PENGARUH TOTAL ASSETS TURNOVER, CURRENT RATIO DAN RETURN ON ASSETS TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN SEKTOR PANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2019 – 2024)
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7883Keywords:
Current Ratio, Firm Size, Financial Distress, Operational Efficiency, Profitability, Current Ratio, Ukuran Perusahaan, Kesulitan Keuangan, Efisiensi Aset, ProfitabilitasAbstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh total assets turnover (TATO), current ratio (CR), dan return on assets (ROA) terhadap financial distress pada perusahaan sektor pangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2024, serta menilai ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Menggunakan metode kuantitatif dengan regresi data panel melalui Fixed Effect Model (FEM), hasil penelitian menunjukkan bahwa TATO, CR, dan ROA berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress. Ukuran perusahaan memperkuat hubungan tersebut, sehingga perusahaan berskala besar memiliki ketahanan keuangan yang lebih baik. Temuan ini menegaskan pentingnya efisiensi aset, likuiditas, profitabilitas, dan skala perusahaan dalam memprediksi risiko distress
References
Agustini, N. W., & Wirawati, N. G. P. (2019). Pengaruh rasio keuangan pada financial distress
perusahaan ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). E-Jurnal Akuntansi, 26, 251.
https://doi.org/10.24843/eja.2019.v26.i01.p10
Almilia, L. S. (2004). Prediksi kondisi financial distress perusahaan go-public di Indonesia dengan
analisis fungsi diskriminan dan logit. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 6(2), 142–160.
Andre, O., & Taqwa, S. (2014). Pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan leverage dalam memprediksi
financial distress. Wahana Riset Akuntansi, 2(1), 293–312.
Chen, L. H., & Islam, S. Z. (2022). Financial distress and firm performance. Review of Accounting and
Finance, 21(2), 234–256.
Chrissentia, T., & Syarief, J. (2018). Analisis pengaruh rasio profitabilitas, leverage, likuiditas, firm age,
dan kepemilikan institusional terhadap financial distress. Simak, 16(1), 45–62.
https://doi.org/10.35129/simak.v16i01.11
Dewi, N. P. E. I., Endiana, I. D. M., & Kumalasari, P. D. (2021). Pengaruh rasio likuiditas, rasio
solvabilitas, rasio rentabilitas dan rasio aktivitas terhadap financial distress. Jurnal KARMA,
(4), 1178–1187.
Dwijayanti, I. (2010). Analisis default probability perusahaan di Indonesia: Studi kasus pada sektor
manufaktur (1998–2008) [Tesis tidak dipublikasikan]. Institut Pertanian Bogor.
Fahmi, I. (2020). Pengantar manajemen keuangan. Alfabeta.
Firdiana, M. L. (2016). Pengaruh current ratio, return on asset, ukuran perusahaan dan sales growth
terhadap financial distress [Tesis tidak dipublikasikan]. Universitas Diponegoro.
Hanafi, M. M., & Halim, A. (2016). Analisis laporan keuangan (5th ed.). UPP STIM YKPN.
Hanifah, O. E., & Purwanto, A. (2013). Pengaruh struktur corporate governance dan financial
indicators terhadap kondisi financial distress. Diponegoro Journal of Accounting, 2, 1–15.
Haras, L., Monoarfa, M. A. S., & Dungga, M. F. (2022). Pengaruh rasio likuiditas dan rasio
profitabilitas terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri.
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 5(1), 44–53.
https://doi.org/10.37479/jimb.v5i1.14233
Hidayat, M. A., & Meiranto, W. (2014). Prediksi financial distress perusahaan manufaktur di
Indonesia. Jurnal Akuntansi, 3(3), 538–548.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and
ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
Kasmir. (2021). Analisis laporan keuangan (3rd ed.). Rajagrafindo Persada.
Mujib, A., & Santoso, B. H. (2020). Pengaruh rasio keuangan terhadap prediksi financial distress
perusahaan perkebunan. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, 9(1), 1–18.
Myers, S. C. (1984). The capital structure puzzle. Journal of Finance, 39(3), 573–592.
Priyatnasari, S., & Hartono, U. (2019). Rasio keuangan, makroekonomi dan financial distress. Jurnal
Ilmu Manajemen, 7(4), 1005–1016.
Putri, R. K., & Erinos, E. (2020). Pengaruh rasio keuangan dan ukuran perusahaan terhadap financial
distress. Jurnal Eksplorasi Akuntansi, 2(1), 2083–2098.
Ross, S. A. (1977). The determination of financial structure: The incentive-signalling approach. Bell
Journal of Economics, 8(1), 23–40.
Salim, S. N., & Dillak, V. J. (2021). Pengaruh ukuran perusahaan, biaya agensi manajerial, total assets
turnover dan gender diversity terhadap financial distress. Jurnal Ilmiah MEA, 5(3), 182–198.
Sansoethan, D. K., & Bambang, S. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi total assets turnover.
Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi, 5(1), 1–20.
Sosiawan, S. Y. (2012). Pengaruh kompensasi, leverage, ukuran perusahaan, earnings power terhadap
manajemen laba. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 4(2), 156–174.
Suharti, S. (2023). Ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 18(1), 45–
Widhiari, N. L. M. A., & Merkusiwati, N. K. L. A. (2015). Pengaruh rasio likuiditas, leverage, operating
capacity dan sales growth terhadap financial distress. E-Jurnal Akuntansi, 11(2), 456–469.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Poppy Yananda P. Harahap, Achmad Tjahjono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







