Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (Core) Pada Pembelajaran Ipa Di Kelas V Sd/Mi

Authors

  • Debi Febianto Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Septia Zeliana Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i1.80

Keywords:

Analisis, Model connecting organizing reflecting extending, Pembelajaran IPA

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan-permasalahan yang terjadi pada pembelajaran IPA dikelas V SD/MI. Diantara solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan model pembelajaran CORE (connecting organizing reflecting extending). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rancangan model pembelajaran CORE (connecting organizing reflecting extending), menganalisis langkah-langkah model CORE (connecting organizing reflecting extending) serta menganalisis keunggulan dan kelemahan model pembelajaran CORE (connecting organizing reflecting extending) pada pembelajaran IPA dikelas V SD/MI. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif analitis dengan metode library research(Kajian Pustaka). Sumber data penelitian ini seperti jurnal dan buku-buku yang terkait dengan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pencatatan penelitian dan teknik analisis data menggunakan content anayisis. Hasil analisis yang penulis lakukan menunjukkan bahwa rancangan model pembelajaran CORE berupa RPP pada  pembelajaran IPA dikelas V SD/MI berpedoman dengan  peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 22 tahun 2016 tentang standar proses pendidikan dasar dan menengah dan permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 yang didalamnya terdapat LKPD yang disesuaikan dengan salah satu indikator kemampuan abad 21 yaitu berfikir kritis. Dalam rancangan tersebut terdapat langkah-langkah yaitu tahap connecting, organizing, reflecting, extending yang diperkirakan mampu menyelesaikan permasalahan pada pembelajaran IPA dikelas V SD/MI hal ini disebabkan karena model CORE memiliki keunggulan-keunggulan seperti dapat mengembangkan keaktifan dan memberikan pembelajaran yang bermakna, mengembangkan dan melatih daya ingat peserta didik tentang suatu konsep dalam materi pembelajaran dan mengembangkan daya berfikir kritis sekaligus mengembangkan keterampilan pemecahan suatu masalah IPA di kelas V SD/MI.

References

Alismail, Halah Ahmed, Mc Guire, Patrick. 2015. 21st Century Standards and Curriculum: Current Research and Practice. Journal of Education and Practice. p-ISSN 2222-1735. e-ISSN 2222-288X. Vol.6. No.6

Beniasih, Ayu dkk. 2015. Pengaruh Model Pembelajaran Core Berbantuan Media Konkret Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD. Jurnal PGSD. Vol. 3. No. 1

Deswita, Ria, dkk. 2018. Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran CORE dengan Pendekatan Scientific. Edumatika Jurnal Riset Pendidikan Matematika. p-ISSN : 2620-8911, e-ISSN : 2620-8911. Vol. 1. No. 1

Ekayanti, Sri dkk. 2018. Pengaruh Model Connecting Organizing Reflecting Extending BerbantuanAudio Visual Terhadap Pemahaman dan Berpikir Kritis IPA. Thingking Skill and Creativity Journal. p-ISSN : 2615 – 4692. e-ISSN : 2615-6105

Moleong, Lexy J. 2015. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Panduan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama, 2017, Kementrian Penididkan dan Kebudayaan dan Direktorat JenderalPendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama

Putri, Filla Renita. Dkk. 2013. Pengaruh Model Pembelajaran Core Berbantuan Lingkungan Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Ipa Siswa Kelas IV SD Gugus I Kecamatan Negara

Rusman. 2016. Pembelajaran Tematik Terpadu: Teori, Praktik, dan Penilaian. Jakarta: Rajawali Pers

Satori, Djaman. 2013. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta

Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media

Subarjo, Michael Donny dkk. 2014. Pengaruh Model Core Terhadap Pemahaman Konsep Ipa Siswa Kelas V Di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana, (Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD. Vol. 2. No. 1

Sugiono. 2009. Metedo Penelitian Kualitatif dan R& D. Bandung : Alfa Beta

Sumaji. 2015. Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Ipa Materi "Ketergantungan Manusia Dan Hewan Pada Tumbuhan Hijau" Melalui Metode Connecting, Organizing, Reflecting, Dan Extending Siswa Kelas V. Jurnal Pinus. ISSN : 2442-9163. Vol. 1. No. 2

Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenamedia Grup

Trianto, 2010. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta : Kencana

Wati, Karlina. 2019. Pengaruh Model Pembelajaran Core (Connecting Organizing Reflecting Extending) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. ournal of Natural Science Education Reseach. Vol.1 No.2

Widura, dkk. 2018. Pengaruh Model Core Berbantuan Media Visual Terhadap Hasil Belajar Ipa, (Journal For Lesson and Learning Studios. PISSN : 2615-6148. EISSN : 2615-7330. Vol. 1. No.

Purwanti, Anna Dwi. 2012. Penerapan Pendekatan Kontekstual Untuk meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. jurnal ilmiah guru. No. 2

Downloads

Published

17-01-2025

How to Cite

Debi Febianto, & Septia Zeliana. (2025). Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (Core) Pada Pembelajaran Ipa Di Kelas V Sd/Mi. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(1), 1–13. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i1.80

Issue

Section

Articles