Pengaruh Tinggi Pemotongan Terhadap Pertumbuhan Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) Panen Kedua
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7747Keywords:
Jumlah Anakan, Jumlah Daun, Rumput Gajah Mini, tinggi pemotongan, Tinggi tanamanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tinggi pemotongan terhadap pertumbuhan Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) panen kedua. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode percobaan dengan menggunakan pola rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yang terdiri dari T1: tinggi pemotongan 5 cm di atas permukaan tanah, T2: tinggi pemotongan 10 cm di atas permukaan tanah, T3: tinggi pemotongan 15 cm di atas permukaan tanah, T4: tinggi pemotongan 20 cm di atas permukaan tanah, dan T5: tinggi pemotongan 25 cm di atas permukaan tanah. Variabel yang diteliti adalah tinggi tanaman, jumlah anakan dan jumlah daun. Data dianalisis dengan analisis ragam (ANOVA). Berdasarkan hasil penelitian tinggi tanaman terendah di T4 = 66,50±4,34 cm dan tertinggi di T2 = 73,50±2,02 cm sedangkan jumlah anakan terendah di T5 = 29,27±4,62 anakan dan tertinggi T2 = 51,54±3,11 anakan sedangkan jumlah daun terendah di T5 = 132,08±10,52 helai dan tertinggi di T2 = 170,71±2,25 helai. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap pertumbuhan Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) panen kedua. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tinggi pemotongan 10 cm di atas permukaan tanah cenderung menghasilkan pertumbuhan yang tertinggi dengan rataan tinggi tanaman 73,50 cm, jumlah anakan 51,54 anakan dan jumlah daun 170,71 helai.
References
Aryanto dan Polakitan, D. 2009. Uji produksi rumput dwarf (Pennisetum purpureum CV. Dwarf). Jurnal Ilmiah, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Utara, JL. Kampus Pertanian Kalasey.
Hayati, E., S. Sabaruddin., dan R. Rahmawati. 2012. Pengaruh jumlah mata tunas dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan setek tanaman jarak pagar (Jatropha curcas L.). Jurnal Agrista Unsyiah, 16(3).
Hernanda, D., dan F. Haryani. 2022. Ragam Tumbuhan yang Dimanfaatkan Urang Kampong. Jejak Pustaka.
Mardawilis dan G, Ritong. 2016. Pengaruh Curah Hujan Terhadap Produksi Tanaman Pangan Kabupaten Kampar Provisi Riau. Dalam: Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal. Universitas Sriwijaya, Palembang.
Muhamka, A. Napoleon, dan P. Rosa. 2012. Pengaruh pemberian pupuk Organik cair terhadap produksi rumput gajah Taiwan (Pennisetum purpureum Schumach). Jurnal Peternakan Sriwijaya. 1(1)
Mukarom. 2008. Rumput Gajah Super/ Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott). Jurnal Agriplus. 21 (2).
Naisoko, K., S.T, Temu., H. P, Nastiti., dan E. D, Sulistijo. 2025. Pengaruh Tinggi Pemotongan Terhadap Pertumbuhan Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott). Jurnal Ilmiah Kajian Multidisiplin, 9 (3).
Nio, S. A., dan P, Torey. 2013. Karakter morfologi akar sebagai indikator kekurangan air pada tanaman (Root morphological characters as water-deficit indicators in plants). Jurnal Bios Logos, 3(1).
Nugroho, S. 2008. Dasar-dasar Rancangan Percobaan Edisi Pertama. UNIB Press. Bengkulu.
Pusat Penelitian Tanah Bogor. 1983. Kriteria Penilaian Sifat Kimia Tanah Departemen Pertanian. Jakarta.
Raikhel, N. V. 2001. Plant physiology: Past, present, and future. Plant Physiology, 125(1).
Sado, R. I. 2016. Pengaruh pemberian pupuk cair daun gamal (Gliricidia sepium) terhadap pertumbuhan tanaman sawi caisim (Brassica juncea L). Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
Sandiah, N., B.Yulius., dan S. La Ode. 2015. Uji Keseimbangan Hara Dan Variasi Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Rumput Gajah. Agriplus, 21.
Siti, A. 2019. Pengaruh Dosis Pupuk N, P, dan K yang diinokulasi FMA Glomus Manihottis terhadap Kandungan Mineral Mikro (Zn, Fe, Mn, dan I) Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum) cv. Taiwan Pada Lahan Reklamasi Batubara Rakyat (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).
Somaatmadja, S. 2003. Plant Resources of South-East Asia. L. J. G. van der Maesen (Ed.). Pudoc.
Sutarno, Sugiyono. 2007. Kadar protein kasar dan serat kasar rumput meksiko (Euchlaena mexicana) pada berbagai tinggi pemotongan dan dosi pupuk nitrogen. jurnal pastura 11(3).
Sutedjo. 2002. Pupuk dan Pemupukan. PT. Rineka Cipta, Jakarta.
Tarigan, K. 2009. Pengaruh pupuk terhadap Optimasi Produksi Tanaman. Universitas Sumatra Utara, Medan.
Tulung, Y. L., A. F. Pendong., J. J. Londok., C. A Rahasia., dan S. A. Moningkey. 2022. Ilmu Nutrisi Ternak Dan Pengetahuan Bahan Pakan.
Urribarrí, L., A. Ferrer., dan A. Colina. 2005. Leaf protein from ammonia-treated dwarf elephant grass (Pennisetum purpureum schum cv. Mott). Applied Biochemistry and Biotechnology, 122(1).
Vanis, D, R. 2007. Pengaruh Pemupukan Dan Interval Defoliasi Terhadap Pertumbuhan Dan Produktivitas Rumpur Gajah Mini (Pennisetum Purpureum cv. Mott) Di Bawah Tegakan Pohon Segon (Paraserianthes Falcataria). Skripsi. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Zainuddin. A. 2015. Pengaruh Pemberian Bokashi Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Rumput Gajah Mini (Pennisetum purpureum cv. Mott). Skripsi. Fakultas Peternakan. Universitas Hasanuddin, Makassar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maria Ria, Herayanti Panca Nastiti, Edi Djoko Sulistijo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







