HUBUNGAN FASILITAS PRAKTIKUM TERHADAP MINAT BELAJAR MATA PELAJARAN PMKR KELAS 11 TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF DI SMKN 1 PADANG
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.8011Keywords:
Fasilitas Praktikum, Minat Belajar, PMKR, SMKAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fasilitas praktikum terhadap minat belajar mata pelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan (PMKR) siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan Otomotif di SMK Negeri 1 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, sedangkan sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling yang sesuai. Pengumpulan data dilakukan melalui angket tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan keakuratan data. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar 0,844, yang berarti terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara fasilitas praktikum terhadap minat belajar siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa fasilitas praktikum yang lengkap, layak pakai, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran mampu meningkatkan ketertarikan, motivasi, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran PMKR.Fasilitas praktikum juga membantu siswa memahami materi secara lebih konkret melalui kegiatan praktik langsung, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna. Oleh karena itu, peningkatan kualitas fasilitas praktikum perlu menjadi perhatian utama pihak sekolah sebagai upaya strategis untuk meningkatkan minat belajar siswa dan menunjang pencapaian tujuan pembelajaran di SMK.
References
Arikunto, Suharsimi. 2020. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Andriani, R., & Rasto, R. 2019. Motivasi belajar sebagai determinan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran (JPManper), 4(1), 80-86.
Bafadal, Ibrahim. 2014. Manajemen Perlengkapan Sekolah Teori dan Aplikasinya. Jakarta: PT Bumi Aksara..
Djamarah, Syaiful Bahri. 2008. Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar, Rineka Cipta, Jakarta.
Dulloh Hafiz, Ilyas Shihabuddin M, dan Johairi. 2023. Pentingnya Manajemen Fasilitas Pendidikan Dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan. Pacet Mojokerto: Al-Muttaqin.
Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. New Jersey: Prentice Hall.
Faradilla. 2017. Pengaruh Fasilitas Belajar, Lingkungan Keluarga, Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Geografi Siswa IPS SMA Negeri Se-Kabupaten Jombang. Mahasiswa S1 Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya. Surabaya: Swara Bhumi
Priyatno, D. (2013). Analisis Korelasi, Regresi dan Multivariate dengan SPSS. Yogyakarta: Gava Media.
Rohiat. 2010. Manajemen Sekolah Teori Dasar dan Prkaktik Dilengkapi Dengan Contoh Rencana Startegis dan Rencana Operasional. Refika aditama. Bandung.
Sardiman, A. M. (2021). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. PT Raja Grafindo
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta Bandung.
Sugiyono. 2009. Statistika untuk Penelitian. Bandun: Alfabeta.
Sudjana Nana. 2013. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
(N.d.). Diakses dari https://www.regulasip.id/book/21176/read
Widyoko. 2014. Hasil Pembelajaran di Sekolah Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Daniel

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





