Gambaran Faktor Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Mpunda Kota Bima Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8156Keywords:
Usia, Jarak kelahiran, KEK, Anemia, Ibu HamilAbstract
Dinas Kesehatan Kota Bima menunjukan data anemia pada ibu hamil di tahun 2022 sebanyak 320 kasus, pada tahun 2023 sebanyak 463 kasus dan tahun 2024 sebanyak 295 kasus. Berdasarkan data Puskesmas Mpunda Kota Bima periode Agustus tahun 2022 didapatkan data sebanyak 122 orang ibu hamil anemia.Tujuan Penelitian ini Mengetahui gambaran faktor kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mpunda, Kota Bima tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian Deskriptif dengan Cluster Sampling. Jumlah sampel yaitu 30 orang ibu hamil dari 122 ibu hamil anemia. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Instrument yang digunakan adalah kuesioner.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berumur < 20 tahun - > 35 tahun sebanyak16 responden (51%), responden dengan jarak kelahiran > 2 tahun sebanyak 19 responden (61%), responden dengan KEK sebanyak 17 responden (55%). Hasil penelitian sebagian besar ibu hamil mengalami anemia adalah responden dengan usia < 20 tahun - > 35 tahun (51%), responden dengan jarak kelahiran > 2 tahun sebanyak 19 responden (61%), responden dengan KEK sebanyak 17 responden (55%). di Wilayah Kerja Puskesmas Mpuda Kota Bima Tahun 2025. Diharapkan, kepada petugas kesehatan khususnya bidan untuk memberikan penyuluhan dan melakukan kunjungan rumah jika ibu tidak melaksanakan pemeriksaan kehamilam teratur. Diharapkan, kepada petugas kesehatan khususnya bidan untuk memberikan penyuluhan dan melakukan kunjungan rumah jika ibu tidak melaksanakan pemeriksaan kehamilam teratur. Melakukan promosi kesehatan khususnya promosi pada ibu hamil lebih menekankan pada perubahan- perubahan yang terjadi pada ibu hamil khususnya promosi anemia ibu hamil dan cara meminum tablet zat besi salah satunya dengan sosialisasi pentingnya konsumsi tablet zat besi yang tepat dan makan makanan yang mengandung sumber zat besi. Hendaknya ibu hamil melakukan kunjungan ANC secara rutin dan memperhatikan kesehatan dirinya dengan makan makanan yang bergizi dan mengkonsumsi suplemen zat besi untuk mencukupi kebutuhan zat besi dalam tubuh serta ibu hamil diharapkan tidak mengkonsumsi kopi dan teh setelah dan atau bersamaan dengan minum tablet zat besi karena akan menghambat zat besi dalam tubuh.
References
Astriana, W. (2017). Kejadian Anemia pada ibu hamil ditinjau dari paritas dan usia. Jurnal Ilmu Kesehtan Aisyah, 2(2)
Chrispinus Siteti M. Anaemia in Pregnancy: Prevalence and Possible Risk Factors in Kakamega County, Kenya. Sci J Public Heal [Internet]. 2014;2(Juni):216. Available from:
http://www.sciencepublishinggroup.com/journal/paperinfo.aspx?journalid
= 251&doi=10.11648/j.sjph.20140203.23
Hackley, B., Kriebs, J., & Rousseau, M. (2013). Buku ajar bidan pelayanan kesehatan primer. Jakarta: EGC.
Handayani, S. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas SambutanKota Samarinda. Mahakam Midwifery Journal, 1(2), 126-138.
Kaur K, Arya BD. Anaemia “a silent killer” among women in India: Present scenario. Eur J Zool Res [Internet]. 2014;3(Juni):32–6. Available from: http://scholarsresearchlibrary.com/archive.html
Kemenkes RI. (2016). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Diakses dari https://www.academia. edu/37154483/Buku_ Pedoman_Pencegahan_dan_ Penanggulangan_Anemia_Pad.
Masthalina H, Laraeni Y, Dahlia Putri Y. Pola Konsumsi (Faktor Inhibitor Dan Enhancer Fe) Terhadap Status Anemia Remaja Putri. J Kesehat Masy [Internet]. 2015;11(Juni):80–6. Available from: http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas
Mislih, M. (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah Kerja Puskesmas Sukajaya Kota Sabang. (Tesis, Universitas Sumatera Utara). Diakses dari dari repository.usu.ac.id/handle/123456789/57882.
Notoatmodjo, S. (2007). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Nugroho, T. (2017). Patologi kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Pala K, Dundar N. Prevalence & risk factors of anaemia among women of reproductive age in Bursa, Turkey. Indian J Med Res. 2008;(128):282–6.
Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka.
Proverawati, A. (2011). Anemia dan anemia kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika
Sepduwiana, H., & Sutrianingsih, R. (2017). Hubungan jarak kehamilan dan kepatuhanmengkonsusi tablet fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil diwilayah kerja Puskesmas Rambah Samo 1. Jurnal Kebidanan Maternity And Neonatal, 2(4)
Sudikno, Sandjaja. Prevalensi dan Faktor Risiko Anemia pada Wanita Usia Subur di Rumah Tangga Miskin di Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis, Provisi Jawa Barat. J Kesehat Reproduksi [Internet]. 2016;7 (Juni):71–
Available from: http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/kespro/article/viewFile/543 8/ 4474
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.
Sumantri. 2015. Strategi Pembelanjaran. Jakarta : Kharisma Putra Utama Tarwoto, & Wasnidar. (2017). Anemia pada ibu hamil. Jakarta: Trans Info
Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Astuti, Putri Yayu, Putriyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







