Analisis Opini Publik Terhadap Rating Tayangan 21+ Pada Edukasi Seksual, Kekerasan Dan Konten Sensitif Pada Masyarakat Kota Palembang
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7988Keywords:
Opini Publik, Rating 21 , Konten Sensitif, Literasi Media, Program TelevisiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis opini publik masyarakat Kota Palembang terhadap tayangan televisi ber-rating 21+, khususnya yang mengandung edukasi seksual, kekerasan, dan konten sensitif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 12 orang yang dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatan mereka dalam mengonsumsi tayangan ber-rating 21+. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat secara umum memahami rating 21+ sebagai bentuk pembatasan usia sekaligus peringatan terhadap konten sensitif. Rating dipersepsikan sebagai mekanisme proteksi psikologis bagi anak dan remaja, terutama dari paparan kekerasan dan seksual yang berpotensi memengaruhi perilaku. Namun, bagi penonton dewasa, rating 21+ juga dimaknai sebagai legitimasi untuk mengakses tayangan tertentu, meskipun tetap disertai pertimbangan kesiapan mental pribadi. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas sistem rating usia tidak hanya ditentukan oleh aturan formal, tetapi juga oleh tingkat literasi media dan kesadaran individu.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem rating 21+ memiliki fungsi sosial yang kompleks sebagai alat pembatas, panduan, dan kontrol simbolik dalam konsumsi media televisi. Oleh karena itu, penguatan literasi media masyarakat menjadi aspek penting untuk meningkatkan efektivitas klasifikasi usia dalam melindungi kelompok rentan.
References
Ardianto, E. Q. A., & Bambang. (2022). Komunikasi massa: Suatu pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Anggraini, I. (2020). Kajian sejarah dan perkembangan teori efek media. Jurnal Komunikasi dan Bisnis, 8(1), 30-42.
Auliya, R. U. (2018). Teori Behavioral Dalam Perspektif Bimbingan Konseling Islam. Jurnal Al-Taujih: Bingkai Bimbingan Dan Konseling Islami, 4(1), 61-75.
Atika, A., Hastiani, M. P., & Hendrik, M. P. (2023). Modifikasi Perilaku Teknik Dan Penerapan Menjadi Pribadi Ideal Di Era Post Modern. Mega Press vNusantara.
Anderson, K. M., Macler, A., Bergenfeld, I., Trang, Q. T., & Yount, K. M. (2024). The media and sexual violence among adolescents: findings from a qualitative study of educators across Vietnam. Archives of sexual behavior, 53(6), 2319-2335.
Al Ibrahim, D. (2023). How Television Violence Affects Audience’Behavior in the New Era: A Review on Cultivation Theory. China Media Report Overseas, 19(1).
Bahtiar. (2019). Komunikasi massa dalam media critical dan media equation. Al-Hikmah: Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan, 10(1), 20–27.
Bhatiasevi, V. (2024). Media exposure and audience perception in digital society. Journal of Communication Studies, 18(1), 22–35. https://doi.org/10.5678/jcs.v18i1.2024
Beyens, I., Frison, E., & Eggermont, S. (2019). Social media use and the fear of missing out: Assessing the mediating role of motivation and gratifications. Computers in Human Behavior, 99, 10–20.
Busetto, L., Wick, W., & Gumbinger, C. (2020). How to use and assess qualitative research methods. Neuropsychological Rehabilitation, 30(1), 1–21.
Charismana, A., Lestari, D., & Jailani, M. (2022). Jenis-jenis metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 45315–45328.
Cangara, H. (2014). Pengantar Ilmu Komunikasi (Edisi Kedua). Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.488
Chiu, S. I. (2014). The relationship between life stress and smartphone addiction on Taiwanese university student: A mediation model of learning self-efficacy and social self-efficacy. Computers in human behavior, 34, 49-57.
Chadwick-Brown, F., & Endendijk, J. J. (2024). Associations between sexualized media consumption, sexual double standards, and sexual coercion perpetration and victimization in late adolescent sexually active boys and girls from The Netherlands. Archives of Sexual Behavior, 53(10), 4049-4064.
Durkheim, E. (1982). The Rules of Sociological Method. New York: Free Press. (Original work published 1895). Hal. 50–65 https://archive.org/details/rulesofsociologi00durk
Ebersole, J. F. (2020). Uses and Gratifications of the Web among Students. Journal of Computer-Mediated Communication, 6(1), 21–24.
