Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pertolongan Pertama Kecelakaan Lalu Lintas Di Sekolah Sma Cahaya Medan Tahun 2025

Authors

  • Indra Hizkia P Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth
  • Magda Siringo-ringo Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth
  • Dea Ananda Br Ginting Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8113

Keywords:

Pengetahuan Remaja, Pertolongan Pertama, Kecelakaan Lalu Lintas

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan permasalahan global yang menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan pada remaja, dengan 30% kematian kelompok usia 10-24 tahun disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas. Di Indonesia periode Desember 2018 hingga Maret 2019 tercatat 28.238 kasus kecelakaan dengan 5.914 kematian, dimana kelompok usia 15-19 tahun paling sering terlibat dengan sepeda motor sebagai kendaraan dominan. Faktor manusia berkontribusi 61% sebagai penyebab utama mencakup pelanggaran aturan lalu lintas dan ketidakpatuhan terhadap peraturan. Pertolongan pertama yang cepat dan tepat dapat mengurangi nyeri, mencegah kecacatan, dan menyelamatkan nyawa korban, sehingga pengetahuan remaja tentang pertolongan pertama menjadi sangat penting mengingat mereka memiliki kemungkinan terbesar sebagai bystander di lingkungan masyarakat. Observasi awal di SMA Cahaya Medan menunjukkan siswa belum pernah mempelajari tindakan pertolongan pertama saat kecelakaan lalu lintas akibat kurangnya pemahaman mengenai prosedur penanganan awal.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas di SMA Cahaya Medan tahun 2025, secara khusus meliputi pengetahuan berdasarkan konsep pertolongan pertama, penanganan pingsan atau tidak sadarkan diri, penanganan luka dan perdarahan, serta penanganan patah tulang atau fraktur. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling. Populasi penelitian adalah 61 siswa kelas X-1 dan X-3 setelah dikurangi 5 siswa uji pendahuluan, dengan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner adaptasi terdiri dari 20 pertanyaan terbagi dalam empat indikator dengan masing-masing 5 soal, menggunakan kategorisasi baik (16-20), cukup (12-15), dan kurang (0-11). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif univariat dan disajikan dalam distribusi frekuensi.

Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan remaja secara keseluruhan sangat baik dengan 98,4% berpengetahuan baik dan 1,6% berpengetahuan cukup. Secara spesifik, pengetahuan konsep pertolongan pertama mencapai 96,7% baik, penanganan pingsan 91,8% baik, penanganan luka dan perdarahan 98,4% baik, dan penanganan patah tulang atau fraktur 91,8% baik. Karakteristik demografi menunjukkan mayoritas responden perempuan 63,9%, usia 15 tahun sebesar 78,7%, dengan distribusi seimbang antara kelas X-1 dan X-3.

Kesimpulan penelitian menyimpulkan bahwa pengetahuan remaja tentang pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas di SMA Cahaya Medan berada pada kategori sangat baik yang dipengaruhi oleh edukasi kesehatan, keaktifan dalam kegiatan Palang Merah Remaja, akses informasi media sosial, dan tingkat pendidikan yang mendukung kemampuan kognitif, sehingga perlu dipertahankan melalui program edukasi kesehatan berkelanjutan.

References

Amaliyah, N., & Lestari, P. (2020). Pengetahuan dan Keterampilan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas pada Remaja. Jurnal Keperawatan.

Asdiwinata, E., Suherman, S., & Mulyana, N. (2019). Penanganan Trauma pada Kecelakaan Lalu Lintas sebagai Isu Global. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Buamona, S., Kumaat, L., & Malara, R. (2017). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar pada Korban Kecelakaan Lalu Lintas pada Siswa di SMA Negeri 1 Maluku Utara. Jurnal Keperawatan.

Candra Irwantoro Viki. (2025). Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Pertolongan Pertama pada Korban Kecelakaan Lalu Lintas. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Damayanti, R. (2021). Efektivitas Sosialisasi terhadap Pengetahuan Siswa tentang Penanganan Pingsan. Jurnal Pendidikan Kesehatan.

