Pembelajaran Pertumbuhan Tanaman Sayuran Dan Buah di Lingkungan Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8140Keywords:
Pola Konsumsi, Sayur dan Buah, Status Gizi, Anak Usia Dini, Gizi Seimbang.Abstract
Konsumsi sayur dan buah yang rendah menjadi isu kesehatan global, berdampak pada status gizi anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola konsumsi sayur dan buah dengan status gizi anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif korelasional dengan pendekatan (differentiation), menurut para ahli Gardner, yang melibatkan 16 anak di Kota Pinrang. Data pola konsumsi diperoleh melalui food recall 2x24 jam, sedangkan status gizi dinilai dengan indikator antropometri. Hasil analisis regresi menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pola konsumsi sayur dan buah dengan status gizi anak. Anak dengan pola konsumsi tinggi cenderung memiliki status gizi normal. Disarankan adanya program edukasi gizi terpadu untuk meningkatkan kesadaran dan konsumsi sayur buah pada anak usia dini.
References
Abdurrahman Mahmud. (2023). Mengenal lebih dekat fotosintesis bagi guru dan mahasiswa. Wikimedia Commons.
Aisyah, S., dkk. (2014). Perkembangan dan konsep dasar pengembangan anak usia dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
Aleksandrov, V. (2019). Identification of nutrient deficiency in bean plants by prompt chlorophyll fluorescence measurements and artificial neural networks. arXiv. https://arxiv.org
Bredekamp, S., & Copple, C. (2009). Developmentally appropriate practice in early childhood programs (3rd ed.). Washington, DC: National Association for the Education of Young Children.
Depdiknas. (2014). Kurikulum pendidikan anak usia dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Hasan, M. (2018). Pendidikan karakter anak usia dini berbasis nilai-nilai Islam. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 12(2), 145–158.
Hurlock, E. B. (2013). Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Buku guru ilmu pengetahuan alam. Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan pembelajaran tematik terpadu di PAUD. Jakarta: Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Sumber energi: Buku digital. Jakarta: Kemendikbud.
Krüger, T. P. J., & van Grondelle, R. (2015). Design principles of natural light harvesting as revealed by single molecule spectroscopy. Journal of Physical Chemistry B, 119(19), 6594–6604.
Metre, V., & Ghorpade, J. (2013). An overview of the research on texture based plant leaf classification. International Journal of Engineering Research and Technology, 2(11), 1–5.
Montessori, M. (2013). The Montessori method. New York: Barnes & Noble.
Morrison, G. S. (2012). Early childhood education today (12th ed.). Boston: Pearson Education.
Mulyasa, E. (2017). Manajemen PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Musfiroh, T. (2019). Strategi pembelajaran anak usia dini. Yogyakarta: UNY Press.
National Research Council. (1989). Opportunities in biology: Plant biology and agriculture. Washington, DC: National Academies Press.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.
Piaget, J. (1964). Cognitive development in children: Development and learning. Journal of Research in Science Teaching, 2(3), 176–186.
Suyadi. (2021). Konsep dasar PAUD Islami. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suyanto, S. (2005). Dasar-dasar pendidikan anak usia dini. Yogyakarta: Hikayat Publishing.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Yuliani, N. S. (2018). Metode pengembangan kognitif anak usia dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jumriani Jumriani, Nurinaya Suleman, Rohana Ibrahim, Nurdiana Nurdiana, Cenniawati Cenniawati, Rani Rani, Indar Indar, Kalbi Jafar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







