Analisis Pendekatan Behavior Based Safety (BBS) Terhadap Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action) Pada Supir Angkutan Umum 135
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8153Keywords:
Behavior Based Safety (BBS), Tindakan Tidak Aman (Unsafe Action)Abstract
Tindakan tidak aman (unsafe action) merupakan tindakan atau perbuatan berbahaya yag berasal dari pekerja yang disebabkan oleh beberapa faktor internal seperti sikap dan tingkah laku yang tidak aman, kurang pengetahuan dan keterampilan, kecacatan pada tubuh, kelesuan serta keletihan sedangkan faktor eksternal seperti sistem kerja dan kebutuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan Behavior Based Safety (BBS) terhadap tindakan tidak aman (unsafe action) yang dilakukan oleh supir angkutan umum 135 di Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus.Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap 5 orang responden informan utama merupakan 3 supir, informan kunci manager 1 dan informan pendukung polisi 1.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah supir masih melakukan tindakan tidak aman, seperti tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, melanggar rambu lalu lintas, serta melakukan penghentian mengemudi secara tiba-tiba. Pendekatan BBS diterapkan melalui observasi perilaku, pemberian umpan balik, dan pelaporan tertulis terhadap perilaku berisiko yang teridentifikasi. Kesimpulan dan saran dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan Behavior Based Safety (BBS) dapat diterapkan sebagai strategi preventif dalam mengurangi potensi kecelakaan kerja di sektor transportasi, khususnya pada pengemudi angkutan umum. Melalui pendekatan ini, terbentuk pola perilaku kerja yang lebih aman dan meningkatkan kesadaran pengemudi terhadap pentingnya keselamatan kerja.
References
Widodo DS. Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja. Sibuku; 2021.
World Health Organization. Global Status Report on Road Safety 2018. Geneva; 2018.
Badan Pusat Statistik (BPS). Jumlah Kecelakaan, Korban Mati, Luka Berat, Luka Ringan, dan Kerugian Materi. Jakarta; 2017.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Menurut Korban dan Kabupaten/Kota. Medan; 2022.
Tulus Winarsunu. Psikologi Keselamatan Kerja. Malang: UMM PRESS; 2008.
William J. Achieving a Total Safety Series: Overview and Key Elements of BBS. 2005.
Warpani. Peraturan Tentang Angkutan Umum. Jakarta: Erlangga; 1990.
Kusuma HPR. Analisis Dampak Keberadaan Angkutan Daring terhadap Perubahan Pendapatan Sopir Angkutan Kota di Kota Surabaya (Studi Kasus Pendapatan Sopir Angkutan Kota di Terminal Dukuh Kupang Surabaya). Surabaya: Universitas Wijaya Kusuma Surabaya; 2020.
Suyanto B, Sutinah. Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta: Prenada Media Group; 2010.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rupina Kanasia Situmorang, Khoirotun Najihah, Zahratul Zannah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







