Motherhood pada Remaja yang Hamil di Luar Nikah
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7857Keywords:
Motherhood, Hamil Luar Nikah, Remaja, Stres, Penerimaan SosialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena kehamilan di luar nikah pada masa remaja yang cenderung mengalami peningkatan serta menimbulkan dampak psikologis, sosial, dan pendidikan yang signifikan, khususnya bagi remaja perempuan. Penolakan sosial, stigma masyarakat, tekanan dari keluarga, serta keterbatasan pengetahuan mengenai kesiapan psikologis sering kali menjadi faktor pemicu munculnya stres pada remaja yang mengalami kondisi tersebut. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara penerimaan sosial dan tingkat stres pada remaja perempuan yang mengalami kehamilan di luar nikah berdasarkan pengalaman subjektif yang mereka alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam. Subjek penelitian adalah remaja perempuan yang mengalami kehamilan di luar nikah, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan sosial memiliki peran penting dalam memengaruhi tingkat stres pada remaja perempuan yang mengalami kehamilan di luar nikah. Remaja yang memperoleh penerimaan dan dukungan dari keluarga serta lingkungan sosial cenderung mampu mengelola stres dengan lebih baik, sedangkan remaja yang mengalami penolakan sosial menunjukkan tingkat stres yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial berperan penting dalam menjaga kondisi psikologis remaja yang menghadapi kehamilan di luar nikah. Oleh karena itu, penguatan penerimaan dan dukungan dari keluarga serta lingkungan sosial diperlukan sebagai upaya preventif dan intervensi untuk menurunkan tingkat stres pada remaja.
References
Aaro, L.E. (1997). Adolescent lifestyle. Dalam A. Baum, S. Newman J. Weinman, R. West and C. McManus (Eds). Cambridge Handbook of Psychology, Health and Medicine (65-67). Cambridge University Press, Cambridge. – See more at: http://rumahbelajarpsikologi.com/index.php/tumbuh
Gunarsa, Y.S.D. (2001). Psikologi Remaja. Jakarta : Gunung Mulia. (Hurlock, 2004)
Gunarsa. Singgih dan Ny. SD. Gunarsa (1991). Psikologi Praktis Anak Remaja dan Keluarga. Jakarta. BPK Gunung Mulia.
Gunarsa (1989). Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.
Hurlock, E.B.(1998). Perkembangan Anak. Alih bahasa oleh Soedjarmo &Istiwidayanti. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Hidayana, I.M. dkk. 2004. Seksualitas: Teori dan Realitas. Jakarta: Program Gender dan Seksualitas FISIP UI.
Hurlock, E.B. (1990). Developmental Psychology: A lifespan approach. Boston:McGraw - Hill.
Kelly (1978). Moral Education. London: Harper & Row Ltd.
Luthfiyati (2009). Depresi pada Remaja yang Hamil di luar Nikah. http://www.academia.edu/5434794/Jurnal_Coping_Remaja_Perempuan_Yang_Mengalami_Hamil_Diluar_Nikah. Diakses 2 Oktober 2015.
Monks, et. al. (2002).Psikologi Perkembangan Pengantar Dalam Berbagai Bagiannya.Edisi keempat belas. Yogyakarta : Gadjahmada University Press.
Moleong, 1990.Metodologi penelitian kualitatif_Jakarta: Remaja Karya
Papalia, D.E, Olds, S. W., & Feldman, D. (2001). Human development (8thed). Boston: McGraw-Hill.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Samsul Bahri, Hurriyatuddaraini Hurriyatuddaraini, Marzatillah Zuhra, Zikrina Sari, Nadya Bella Aritonang, Suhaimi Erfiranda, Risydah Fadilah, Suaidah Lubis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





