Eksplorasi Sensori Dan Kemandirian: Pengalaman Guru Dan Anak Dalam Pembelajaran Di Sentra Bahan Alam Dengan Tema “Sekolahku”
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8135Keywords:
Sentra Bahan Alam, Tema Sekolahku, Kemandirian Anak, PAUD, Pengalaman Belajar.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pengalaman guru dan anak dalam proses pembelajaran di sentra bahan alam dengan tema "Sekolahku", serta bagaimana interaksi tersebut berkontribusi terhadap kemandirian dan kreativitas anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Subjek penelitian melibatkan guru kelas dan peserta didik kelompok B di satu sekolah PAUD. Data dikumpulkan melalui catatan lapangan, dokumentasi aktivitas, dan analisis reflektif terhadap interaksi guru-anak selama kegiatan di sentra bahan alam. Temuan menunjukkan bahwa (1) Pengalaman Anak: Anak-anak menunjukkan peningkatan rasa ingin tahu dan kemampuan pemecahan masalah saat membangun replika sekolah menggunakan media pasir, air, dan ranting. Interaksi sensori dengan bahan alam membantu anak memvisualisasikan konsep abstrak lingkungan sekolah menjadi bentuk konkret. (2) Pengalaman Guru: Guru berperan sebagai fasilitator yang menyediakan "inviatasi" atau ajakan main yang memancing kreativitas. Tantangan utama guru adalah menjaga keseimbangan antara memberikan kebebasan eksplorasi dan melakukan manajemen kelas saat kondisi fisik lingkungan menjadi kotor/berantakan. (3) Melalui tema "Sekolahku", anak merasa lebih memiliki dan mengenali lingkungan belajarnya secara emosional. Pembelajaran di sentra bahan alam dengan tema "Sekolahku" efektif dalam membangun kemandirian anak. Sinergi antara kebebasan anak bereksplorasi dan bimbingan guru yang tidak otoriter menciptakan ekosistem belajar yang bermakna dan menyenangkan.
References
Azizah. (2023). Pengaruh model pembelajaran sentra bahan alam terhadap perkembangan motorik halus. Innovative: Journal of Social Science Research, xx(x), xx–xx.
Erikson, E. H. (1963). Childhood and society. New York, NY: Norton.
Fakhriyani. (2019). Meningkatkan kecerdasan naturalistik anak melalui pembelajaran di sentra bahan alam. Jurnal Pelita PAUD, xx(x), xx–xx.
Fleer, M. (2010). Early learning and development: Cultural-historical concepts in play. Cambridge: Cambridge University Press.
Hidayati, & Rohita. (2022). Pemanfaatan loose parts media bahan alam dalam meningkatkan kemampuan problem solving anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, xx(x), xx–xx.
Hohmann, M., & Weikart, D. P. (2002). Educating young children: Active learning practices for preschool and child care programs. Ypsilanti, MI: HighScope Press.
Lestari, D. (2021). Implementasi model Beyond Centers and Circle Time (BCCT) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, xx(x), xx–xx.
Maimunah. (2020). Eksplorasi media bahan alam untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, xx(x), xx–xx.
Ningsih, N., et al. (2021). Pendidikan karakter anak usia dini melalui sentra bahan alam. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, xx(x), xx–xx.
Piaget, J. (1964). Cognitive development in children. Journal of Research in Science Teaching, 2(3), 176–186.
Pratama, R., & Rohita. (2020). Pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab anak di sentra bahan alam. Jurnal AUDHI, xx(x), xx–xx.
Proshansky, H. M., & Fabian, A. K. (1987). The development of place identity in the child. In C. S. Weinstein & T. G. David (Eds.), Spaces for children (pp. 21–40). New York, NY: Plenum Press.
Rahmawati. (2022). Kompetensi guru dalam pengelolaan kelas di sentra bahan alam pada anak usia dini. Jurnal Manajemen Pendidikan, xx(x), xx–xx.
Romanti, & Rohita. (2020). Peran guru meningkatkan kemampuan anak dalam memecahkan masalah di sentra bahan alam. Jurnal AUDHI, xx(x), xx–xx.
Sari. (2016). Meningkatkan kemandirian anak di sentra bahan alam pada TK Bunga Mekar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa PAUD, xx(x), xx–xx.
Sujiono, Y. N. (2011). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: Indeks.
Utami, T., & Hasanah, U. (2021). Strategi guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia dini melalui metode pembelajaran sentra. Jurnal Golden Age, xx(x), xx–xx.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Wahyuni, S. (2018). Pengaruh sentra bahan alam terhadap kemandirian anak kelompok B. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, xx(x), xx–xx.
Wood, D., Bruner, J. S., & Ross, G. (1976). The role of tutoring in problem solving. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 17(2), 89–100.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitrah Saputri Syahrul, Musdalifah Musdalifah, Nurbaya Nurbaya, Rahmawati Rahmawati, Nurul Hikmah, Riri Jufita, Jovita Jovita, Kalbi Jafar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







