Dampak Hambatan Pengiriman Logistik Pemilu 2024 Terhadap Legitimasi Politik Di Kota Palembang

Authors

  • Romi Abdillah Universitas Negeri Raden Fatah Palembang, Palembang
  • Heri Junaidi Universitas Negeri Raden Fatah Palembang
  • Ibrahim Miftafariz Mirza Universitas Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8123

Keywords:

Logistik pemilu, legitimasi politik, tata kelola pemilu, distribusi logistik, Pemilu 2024

Abstract

Pemilu sebagai pilar utama demokrasi menuntut penyelenggaraan yang berjalan secara efektif, transparan, dan dapat
dipercaya. Salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran Pemilu adalah distribusi logistik, karena kendala dalam
proses ini berpotensi memengaruhi tahapan pelaksanaan serta persepsi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
hambatan pengiriman logistik Pemilu 2024 di Kota Palembang serta dampaknya terhadap legitimasi politik. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan
pihak terkait dan studi dokumentasi untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses distribusi logistik Pemilu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan pengiriman logistik meliputi kendala teknis dan operasional, faktor
geografis di wilayah tertentu seperti Pulo Kerto, Keramasan, dan Pulau Kemarau, kondisi cuaca, human error, serta
kebutuhan koordinasi antarpenyelenggara pemilu. Meskipun menghadapi berbagai hambatan, penyelenggara pemilu
mampu mengantisipasi dan menangani kendala tersebut melalui perencanaan yang matang, koordinasi lintas lembaga,
pengawasan berlapis, serta dukungan pengamanan dari aparat Polri dan TNI. Dampak hambatan lebih dirasakan pada
aspek kesiapan dan kenyamanan pelaksanaan serta pembentukan persepsi masyarakat. Secara umum, legitimasi politik
Pemilu 2024 di Kota Palembang tetap terjaga karena masyarakat menerima proses pemilu sebagai sah dan dapat dipercaya.
Penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara pemilu dalam meningkatkan efektivitas distribusi
logistik di masa mendatang

References

ANTARA/Ahmad Rafli(2022) KPU Kota Palembang tetapkan daftar pemilih berkelanjutan mencapai

004.155 orang

Easton, D. (1965). A Systems Analysis of Political Life. New York: Wiley.

Endah Ayuning Rostiati. “Manajemen Risiko Pengadaan Dan Distribusi Logistik Pemilu Serentak 2024

Berbasis Coso Enterprise Risk Management”. Electoral Governance Jurnal Tata Kelola Pemilu

Indonesia Vol. 5 No. 1, (2023)

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sagala, J.P., Fikri, A.F. & Vikri, A. ‘Analisis penerapan sistem manajemen transportasi logistik pemilu berbasis

IoT di Indonesia’, COSTING, 7(6). (2024)

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tulus Martua Sihombing, Irayanti Adriant, Putri Julianti Rahma “Analisis Kualitas Kemasan Logistik PT. Pos

Indonesia Bandung untuk Meningkatkan Kepuasan Konsumen (Studi Kasus : PT. Pos Indonesia

Bandung)” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan (2024)

Wandy Zulkarnaen, Iis Dewi Fitriani, Nina Yuningsih. “Pengembangan Supply Chain

Managementdalampengelolaan Distribusi Logistik Pemiluyanglebihtepat Jenis, Tepat Jumlah Dan

Tepat Waktuberbasishuman Resources Competency Developmentdi Kpu Jawa Barat” JIMEA | Jurnal

Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Vol. 4 No. 2, (2020)

Downloads

Published

25-02-2026

How to Cite

Abdillah, R., Junaidi, H. ., & Mirza, I. M. . (2026). Dampak Hambatan Pengiriman Logistik Pemilu 2024 Terhadap Legitimasi Politik Di Kota Palembang . Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 13818–13822. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8123

Issue

Section

Articles