EFEKTIVITAS NUTRITION COACHING BERBASIS WHATSAPP TERHADAP SELF MANAGEMENT, KUALITAS DIET DAN KENDALI GLIKEMIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

Authors

  • Marsilawati Marsilawati Universitas Aisyah Pringsewu
  • Mayesti Akhriani Universitas Aisyah Pringsewu
  • Abdullah Abdullah Universitas Aisyah Pringsewu
  • Sutrisno Sutrisno Universitas Aisyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.7877

Keywords:

Self management, Kualitas diet, Kendali glikemik, Diabetes militus tipe 2

Abstract

ABSTRACT

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang melalui pengaturan pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan minum obat, serta pemantauan kadar gula darah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan self-management, kualitas diet, dan kendali glikemik dengan memberikan nutrition coaching. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui efektivitas nutrition coaching berbasis Whatsapp terhadap self management, kualitas diet dan kendali glikemik pada pasien diabetes melitus tipe 2.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan quasi eksperimental dengan desain two grup pretest posttestt. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 28 November – 14 Desember 2025. Populasi penelitian ini adalah pasien diabetes millitus berjumlah 72 orang dengan jumlah sampel 40 orang menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 2 kelompok yaitu kelompok intervensi sebanyak 20 orang yang mendapatkan program nutrition coaching berbasis Whatsapp dan kelompok control sebanyak 20 orang responden yang mendapatkan edukasi rutin tanpa pendampingan intensif melalui Whatsapp selama 2 minggu. Instrument yang digunakan adalah kuesioner Self management, Kualitas diet, dan pengecekan gula darah sewaktu dengan alat labiosis test. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney.

Hasil penelitian ini menujukkan ada pengaruh nutrition coaching berbasis Whatsapp terhadap self management (p value 0,001), kualitas diet (p value 0,001), dan kendali glikemik (p value 0,001) pada pasien diabetes militus tipe 2 di UPTD Puskesmas Pagar Dewa. Dapat disimpulkan bahwa nutrition coaching berbasis Whatsapp lebih efektif dibandingkan edukasi konvensional. Pendekatan digital memungkinkan monitoring, mudah diakses, komunikasi real-time, dan dukungan personal sehingga mampu mendukung perubahan perilaku yang berkelanjutan.

Kata Kunci           : Self management, Kualitas diet, Kendali glikemik, Diabetes militus tipe 2

 

ABSTRACT

Diabetes mellitus is a chronic disease that requires long-term management through diet control, physical activity, medication adherence, and blood sugar monitoring. One effort that can be made to improve self-management, diet quality, and glycaemic control is through nutrition coaching. The purpose of this study was to determine the effectiveness of WhatsApp-based nutrition coaching on self-management, diet quality, and glycaemic control in patients with type 2 diabetes mellitus.

This study used quantitative research with a quasi-experimental approach and a two-group pretest-posttest design. The study was conducted from 28 November to 14 December 2025. The study population consisted of 72 diabetes mellitus patients, with a sample size of 40 people using purposive sampling. This study used two groups: an intervention group of 20 people who received a WhatsApp-based nutrition coaching programme and a control group of 20 respondents who received routine education without intensive guidance via WhatsApp for two weeks. The instruments used were a self-management questionnaire, a diet quality questionnaire, and random blood sugar checks using a Labiosis test. The analysis in this study used the Mann-Whitney test.

The results of this study indicate that WhatsApp-based nutrition coaching has an effect on self-management (p value 0.001), diet quality (p value 0.001), and glycaemic control (p value 0.001) in patients with type 2 diabetes mellitus at the Pagar Dewa Community Health Centre. It can be concluded that WhatsApp-based nutrition coaching is more effective than conventional education. The digital approach allows for monitoring, easy access, real-time communication, and personalised support, thereby enabling sustainable behavioural change

Key words: Self-management, Diet quality, Glycaemic control, Type 2 diabetes mellitus

References

Anani, A., dkk. (2012). hubungan Antara Perilaku Pengendalian Diabetes dan Kadar Glukosa Darah Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus. Jurnal Kesehatan Masyarakat. http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/jkm

Briawan D, Heryanda MF, Sudikno S. 2021. Kualitas diet dan kontrol glikemik pada orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2. Jurnal Gizi Klinik Indonesia. 18(1):8 17. https://doi.org/10.22146/ijcn.62815

Hidayat, A. (2019). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data.

International Diabetes Federation. (2023). About Diabetes. Https://Idf.Org/About Diabetes/Facts-Figures/ Jannah, R., 2018. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Puskesmas Kota Surabaya. Universitas Airlangga

International Diabetes Federation. (2023). About Diabetes. Https://Idf.Org/About Diabetes/Facts-Figures/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman gizi seimbang. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Buku pedoman pengendalian penyakit diabetes melitus. Jakarta: Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.

Norris, S. L., Engelgau, M. M., & Narayan, K. M. V. (2001). Effectiveness of self-management training in type 2 diabetes: A systematic review of randomized controlled trials. Diabetes Care, 24(3), 561–587. https://doi.org/10.2337/diacare.24.3.561

PERKENI. (2021a). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di indonesia-2021. Pb perkeni (perkumpulan endrokinologi indonesia).

Perkeni. (2021b). Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2. PB PERKENI.

Puskesmas Pagar Dewa. (2025). Profil kesehatan dan data pasien Diabetes Militus

Rahmasari, I., & Wahyuni, E. S. (2019). Efektivitas Memordoca Carantia (Pare) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah. Infokes, 9(1), 57–64. https://ojs.udb.ac.id/index.php/infokes/article/view/720

Riskesdas. (2018a). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan.

Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2016). Brunner & Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing (13th ed.). Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.

Wisudawati, E. R. S., Fauziah, N. A., & Angriani, D. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Self Management Dengan Tingkat Stres Pasien Diabetes Melitus Yang Menjalani Diet. Jurnal Kesehatan Terapan, https://doi.org/https://doi.org/10.54816/jk.v10i1.612.

Downloads

Published

10-06-2026

How to Cite

Marsilawati, M., Akhriani, M. ., Abdullah, A., & Sutrisno, S. (2026). EFEKTIVITAS NUTRITION COACHING BERBASIS WHATSAPP TERHADAP SELF MANAGEMENT, KUALITAS DIET DAN KENDALI GLIKEMIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(2), 30938–30946. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.7877

Issue

Section

Articles