Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Berbahan Lokal Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Anak Usia 6 - 59 Bulan
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8138Keywords:
PMT, bahan lokal, gizi, kurang, balitaAbstract
Pendahuluan : Kekurangan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan dapat mengakibatkan terjadinya growth faltering (gagal tumbuh) sehingga berisiko menjadi anak yang lebih pendek dari yang normal. Data dari Survei Kesehatan Indonenesia. Prevalensi balita gizi kurang (indeks BB/PB) Pada Anak Umur 0-59 Bulan di provinsi Kalimantan barat tahun 2023 sebesar 6,5% dan prevalensi balita gizi kurang di Kabupaten Sintang sebesar 4,9%. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah One Group Pretest – Posttest Design. Sampel berjumlah 15 anak usia 12 - 59 Bulan dengan status gizi kurang. Intervensi berupa pemberian makanan tambahan berbahan lokal selama 28 hari dan penimbangan berat badan dilakukan pada saat awal dan minggu terakhir. Analisis yang digunakan Uji Wilcoxon.. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian PMT berbahan lokal dengan berat badan balita setelah diberikan intervensi penelitian (p-value = 0,480). Berbagai faktor penyebab diantaranya konsumsi makanan kurang sehat seperti snak dan minuman saset sakit infeksi sepetti batuk, pilek. Kesimpulan : Tidak ada pengaruh pemberian PMT berbahan lokal dengan berat badan balita. Saran : Diharapkan meningkatkan asupan makanan yang seimbang sesuai dengan kebutuhan berdasarkan usia, memanfaatkan bahan makanan lokal yang bergizi serta lebih telaten dan sabar saat anak menolak makan, mengurangi makanan yang kurang sehat seperti snak dan minuman saset.
References
Costa, A., & Oliveira, A. 2023. Parental Feeding Practices And Children’s Eating Behaviours: An Overview Of Their Complex Relationship. Healthcare , 11(3), 1–15.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang. (2022). Laporan Kinerja Instansi Daerah. Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang. 201 Hal.
Erina Masri, Wulan Kartikasari, Y. (2020). Efektivitas PMT Dan Konseling Gizi Pada St Gizi Balita. Jurnal Kesehatan Perintis.
Fajar, S. A., Anggraini, C. D., & Husnul, N. (2022). Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan Pada Status Gizi Balita Puskesmas Citeras Kabupaten Garut The Effectiveness Of Supplementary Feeding On The Nutritional Status Of Puskesmas Citeras Garut Regency. I(1), 30–40. Https://Doi.Org/10.37058/Nsj.V1i1.5975
Kemenkes. (2011). Panduan Penyelenggaraan Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan Bagi Balita Gizi Kurang. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta. 48 Hal.
Kemenkes. (2018). Petunjuk Teknis Pendidikan Gizi Dalam Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Lokal Bagi Ibu Hamil Dan Balita. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta. 63 Hal.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Status Gizi Pengaruhi Kualitas Bangsa. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Gizi Dalam Daur Kehidupan. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 294 Hal.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Utama Riskesdas Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 220 Hal.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Penanggulangan Masalah Gizi Bagi Anak Akibat Penyakit. Menteri Kesehatan Indonesia. 11 Hal.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal Untuk Balita Dan Ibu Hamil. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 106 Hal.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Status Gizi Pengaruhi Kualitas Bangsa. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Maidelwita, Y., Sansuwito, T., Binti, F., Said, M., Lincoln, W., Ss, J., Jaya, P., & Selangor, D. E. 2023. Effectiveness Of Nutritional Health Interventions On Improving Knowledge , Attitude , And Eating Habits Among Malnourished Toddlers. 6(July), 6–14.
Ningsih. 2021. Hubungan Perilaku Ibu Dengan Status Gizi Kurang Anak UsiaToddler. Pediomaternal, 3(16.1.2015), 58–65.
Septikasari, M. (2018). Status Gizi Anak Dan Faktor Yang Mempengaruhi UNY Press. Yogyakarta. 80 Hal.
Setiawati1., L, Aryanti., Dan S, A. (2021). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) Terhadap Status Gizi Kurang Pada Balita Wilayah Kerja Puskesmas Segala Mider Bandar Lampung. Malahayati Nursing Journal. 3(1): 136-145. DOI : 10.33024/Mnj.V3i1.3081.
Wiliyanarti, P. F., Nasruallah, D., Salam, R., & Cholic, I. 2022. Edukasi Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Bahan Lokal Untuk Balita Stunting Dengan Media Animasi. Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal), 1(1), 104–111.
Yulianto, Imelda Telisa, A. P. P. 2016. Efektivitas Pemberian Biskuit Tepung Labu Kuning Dan Tepung Tempe Terhadap Perubahan Berat Badan Pada Balita Gizi Kurang Di Puskesmas Punti Kayu Palembang. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, XVII(2), 1–23.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wagiran Wagiran, Rudiansyah Rudiansyah, Aditiya Sardi, Rika Yuanita Pratama, Akhmad Akhmad

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