Effendy, O. U. (2017). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek (Cetakan ke-24). Bandung: Remaja Rosdakarya. Hal. 34–49.https://opac.perpusnas.go.id
Flayelle, A., Canale, N., Vögele, C., Karila, L., Maurage, P., Billieux, J., & Scandurra, C. (2019). Overcoming the unitary exploration of binge-watching: A cluster analytical approach. Journal of Behavioral Addictions, 8(3), 586–602Gemiharto, I., Abdullah, A., & Puspitasari, L. (2017). Kajian kritis tayangan televisi favorit kelas menengah perkotaan. ProTVF, 1(1), 13-30.
Gabrielli, J., Traore, A., Stoolmiller, M., Bergamini, E., & Sargent, J. D. (2016). Industry Television Ratings for Violence, Sex, and Substance Use. Pediatrics, 138(3), 201-211
Haqqu, R. (2020). Uji Uses and Gratifications dalam Intensitas Menonton Program Talk Show Melalui Televisi. Jurnal Komunikasi, 12(2), 115–128.
Habermas, J. (1989). The Structural Transformation of the Public Sphere: An Inquiry into a Category of Bourgeois Society. Cambridge, MA: MIT Press.
Hal.27–56.https://mitpress.mit.edu/9780262581080
Hasibuan, A. T., Sianipar, M. R., Ramdhani, A. D., Putri, F. W., & Ritonga, N. Z. (2022). Konsep dan karakteristik penelitian kualitatif serta perbedaannya dengan penelitian kuantitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 8686–8692.
Herzog, H. (1941). On Borrowed Experience: An Analysis of Listening to Daytime Sketches. Studies in Philosophy and Social Science, 9(1), 65–95.
Haz, H. (2025). Tingkat Kepuasan Menonton Sinetron” Kisah Nyata” Di Kalangan Ibu-Ibu Di Desa Deli Tua (Doctoral Dissertation, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Islam Sumatera Utara).
Havrylets, Y., Onysko, O., & Yaremchuk, O. (2018). Escape and entertainment as key motives for viewing TV news in the light of ritualistic use of television. Communication & Studies, 5(3), 45–53.
Ikhlas, N., Afandi, M., & Subhan, M. (2025). Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Perspektif Teori Belajar Behaviorisme Thorndike, Pavlov, dan Skinner. An-Nuha, 5(3), 447-462.
Indrajati, S. F., & Ruliana, P. (2020). Strategi Program Acara The Newsroom Dalam Meningkatkan Rating Program: Studi Deskriptif Kualitatif Program Acara The Newsroom di NET TV. Medium, 8(1), 66-77.
Ivwighren, H., & Chukwuebueni, F. O. (2024). Correlational Study of Media Content as Catalyst of Violent Behaviour Among Youths in Abraka Metropolis. The Indonesian Journal of Social Studies, 7(1), 145-163.
Katz, E., Blumler, J. G., & Gurevitch, M. (2021). Uses and Gratifications Research. Communication Theory, 30(4), 275–293.
Katz, E., Blumler, J. G., & Gurevitch, M. (1974). Utilization of mass communication by the individual. In J. G. Blumler & E. Katz (Eds.), The Uses of Mass Communications: Current Perspectives on Gratifications Research (pp. 19–32). Beverly Hills, CA: SagePublications. https://doi.org/10.4135/9781483270063
Kustiawan, W., et al. (2022). Komunikasi massa. Journal Analytica Islamica, 11(1), 19–23.
Kumar, J. A., Bervell, B., Annamalai, N., & Osman, S. (2020). Behavioral intention to use mobile learning: Evaluating the role of self-efficacy, subjective norm, and WhatsApp use habit. Ieee Access, 8, 208058-208074.
Luthfiyani, P. W., & Murhayati, S. (2024). Strategi memastikan keabsahan data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 45315–45328.
Lewicki, A. (2024). The Rating System as Part of the American Film Industry (1970–2019). Images. The International Journal of European Film, Performing Arts and Audiovisual Communication, 37(46), 43-53.
Lintang, N. R., & Hasmawati, F. (2025). Komunikasi Persuasif dalam Pendampingan Verifikasi Produk Halal di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan. Interaction Communication Studies Journal, 2(1), 9-9.
Liliweri, A. (2015). Komunikasi Antarpribadi. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Hal.112–128.https://opac.perpusnas.go.id
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Puspita Shabrina, Fifi Hasmawati, Muslimin Muslimin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







