka Amelia Institut Kesehatan Rajawali
  • Darmayanti Darmayanti Institut Kesehatan Rajawali
  • Muhammad Alwi Batubara Institut Kesehatan Rajawali
  • Sharera Fuji Khatulistiwa Institut Kesehatan Rajawali
  • Windy Suhendro Putri Institut Kesehatan Rajawali

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8286

Keywords:

lansia, kualitas tidur, aromaterapi

Abstract

Pendahuluan : Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis yang banyak dialami oleh lansia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, stroke, serta penurunan kualitas hidup. World Health Organization (WHO) menyebut hipertensi sebagai silent killer karena sering tidak bergejala namun berdampak serius dalam jangka panjang. Peningkatan prevalensi hipertensi pada lansia dipengaruhi oleh perubahan fisiologis, seperti penurunan elastisitas pembuluh darah, peningkatan resistensi perifer, serta perubahan regulasi saraf dan hormonal. Penatalaksanaan hipertensi pada lansia umumnya menggunakan terapi farmakologis, namun penggunaan jangka panjang sering menimbulkan efek samping dan masalah kepatuhan minum obat.

Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain literature review dengan pendekatan deskriptif naratif. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci “hypertension”, “non-pharmacological therapy”, dan “elderly”, serta padanan dalam bahasa Indonesia. Artikel yang dipilih diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga diperoleh 10 jurnal yang relevan. Data diekstraksi dan dianalisis berdasarkan penulis, tahun, desain penelitian, sampel, variabel, instrumen, analisis, serta hasil penelitian.

Hasil Penelitian : Hasil tinjauan terhadap 10 jurnal menunjukkan bahwa berbagai terapi non-farmakologis, seperti aktivitas fisik, teknik relaksasi, terapi pijat, hidroterapi, intervensi nutrisi, serta pendekatan psikologis dan spiritual, efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia dengan hipertensi. Seluruh penelitian melaporkan penurunan tekanan darah yang bermakna tanpa efek samping signifikan, sehingga terapi non-farmakologis dapat direkomendasikan sebagai pendekatan yang aman dan aplikatif dalam praktik keperawatan lansia

References

Abu Bakar, A., Suryani, D., & Rahmawati, R. (2020). Pengaruh terapi mendengarkan Asmaul Husna terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Keperawatan, 12(2), 85–92.

Adiutama, R., Hidayat, A., & Lestari, P. (2022). Pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Keperawatan Komunitas, 5(1), 45–52.

Azmy, M., Kurniawan, T., & Sari, R. (2021). Pengaruh slow stroke back massage terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 4(2), 60–67.

Bakar, A., Nurhayati, N., & Fitriani, E. (2020). Aktivitas fisik jalan kaki terhadap tekanan darah dan kualitas hidup lansia dengan hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 30–38.

Fadlilah, S., Handayani, L., & Prasetyo, A. (2020). Pengaruh hidroterapi kaki air hangat terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(3), 145–152.

Kusuma, D. R., Wahyuni, S., & Setiawan, B. (2018). Pengaruh konsumsi jus mentimun terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 10(2), 90–96.

Leandro, C. G., Ferreira, M. L., & Silva, A. P. (2019). Effects of aerobic exercise on blood pressure in elderly patients with hypertension. Journal of Aging and Physical Activity, 27(4), 523–530.

Ruangthai, R., & Phoemsapthawee, J. (2019). Combined exercise training improves blood pressure in older adults with hypertension. Journal of Physical Therapy Science, 31(2), 180–185.

Wahdi, A., Rahman, F., & Lestari, D. (2020). Pengaruh konsumsi buah pepaya terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Kesehatan Holistik, 6(1), 22–28.

Wijayati, W., Santoso, A., & Mulyani, S. (2021). Relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(1), 55–62.

Downloads

Published

14-02-2026

How to Cite

Nurmalasari, F., Maharani, A. ., Yanti, Y. ., Ferdinan, E. R. ., Putri, A. N. ., Amanda, M. ., Ervina, C. M. ., Octavianika, E. N. ., Rahmawati, D. ., Mahesa, S. ., Fatmawati, D. A. ., Khaedaroh, M. R. ., Rosa, P. T. ., Fauziah, H. Z. ., Malyani, M. ., Febriani, T. ., Nurazijah, D. ., Amelia, E. ., Darmayanti, D., Batubara, M. A. ., Khatulistiwa, S. F. ., & Putri, W. S. . (2026). Manajemen Hipertensi Pada Lansia: Non-Farmakologis Keperawatan. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), 11587–11593. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8286

Issue

Section

Articles