PENANGGULANGAN PENYAKIT MASYARAKAT (MINUMAN KERAS) BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Authors

  • Reffi Rahmadani Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi
  • Noor Fadlli Marh Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8134

Keywords:

Niniak Mamak, Alcohol Consumption, Social Problems, Minangkabau Custom

Abstract

The problem of alcohol consumption is one form of social illness that negatively affects social order and religious values in society. In Minangkabau society, niniak mamak play an important role as traditional leaders in guiding and supervising their clan members. This study aims to examine the role of niniak mamak in overcoming alcohol consumption in Jambak Jalur 1, Jambak Selatan, Luhak Nan Duo District, West Pasaman Regency, as well as the obstacles faced in carrying out this role. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The informants consisted of niniak mamak as key informants and community members as supporting informants. The results show that the role of niniak mamak is carried out through giving advice, direct warnings, moral guidance, and the application of customary sanctions in stages. However, in practice, several obstacles are still encountered, such as the declining authority of customary leaders, negative peer influence, and limited support from some community members. This study concludes that the role of niniak mamak remains relevant and necessary, but it needs to be strengthened through cooperation with religious leaders and the village government.

References

Bahri, S. (2019). Penyakit masyarakat dalam perspektif adat basandi syarak di Sumatera Barat. Jurnal Al-Adyan, 13(1), 45.

Bhirawa S. K, & dkk. (2022). Peran Kepolisian Republik Indonesia dalam menanggulangi peredaran minuman beralkohol secara ilegal. Bhirawa Law Journal, 3(2), 137.

Hafizah, H. (2019). Pergeseran fungsi mamak kandung dalam pelaksanaan adat Minangkabau pada masyarakat Jorong Batu Badinding Nagari Limo Koto Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman. Jurnal Ilmu Budaya, 16(1), 107.

Hafni, N. D. (2018). Nomophobia, penyakit masyarakat modern. Al-Hikmah: Journal of Education and Islamic Studies, 6(2), 41–50.

Haniko Putra, T., & Supanggah, R. (2017). Memudarnya wibawa niniak mamak sebagai urang nan gadang basa batuah di Minangkabau. Gelar: Jurnal Seni Budaya, 15(2), 102.

Jadidah, I. T., dkk. (2023). Analisis maraknya judi online di masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Indonesia, 1(1), 20–27.

Karlina, L. (2020). Fenomena terjadinya kenakalan remaja. Jurnal Edukasi Nonformal, 1(1), 147.

Kartono, K. (2019). Penyakit masyarakat dan disorganisasi sosial. Jurnal Sosiologi Reflektif, 13(2), 211.

Navada Putri, V. A., & Rahmadhani, N. A. (2024). Analisis prostitusi sebagai pemenuhan kebutuhan ekonomi ditinjau dari KUHP. Jurnal Fundamental Justice, 5(1), 19–30.

Nova, R., dkk. (2024). Bahaya NAPZA bagi kesehatan dan perkembangan intelektual anak usia sekolah. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 2(4), 1126–1140.

Nurbiyati, T. (2014). Sosialisasi bahaya minuman keras bagi remaja. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship (AJIE), 3(3), 186–191.

Pihahey, P. J., & May, N. L. (2022). Dampak konsumsi minuman keras terhadap perilaku berisiko remaja pria di Indonesia (Analisis data SDKI KRR 2017). Jurnal Kedokteran, 7(2), 101.

Prayogi, B. S. (2016). Penanggulangan kebiasaan minum minuman keras pada kalangan remaja oleh Polsek di Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes (Skripsi).

Putra, E. (2021). Fenomena peredaran minuman keras di Kabupaten Pasaman Barat. Jurnal Kriminologi Indonesia, 6(1), 77.

Putra, R. (2019). Penyakit sosial dalam perspektif sosiologi (Skripsi). Universitas Andalas.

Putra, Z. (2021). Pengaruh minuman keras terhadap kesehatan mental remaja.

Rahmawati, S. (2018). Perilaku menyimpang dalam perspektif hukum Islam (Skripsi). IAIN Bukittinggi.

Soekanto, S. (2020). Masalah sosial dalam perspektif sosiologi. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(1), 87–91.

Susan, N. (2014). Pengantar sosiologi konflik. Jakarta: Kencana.

Wahyudi, P. P. (2024). Peran niniak mamak dalam melestarikan kearifan lokal kebun gambir di Desa Galugua Kecamatan Kapur IX Kabupaten 50 Kota Provinsi Sumatera Barat (Skripsi). Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Yunus, A. F. (2017). Radikalisme, liberalisme, dan terorisme: Pengaruhnya terhadap agama Islam. Jurnal Studi Al-Qur’an, 13(1), 76–94.

Virgistasari, A., & Irawan, A. D. (2022). Pelecehan seksual terhadap korban ditinjau dari Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021. Media of Law and Sharia, 3(2), 107.

Hasil wawancara dengan informan Bapak Mawardi (Mamak Suku Malayu) pada tanggal 11 November 2025

Hasil Wawancara dengan informan Bapak Musmuliadi (Mamak Suku Jambak) pada tanggal 11 November 2025

Hasil wawancara dengan informan Bapak Alimpami (Mamak Suku Piliang) pada tanggal 11 November 2025

Hasil wawancara dengan Ibuk Lona (Masyarakat) pada tanggal 9 November 2025

Hasil wawancara dengan informan Ibuk sihel (Masyarakat) pada tanggal 9 November 2025

Hasil wawancara dengan Ibuk Yani (Masyarakat) pada tanggal 9 November 2025

Hasil wawancara dengan informan Medri (Pemuda) pada tanggal 9 November 2025

Hasil wawancara dengan informan farel (Pemuda) pada tanggal 9 November 2025

Hasil wawancara dengan Informan Weko (Pemuda) pada tanggal 9 November 2025

Antara Sumbar. (2026). Polres Bukittinggi amankan 2.160 botol miras bermerek terkenal dari truk. Diakses 23 Januari 2026 dari https://sumbar.antaranews.com/berita/483685/polisi-bukittinggi-amankan-2160-botol-miras-bermerek-terkenal-dari-batam

Downloads

Published

06-02-2026

How to Cite

Rahmadani, R., & Marh, N. F. . (2026). PENANGGULANGAN PENYAKIT MASYARAKAT (MINUMAN KERAS) BERBASIS KEARIFAN LOKAL. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), 9311–9320. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8134

Issue

Section

Articles