Kualitas Hidup Pasien Jantung Coroner

Authors

  • Ance M Siallagan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth
  • Lindawati F Tampubolon Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth
  • Mei Indriani Tambunan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7914

Keywords:

Kualitas Hidup, Penyakit Jantung Koroner, WHOQOL-BREF

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian global yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien mencakup aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Penelitian sebelumnya menunjukkan mayoritas pasien penyakit jantung koroner memiliki kualitas hidup kurang baik berkisar 58,3%-70,9%, yang dipengaruhi oleh karakteristik demografi, faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti hipertensi, merokok, diabetes melitus, obesitas, dan penyesuaian gaya hidup berkelanjutan. Di Pusat Jantung Terpadu RSUP Haji Adam Malik Medan terdapat 727 pasien penyakit jantung koroner pada bulan Juli 2024, namun belum ada data spesifik mengenai gambaran kualitas hidup pasien tersebut. Kualitas hidup yang buruk dapat meningkatkan mortalitas, menurunkan produktivitas kerja, menimbulkan isolasi sosial, distress emosional, dan depresi yang berdampak pada keinginan mempercepat kematian pada pasien sakit parah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran kualitas hidup pasien jantung koroner di Pusat Jantung Terpadu RSUP Haji Adam Malik Medan tahun 2024 untuk memberikan informasi penting bagi pengembangan strategi peningkatan kualitas hidup dan outcome kesehatan pasien jantung koroner.

Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah 727 pasien jantung koroner periode Juli 2024, dengan sampel sebanyak 88 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF terdiri dari 26 pertanyaan mencakup empat domain: kesehatan fisik (7 pertanyaan), psikologis (5 pertanyaan), hubungan sosial (3 pertanyaan), dan lingkungan (8 pertanyaan) dengan kategorisasi skor kurang (0-25), cukup (26-50), baik (51-75), dan sangat baik (76-100). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif univariat.

Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki kualitas hidup cukup sebesar 62,5% (55 orang), kualitas hidup baik 36,4% (32 orang), dan sangat baik hanya 1,1% (1 orang). Karakteristik demografi menunjukkan rerata usia 51,65 tahun dengan dominasi perempuan 55,7%, pendidikan SMA/SMK 70,5%, beragama Islam 59,1%, tidak memiliki penyakit penyerta 71,6%, dan rerata lama menderita 40,09 bulan.

Kesimpulan penelitian menyimpulkan bahwa kualitas hidup pasien jantung koroner masih perlu ditingkatkan melalui modifikasi gaya hidup, program rehabilitasi jantung terstruktur, peningkatan pengetahuan manajemen penyakit, dukungan psikososial, dan penguatan kesejahteraan spiritual untuk mengoptimalkan outcome kesehatan jangka panjang.

References

Ahmad, R., Situmorang, H., & Lubis, N. (2023). Hubungan gaya hidup dengan kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 145-152.

Amalia, F., Oktarina, S., & Nurhusna, R. (2024). Pengaruh penyakit penyerta terhadap kualitas hidup pasien kardiovaskular. Indonesian Journal of Health Sciences, 9(1), 67-74.

Aprilia, D. (2020). Kualitas hidup pasien jantung koroner berdasarkan jenis kelamin dan aktivitas fisik di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Kardiovaskular, 5(3), 201-209.

Atika, N. (2021). Faktor risiko penyakit jantung koroner pada populasi dewasa di Indonesia. Jurnal Epidemiologi Indonesia, 12(4), 289-297.

Erdania, L. (2023). Tren angka kematian akibat penyakit kardiovaskular di Indonesia periode 2015-2022. Indonesian Heart Journal, 14(1), 23-31.

Febriana Miranti Nawangsih, A. (2020). Kualitas hidup sebagai outcome pengukuran keberhasilan terapi pada penyakit kardiovaskular. Jurnal Kardiologi Indonesia, 41(2), 156-163.

