Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Ibu Mengenai Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Koja

Authors

  • Nadya Wahyuningsih STIKES Rspad Gatot Soebroto
  • Titik Setiyaningrum STIKES Rspad Gatot Soebroto
  • Ira Kusumawati STIKES Rspad Gatot Soebroto
  • Rahayu Maharani STIKES Rspad Gatot Soebroto

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7736

Keywords:

Ekonomi Keluarga, Pendidikan Ibu, Pengalaman Ibu, Pengetahuan Ibu, Upaya Pencegahan Stunting

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang terjadi akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang,
terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Salah satu faktor yang berperan penting dalam upaya pencegahan stunting
adalah tingkat pengetahuan ibu, yang dipengaruhi oleh pendidikan, pengalaman, dan ekonomi keluarga.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu mengenai upaya
pencegahan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Koja. Jenis penelitian ini menggunakan desain
kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 81 ibu balita. Pengambilan sampel
menggunakan rumus Slovin dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan
data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki upaya pencegahan stunting pada kategori baik
(67,9%), pendidikan ibu berada pada kategori menengah (64,2%), pengalaman ibu berada pada kategori cukup (55,6%),
dan kondisi ekonomi keluarga berada pada kategori baik (75,3%). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan
antara pengalaman ibu dan ekonomi keluarga dengan upaya pencegahan stunting pada balita dengan nilai p-value masingmasing sebesar 0,007<0,05 dan 0,000<0,05. Sementara itu, pendidikan ibu tidak menunjukkan hubungan dengan upaya
pencegahan stunting pada balita dengan nilai p-value sebesar 0,124>0,05.
Oleh karena itu, peningkatan edukasi kesehatan bagi ibu serta dukungan ekonomi keluarga sangat diperlukan sebagai
strategi dalam pencegahan stunting secara berkelanjutan.

References

Al Amer, H. S. (2020). Work-related musculoskeletal disorders among nurses in hospital settings:

A review. Journal of Nursing Practice, 4(2), 112–119.

Adriani, M., Wirjatmadi, B., & Andrias, D. R. (2022). Hubungan asupan gizi dan penyakit infeksi

dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(2), 85–94.

Ayuni, D., Sari, R. P., & Nugroho, A. (2024). Pengaruh kondisi ekonomi keluarga terhadap

kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(1), 45–53.

Darmawan, R., Fitriani, A., & Lestari, S. (2022). Peran kunjungan posyandu dan imunisasi dasar

terhadap pencegahan stunting. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(3), 210–218.

Fauziah, N., Rahmawati, I., & Putri, D. A. (2023). Hubungan pengetahuan ibu dengan upaya

pencegahan stunting pada balita. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(2), 123–131.

Hermawan, D., Kusuma, H., & Pratiwi, R. (2023). Stunting dan dampaknya terhadap tumbuh

kembang anak. Jurnal Kesehatan Anak, 9(1), 15–23.

Downloads

Published

06-02-2026

How to Cite

Wahyuningsih, N., Setiyaningrum, T. ., Kusumawati, I. ., & Maharani, R. . (2026). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan Ibu Mengenai Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Koja. Journal of Innovative and Creativity, 6(1), 9592–9598. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7736

Issue

Section

Articles