Upaya meningkatkan Kemampuan Bercerita Tentang Pengalaman Menggunakan Media Melalui Model Milik Anak Di Kelas A TK ISLAM GSC Pondok Legi Waru Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.795Keywords:
Kemampuan Bercerita Tentang Pengalaman, Media Model Milik AnakAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri serta menstimulasi minat dan bakat khususnya di kelas A TK ISLAM GSC Pondok Legi Waru Sidoarjo, melatih keterampilan bercerita untuk menjelaskan pengalaman secara komunikatif. Untuk meningkatkan kemampuan bercerita tentang pengalaman melalui media model milik anak, Untuk memicu anak lebih termotivasi dalam mengaitkan pengalaman pribadi dengan cerita yang disampaikan, faktor pendukung keberhasilan antara lain motivasi anak, pendidik dan orang tua dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, memaksimalkan penggunaan media model milik anak, dan mengembangkan kemampuan bercerita anak secara optimal. Sementara Faktor Penghambat dalam meningkatkan kemampuan bercerita tentang pengalaman melalui media model milik anak. meliputi keterbatasan media dan waktu pembelajaran. Subjek penelitian adalah anak-anak kelas A yang berjumlah 10 anak. Dengan pendekatan penelitian tidakan kelas, data melalui observasi, evaluasi, dan rerfleksi. Hasil penelitian dalam Upaya meningkatkan bercerita tentang pengalaman dengan penggunaan media model milik anak yang bervariasi di kelompok A menumbuhkan kosakata bahasa yang unik dan mudah di mengerti oleh anak, Dengan demikian, penggunaan media yang variatif melalui pembelajaran yang sesuai dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan bercerita tentang pengalaman pada siswa.
References
Aisyah S. (2008). Perkembangan dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta : Universitas Terbuka.
Anisah,Halen Dwistia,Futri Selvia, (2023). meningkatkan kemampua bahasa anak melalui Metode bercerita
Apriliyana, F.N. (2020). Mengoptimalkan kemampuan berbahasa anak usia dini melalui metode bercerita. PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran, 6(1), 109-118.
Azhari, (2021). Metode bercerita bisa meningkatkan kemampuan bahasa anak
Departemen Pendidikan Nasional, (2001). Kurikulum Dan Hasil Belajar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional
Fakhiroh, Hidayatullah,S. (2018). Pengaruh Percaya Diri Terhadap Ketrampilan Berbicara. EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 7(1), 34-46
Gagne, Robert M.(197). The Condition of Learning. Florida: Holt, Rinehart and Winston, Inc
Garnika, E.(2020). Membangun Karakter Anak Usia Dini: Menggunakan Metode Cerita, Contoh, Biasakan, dan Apresiasi (CCBA). Edu Publisher.
Ismawati K Karim,Yenti Juniarti, Irvin Novita Arifin (2022), kemampuan dalam mengembangkan strategi pembelajaran.
Jamal, A. (2010). Anak Cerdas Anak Berakhlak. Jakarta : Kedokteran
Junaidi, (2019). Pengalaman yang menunjukkan bahwa pemilihan media model milik anak yang tepat serta cara penyajian yang interaktif melalui permainan sangat mempengaruhi respon dan pemahaman anak.
Junaidi, (2019). Media yang menarik dan relevan
Nurani, Sujiono, Yulaiani. (2005). Pembelajaran Anak Usia Dini. Yogyakarta : Yayasan Citra Pendidikan Indonesia.
Nurbiana, D. (2007). Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta : Universitas Terbuka.
Nurhadi (2003:49-50). Pendekatan (Contextual Teaching Learning CTL).
Safa’ah, A. (2022). Hasil hipotesis yang berbunyi kecerdasan emosional anak meningkat melalui metode bercerita dengan media
Septidear, (2021) bercerita kegiatan menyenangkan.
Tadkiroatun, M. (2008). Pengembangan Kecerdasan Majemuk Jakarta: Universitas Terbuka.
Umi. NH (2023), Pelaksanaan metode pembelajaran yang digunakan dengan metode
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Roesmiati Roesmiati, Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





