Integrasi Halal Traceability System dan Halal Assurance System dalam Meningkatkan Keunggulan Kompetitif UKM Kuliner di Kawasan Wisata Pacet

Authors

  • Imam Wahyudi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Riyadlul Jannah Mojokerto

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7731

Keywords:

Halal Traceability System, Halal Assurance System, Keunggulan Kompetitif, UKM Kuliner, Wisata Pacet.

Abstract

Sektor pariwisata di Kawasan Wisata Pacet, Mojokerto, menghadapi tantangan signifikan seiring meningkatnya kesadaran konsumen muslim terhadap kehalalan produk kuliner. Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 yang mewajibkan sertifikasi halal menuntut UKM kuliner untuk menjaga integritas produk secara berkelanjutan, meskipun dalam praktiknya masih dihadapkan pada berbagai kendala administratif dan teknis. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran integrasi Halal Assurance System (HAS) dan Halal Traceability System (HTS) sebagai strategi peningkatan keunggulan kompetitif UKM kuliner di kawasan wisata tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh pemilik UKM kuliner bersertifikat halal di Pacet yang memproduksi olahan daging dan camilan khas. Data sekunder dikumpulkan dari regulasi BPJPH dan literatur terkait manajemen rantai pasok halal. Analisis data dilakukan menggunakan teknik pattern matching dengan membandingkan temuan empiris dan kerangka teoritis integrasi sistem halal serta perspektif Resource-Based View (RBV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa UKM yang mengintegrasikan dokumentasi HAS dengan sistem pelacakan logistik berbasis HTS memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap risiko kontaminasi bahan baku, terutama saat terjadi fluktuasi pasokan pada musim liburan. Integrasi tersebut meningkatkan transparansi data dan memperkuat kepercayaan wisatawan. UKM dengan rekam jejak kehalalan yang terdokumentasi secara menyeluruh menunjukkan posisi tawar dan loyalitas pelanggan yang lebih tinggi dibandingkan UKM yang hanya mengandalkan label halal formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi HAS dan HTS bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan aset strategis yang mencerminkan nilai Maqasid Syariah dan mendukung keunggulan kompetitif berkelanjutan. Pendampingan teknis dan digitalisasi sistem halal direkomendasikan untuk memperkuat ekosistem pariwisata halal di Pacet.

References

Annabi, C. A., & Ibidapo-Obe, O. O. (2017). Halal certification organizations in the United Kingdom: An exploration of halal cosmetic certification. Journal of Islamic Marketing, 8(1), 107–126. https://doi.org/10.1108/JIMA-06-2015-0045

Bachtiar, W. F., Masruroh, N. A., Asih, A. M. S., & Sari, D. P. (2024). Halal food sustainable traceability framework for the meat processing industry. Journal of Islamic Marketing, 15(11), 2759–2782. https://doi.org/10.1108/JIMA-12-2023-0397

Fernando, Y., Mergeresa, F., Wahyuni-TD, I. S., & Hazarasim, N. S. (2024). Halal beauty supply chain and sustainable operational excellence: A moderator of the post-SARS-CoV-2 mitigation strategy. Journal of Islamic Marketing, 15(12), 3748–3777. https://doi.org/10.1108/JIMA-07-2023-0206

Haleem, A., Khan, M. I., & Khan, S. (2020). Conceptualising a framework linking halal supply chain management with sustainability: An India centric study. Journal of Islamic Marketing, 11(7), 1535–1551. https://doi.org/10.1108/JIMA-07-2019-0147

Haleem, A., Khan, M. I., & Khan, S. (2020). Halal supply chain management: A review of internal and external aspects. Journal of Islamic Marketing, 11(6), 1365–1386. https://doi.org/10.1108/JIMA-04-2018-0072

Idris, S. H., Majeed, A. B. A., & Chang, L. W. (2020). Beyond Halal: Maqasid al-Shari’ah to assess bioethical issues arising from genetically modified crops. Science and Engineering Ethics, 26(3), 1477–1505. https://doi.org/10.1007/s11948-020-00177-6

Nurrachmi, R. (2020). The global development of halal food industry: A survey. Journal of Islamic Economic Strategies, 1(1), 39–50.

Saima, S. U., Firdaus, R. B. R., & Sarjiyanto. (2024). Challenges and ways forward for the Malaysian SMEs in the halal food industry: A systematic review. Potravinarstvo Slovak Journal of Food Sciences, 18, 223–238. https://doi.org/10.5219/1937

Zulkifli, S. N., & Yusuf, S. N. S. (2023). Maqasid Syariah and digital transformation of halal supply chain with governance elements. European Proceedings of Social and Behavioural Sciences, 133, 102–115. https://doi.org/10.15405/epsbs.2023.11.9

Downloads

Published

26-01-2026

How to Cite

Wahyudi, I. (2026). Integrasi Halal Traceability System dan Halal Assurance System dalam Meningkatkan Keunggulan Kompetitif UKM Kuliner di Kawasan Wisata Pacet. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), 5600–5608. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i1.7731

Issue

Section

Articles