Hardani, Auliya, N.H., Andriani, H., Fardani, R.A., Ustiawaty, J., Utami, E.F., Sukmana, D.J., & Istiqomah, R.R. (2020). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Hariani, S., Paramita, D., & Setyowati, E. (2020). Pengaruh lama menderita penyakit kronis terhadap kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari. Jurnal Kesehatan Terapan, 7(2), 178-186.

Hidayah, N., Pribadi, A., & Furqoni, I. (2023). Religiusitas dan kesejahteraan spiritual terhadap kualitas hidup pasien penyakit kronis. Jurnal Psikologi Kesehatan Indonesia, 8(3), 234-242.

Huriani, E., & Syarifah, I. (2022). Gambaran kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 10(1), 45-54.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2014. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman pencegahan dan pengendalian penyakit jantung dan pembuluh darah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Melyani, R., Susanto, H., & Pratiwi, A. (2023). Karakteristik pasien rawat jalan penyakit jantung koroner di RSUD dr. Doris Sylvanus Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Kedokteran Kalimantan, 6(2), 112-119.

Nursalam. (2017). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (Edisi 4). Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (Edisi 5). Jakarta: Salemba Medika.

Purwanza, D. (2022). Validitas dan reliabilitas instrumen WHOQOL-BREF untuk pengukuran kualitas hidup di Indonesia. Jurnal Pengukuran Psikologi dan Pendidikan Indonesia, 11(1), 34-42.

Rahmadani, S. (2020). Analisis kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 13(2), 89-97.

Ramadhana, F., & Meitasari, V. (2023). Pengaruh tingkat pendidikan terhadap perilaku hidup sehat dan kualitas hidup masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(4), 267-275.

Ramadhanti, A., Rokhayati, E., Tarjuman, T., & Setiawan, H. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner: Systematic review. Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic, 7(1), 78-89.

Rika, M. (2018). Gambaran kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner yang menjalani perawatan di Poliklinik Jantung RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Melayu Riau, 5(2), 134-141.

Roflin, E. (2021). Teknik sampling dalam penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Sapriyanti, H. (2021). Hubungan kesejahteraan spiritual dengan kualitas hidup pasien gagal jantung kongestif. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(3), 198-205.

Sidaria, T. (2023). Self care management dan kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(1), 56-64.

Sukmawati, I. (2023). Etika penelitian kesehatan: Prinsip dan aplikasi. Jakarta: Salemba Medika.

Tambunan, R., Siagian, P., & Hutasoit, N. (2023). Efektivitas program latihan fisik rehabilitatif jantung terhadap peningkatan kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner. Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Indonesia, 9(2), 145-153.

Tampubolon, L., Hutabarat, E., & Simbolon, D. (2023). Klasifikasi dan faktor risiko penyakit jantung koroner pada pasien di RSUP Haji Adam Malik Medan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Sumatera Utara, 15(3), 223-231.

Ummah, K. (2019). Statistik penelitian kesehatan: Panduan praktis analisis data. Malang: UMM Press.

Wahyuni, S., Nasution, I., & Siregar, M. (2023). Hipertensi sebagai faktor risiko utama penyakit jantung koroner di Indonesia. Indonesian Journal of Cardiology, 44(1), 78-86.

World Health Organization (WHO). (2018). Global health estimates 2016: Deaths by cause, age, sex, by country and by region, 2000-2016. Geneva: World Health Organization.

Zhao, D. (2021). Global burden of cardiovascular diseases and risk factors, 1990-2019. Journal of the American College of Cardiology, 77(15), 1958-1972. https://doi.org/10.1016/j.jacc.2021.02.040

Downloads

Published

02-02-2026

How to Cite

Siallagan, A. M., Tampubolon, L. F. ., & Tambunan, M. I. . (2026). Kualitas Hidup Pasien Jantung Coroner. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), 7736–7744. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7914

Issue

Section

Articles