Peran Radio Kampus sebagai Media Pembelajaran Praktik Penyiaran bagi Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7761Keywords:
Radio Kampus, Pembelajaran Praktik Penyiaran, Komunikasi dan Penyiaran IslamAbstract
Perkembangan media penyiaran menuntut mahasiswa bidang komunikasi tidak hanya menguasai aspek teoritis, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang memadai. Dalam konteks Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), radio kampus memiliki peran strategis sebagai media pembelajaran praktik penyiaran yang berbasis pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran radio kampus sebagai media pembelajaran praktik penyiaran bagi mahasiswa KPI serta kontribusinya dalam membentuk kompetensi teknis, komunikatif, dan nilai-nilai keislaman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan dilaksanakan di radio kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa KPI-yang aktif terlibat dalam kegiatan radio kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radio kampus berfungsi sebagai learning laboratory yang memungkinkan mahasiswa mengintegrasikan teori dan praktik melalui keterlibatan langsung dalam proses produksi siaran. Selain meningkatkan keterampilan teknis dan non-teknis penyiaran, radio kampus juga berperan dalam pembentukan etika media, tanggung jawab sosial, serta internalisasi nilai-nilai dakwah Islam. Meskipun demikian, optimalisasi peran radio kampus masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas dan pengelolaan, sehingga diperlukan dukungan institusional dan integrasi yang lebih kuat dengan kurikulum KPI.
References
Al-I’lam. (2021). Radio kampus sebagai media pembelajaran kimunikasi dan penyiaran Islam. Al-I’lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam,5(1), 48-55.
Aziz, M.A (2017). Ilmu dakwah. Jakarta: Kencana.
Effendy, O.U. (2003). Ilmu, teori, dan filsafat komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Ibrahim, B., & Mishra, N. (2017). College radio as a mechanism for participatory learning: Exploring the scope for radio-based learning among undergraduates. Online Journal of Communication and Media Technologies, 7(1), 51-70.
Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the source of learning and development. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Kusuma, A., Jaha, Z. S., & Indari, I. (2025). Dakwah interaktif dalam penyiaran Islam: Dialog antara penyiar dan audiens dalam program radio. Jurnal Ilmu pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati, 6(1), 25-33
Masduki. (2005). Radio siaran dan demokratisasi. Yogyakarta, Indonesia: Jendela.
Morissan. (2018). Manajemen media penyiaran: Strategi mengelola radio dan televisi (Edisi Revisi). Jakarta, Indonesia: Kencana.
McQuail, D. (2010). McQuail’s mass communication theory (6th ed.) London :Sage Publications.
Naimah, N.(2009). Dakwah melalui radio kampus: Eksistensi radio kampus sebagai media dakwah dan sarana laboratorium mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam (Skripsi). IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Sabran, R., &Abd Karim, N. K. (2025). Sustainability of campus radio in higher education institutions. Abqari Journal, 26, 45-60.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Winda Kustiawan, Zulfan Affandi, Nanda Risani Raqiqah, Rizky Adi Canra, Muhammad Al Fazar, Muhammad Syarif Harefa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