Fitriana, A. (2020). Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Pengetahuan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan. Jurnal Penelitian Kesehatan.

Hidayat, A., & Nirmalasari, N. (2023). Gambaran Pengetahuan Masyarakat tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas. Jurnal Keperawatan Komunitas.

Huriani, E., Yanti, R., & Safitri, M. (2024). Efektivitas Buku Saku Digital terhadap Pengetahuan Siswa PMR dalam Melakukan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan. Jurnal Pendidikan Kesehatan, Vol. X, No. X.

Ibrahim, M. (2021). Tingkat Pengetahuan Siswa tentang Pertolongan Pertama pada Cedera Ringan. Jurnal Keperawatan Sekolah.

Imardiani, S. (2023). Efektivitas Edukasi Kesehatan Menggunakan Media Booklet tentang Penatalaksanaan Awal Kecelakaan Lalu Lintas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan.

ir.S. Benny Pasaribu, M.Ec. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif: Teknik Pengukuran dan Kategorisasi Variabel. Penerbit Akademik.

Kistan, M., Rahayu, S., & Utami, D. (2022). Faktor-Faktor Penyebab Kematian Remaja: Analisis Data WHO 2022. Jurnal Kesehatan Remaja.

Making, I. D., Wati, N. M., & Suryani, P. (2020). Etika Penelitian Kesehatan: Prinsip dan Implementasi. Jurnal Etika Penelitian.

Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (Edisi 4). Jakarta: Salemba Medika.

Pangaribuan, L., & Sinuraya, R. (2022). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (First Aid) terhadap Pengetahuan Remaja. Jurnal Promosi Kesehatan.

Pratama, A., & Nirmalasari, N. (2024). Pengetahuan Masyarakat tentang Pertolongan Pertama pada Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Padukuhan Patalan. Jurnal Keperawatan Komunitas.

Putri, D. A., Sari, K. M., & Wijaya, H. (2022). Analisis Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas: Peran Faktor Manusia, Kendaraan, dan Lingkungan. Jurnal Keselamatan Transportasi.

Rasyid, M. N., Rahman, A., & Hidayat, T. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar pada Siswa SMA. Jurnal Keperawatan Gawat Darurat.

Regar, M. P. (2024). Kuesioner Pengetahuan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas: Instrumen Penelitian yang Telah Tervalidasi. Jurnal Instrumen Penelitian Keperawatan.

Resi, M., & Ramdani, F. (2020). Statistik Kecelakaan Lalu Lintas di Indonesia: Analisis Data 2018-2019. Jurnal Statistik Transportasi.

Sara Meilani Sihombing, Simbolon, D., & Hutasoit, R. (2023). Pertolongan Pertama pada Kecelakaan: Prinsip dan Implementasi. Jurnal Keperawatan Gawat Darurat.

Setiawan, R., & Ramadhan, A. (2022). Kecelakaan Lalu Lintas dalam Konteks Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan.

Setyowati, M., Rahmawati, I., & Kusuma, H. (2019). Perilaku Berisiko Pengendara Muda dan Dampaknya terhadap Kecelakaan Lalu Lintas. Jurnal Psikologi Transportasi.

SHELEMO. (2023). Panduan Tindakan Darurat pada Kecelakaan Lalu Lintas. Manual Pertolongan Pertama.

Suastrawan, I. M., Adiputra, N., & Sutjana, I. D. (2021). Hubungan Usia dengan Kemampuan Komunikasi dan Sosialisasi dalam Pertolongan Pertama. Jurnal Kesehatan Komunitas.

World Health Organization (WHO). (2010). Road Traffic Injuries in South-East Asia Region: Status Report 2010. Geneva: WHO Press.

World Health Organization (WHO). (2022). Adolescent Health: Global Statistics on Injuries and Mortality. Geneva: WHO Press.

Downloads

Published

05-02-2026

How to Cite

Hizkia P, I., Siringo-ringo, M. ., & Ginting, D. A. B. . (2026). Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pertolongan Pertama Kecelakaan Lalu Lintas Di Sekolah Sma Cahaya Medan Tahun 2025. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), 8935–8946. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8113

Issue

Section

Articles