Analisis Pandangan Islam Pada Adat Pernikahan Netak Contok Di Desa Seri Tanjung Kecamatan Tanjung Batu

Authors

  • Nazifah Nazifah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Suryati Suryati Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Hartika Utami Fitri Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.821

Keywords:

Netak Contok, Adat Pernikahan, Pandangan Islam

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Pandangan Islam pada Adat Pernikahan Netak Contok di Desa Seri Tanjung Kecamatan Tanjung Batu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberagaman budaya di Indonesia yang memunculkan berbagai tradisi pernikahan, termasuk tradisi netak contok di Desa Seri Tanjung, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Tradisi ini merupakan salah satu prosesi adat yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dilestarikan hingga saat ini. Netak contok adalah ritual mencukur sebagian rambut calon pengantin sebagai simbol berakhirnya masa lajang dan bentuk persetujuan antar keluarga sebelum dilangsungkannya akad nikah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan adat netak contok dan menganalisisnya dari sudut pandang Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa netak contok memiliki nilai simbolik dalam mempererat hubungan sosial, menjaga warisan budaya, serta menciptakan keharmonisan antar keluarga. Dari perspektif Islam, selama tradisi ini tidak mengandung unsur khurafat, pemborosan, atau pelanggaran syariat, maka tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Selama syarat dan rukun nikah seperti akad, wali, saksi, dan mahar telah dipenuhi, pernikahan tetap sah. Dengan demikian, adat netak contok dapat dipandang sebagai bagian dari budaya lokal yang selaras dengan nilai-nilai Islam jika dijalankan secara bijak dan sesuai syariat.

References

Abdul Madjid, Kaidah-kaidah ilmu Fiqih, (Jakarta: Kalam Mulia, 1992). H,33

Basrowi dan Suwandi, Memahami Penelitian Kualitatif, Hal.127.

Dedy Mulyana, Metode Penelitian Kualitatif, (Pradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya),(Bandung,Remaja Rosdakarya, 2004), h.160.

Heri Zulhadi & Mohsi. (2020). Pandangan Hukum Islam Terhadap Adat Perkawinan Endogami Masyarakat Sade: Jurnal Studi Keislaman, Vol.5 No.1, h.81

H. Sulaiman Rasjid, Fiqh Islam (Bandung: Sinar Baru Algesindo), h. 381

Irfan Mashuri, Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Netak Contok dalam Adat Perkawinan Masyarakat Desa Bangun Jaya Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir, Thesis (Undergraduate Thesis), 2017.

Iswandari, A., Rasmanah, M., & Fitri, H. U. (2024). APPLICATION OF PREMARITAL GUIDANCE THROUGH MIDODARENI TRADITION IN FORMING FAMILY HARMONY. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 5(2), 488–497. https://doi.org/10.32806/jkpi.v5i2.200ź

Munandar Sulaeman, Ilmu Budaya Dasar, Suatu Pengantar, (Bandung: PT. Eresco, 1993), h. 92

Soerojo Wignnjodipoero, Pengantar dan Asas-asas Hukum Adat, (Jakarta: Gunung Agung, cet, Vii, 1984), h. 123

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D, (Bandung, Alfabeta, 2012), h.6

Downloads

Published

12-06-2025

How to Cite

Nazifah, N., Suryati, S., & Fitri, H. U. (2025). Analisis Pandangan Islam Pada Adat Pernikahan Netak Contok Di Desa Seri Tanjung Kecamatan Tanjung Batu . Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 6355–6359. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.821

Issue

Section

Articles